Tips Pembesaran Ikan Patin Di Kolam Terpal

Kegiatan pembesaran (fattening) dilakukan untuk menghasilkan patin ukuran konsumsi atau ukuran pasar (marketable size). Patin yang diperjualbelikan sebagai ikan konsumsi, ukurannya mulai dari 300-1.000 g/ekor. Produksi patin yang ditujukan untuk menghasilkan fillet, ukurannya minimal 1.000 g/ekor.

Benih patin yang dibutuhkan untuk pembesaran sebaiknya telah mencapai ukuran 10 g/ekor. Padat penebaran benih antara 10-15 ekor/meter persegi. Kedalaman air untuk pembesaran 100-120 cm. Patin diberi pelet sebanyak 3-4% bobot biomass ikan dan diberikan 4-5 kali sehari. Pelet yang diberikan kepada patin minimal mengandung protein 20%. Pakan dengan kandungan protein 25-27% cukup memadai untuk memacu pertumbuhan patin.

Tips budidaya patin dalam terpal

Selama 4-5 bulan pemeliharaan, patin sudah mencapai ukuran 400-500 g/ekor dan akan mencapai ukuran 1.000-1.300 g/ekor pada bulan kedelapan. Penelitian yang dilakukan oleh Loka Riset Pemuliaan dan Teknologi Budi Daya Perikanan Air Tawar (LRPTBPAT) Sukamandi, Jawa Barat, menggunakan benih patin siam (Pangasius hyhophthalmus) ukuran 17 g/ekor dan patin jambal (P. djambal) ukuran 10 g/ekor, dengan padat tebar 10 ekor/meter persegi. Selama 8 bulan pemeliharaan, patin siam mencapai 1.300 g/ekor, sedangkan patin jambal mencapai 1.000 g/ekor. konversi pakan atau FCR (Feed Convertion Ratio) untuk patin siam 1,4 dan patin jambal 1,2 (Trobos, 2009).

Agar membuat ikan kebal terhadap panyakit, dapat digunakan vitamin C dosis250-500 mg/kg berat tubuh selama beberapa hari. Atau menggunakan probiotik sebagai imunostimulan, misalnya lipo polisakarida 10 mg/1 untuk mempertahankan stamina ikan.

Sebagaimana pendederan, kolam terpal pada pembesaran juga harus dijaga kebersihannya sehingga tidak menjadi sarang penyakit. Sisa pakan dan kotoran ikan di dasa kolam terpal secara rutin dibersihkan dengan melakukan penyifonan tiap 20-30 hari sekali.

Bagikan Artikel Ini Ke Teman Anda.

Facebook Twitter Google+

Tentang Penulis

Penulis banyudadi
Diposkan oleh :

Banyudadi adalah penyedia dan penyalur benih ikan air tawar, seperti: Gurame, Lele, Nila, Bawal, Patin, Ikan mas, Graskap, Tawes, Nilem, Gabus dan juga beberapa jenis ikan hias seperti: Koi, cupang, Komet, dll yang dihasilkan dari produksi para kelompok-kelompok petani perikanan yang terdaftar di Dinas Perikanan Prop. DI. Yogyakarta maupun Dinas Perikanan se-Kab. di DI. Yogyakarta.

Baca Juga Artikel Ini

Leave a Reply

Your email address will not be published.