Tips Budidaya Ikan Mas koki Secara Singkat

Sudah tidak dapat di pungkiri lagi kalau ikan mas koki cukup populer, meskipun belum banyak di budidayakan di kalangan petani ikan. Pada daerah tertentu di indonesia ikan mas koki bisa menjadi primadona. Harga ikan mas koki juga tidak terlalu murah jadi jangan kwatir jika ingin mencoba membudidaya ikan mas koki. Kesulitan dalam budidaya ikan mas koki juga hampir sama dengan ikan mas biasa.

budidaya ikan mas secara singkat

Lokasi untuk budidaya ikan mas koki bisa menggunakan aquarium, bak, kolam terpal, dan jangan lupa untuk selalu menjaga kualitas air. Untuk menjaga kualitas air ikan mas koki bisa dilakukan dengan sistem filtrasi yang baik dan penggantian air minimal dua kali seminggu tergantung kondisi air.

Air untuk budidaya ikan maskoki harus mengandung cukup oksigen terlarut dan bebas kandungan amonia. Perhatikan padat tebar ikan maskoki yang dipelihara. Padat tebar yang tinggi dapat menyebabkan tempat budidaya sesak, kandungan oksigen kurang dan konsentrasi amonia meningkat akibat banyaknya tumpukan kotoran ikan. Hal ini dapat menyebabkan kematian ikan maskoki.

Jika anda ingin memijahkan ikan maskoki, pastikan anda menggunakan induk yang terseleksi. Induk maskoki yang baik biasanya telah memasuki usia 8 bulan serta sudah matang gonad. Selain itu induk maskoki yang baik bisa diamati dari fisiknya yakni berukuran minimal sebesar telur itik, memiliki kepala kecil, tubuh bulat, sisik tersusun rapi, tidak cacat serta ketika berenang ekor dan siripnya terlihat tegak.

Induk maskoki jantan biasanya pada sirip dada memiliki bintik bulat yang menonjol dan kasar ketika diraba. Ciri lainnya, induk maskoki jantan yang sudah siap memijah akan mengeluarkan cairan berwarna putih ketika diraba pada bagian genitalnya.

Sementara pada induk betina, pada sirip dada terdapat bintik-bintik yang halus ketika diraba. Induk maskoki betina yang siap memijah perutnya terlihat gendut, lembek dan lubang genitalnya berwana kemerahan serta jika diurut akan keluar cairan kuning bening.

Pemijahan ikan maskoki dilakukan di media yang airnya telah diendapkan minimal selama 24 jam. Tambahkan enceng gondok sebagai tempat ikan maskoki bertelur. Selanjutnya masukkan induk maskoki yang telah terseleksi. Waktu yang baik untuk memasukkan induk maskoki adalah sore hari.

Pemijahan ikan maskoki sendiri biasanya berlangsung pada malam hari. Pagi hari setelah proses pemijahan, telur ikan maskoki akan menempel pada akar enceng gondok. Karena telur ikan maskoki tidak perlu dierami maka induk ikan maskoki bisa dipindahkan ke tempat penampungan induk. Sekitar 2-3 hari kemudian telur ikan maskoki ini akan menetas.

Hingga hari ke-3 setelah menetas, larva ikan maskoki tidak perlu diberi makan karena sudah mendapatkan makan dari cadangan kuning telurnya. Pada hari ke-4 berikan pakan alami seperti kutu air yang telah disaring. Jika tidak tersedia kutu air, larva ikan maskoki bisa diberi pakan berupa kuning telur yang direbus.

Setelah berusia sekitar 15 hari, larva ikan maskoki diberikan pakan cacing sutera dan kutu air secara bergantian. Selanjutnya hingga larva ikan maskoki bisa memakan cacing sutera sepenuhnya maka pemberian kutu air bisa dihentikan.

Panen bisa dilakukan ketika usia memasuki 22 hari – 1 bulan. Pada fase ini, ikan maskoki sudah bisa dijual sebagai benih/bibit.

Bagikan Artikel Ini Ke Teman Anda.

Facebook Twitter Google+

Tentang Penulis

Penulis banyudadi
Diposkan oleh :

Banyudadi adalah penyedia dan penyalur benih ikan air tawar, seperti: Gurame, Lele, Nila, Bawal, Patin, Ikan mas, Graskap, Tawes, Nilem, Gabus dan juga beberapa jenis ikan hias seperti: Koi, cupang, Komet, dll yang dihasilkan dari produksi para kelompok-kelompok petani perikanan yang terdaftar di Dinas Perikanan Prop. DI. Yogyakarta maupun Dinas Perikanan se-Kab. di DI. Yogyakarta.

Baca Juga Artikel Ini

Leave a Reply

Your email address will not be published.