Tentang Banyudadi

Assalamu’alaikum warrohmatullahi wabarokatuh..

SALAM IKAN!!!

Alhamdulillah, Segala puji bagi Allah SWT dimana saat ini kami masih dapat berkesempatan menyapa kembali rekan-rekan pemerhati dan pelaku dunia usaha perikanan lewat dunia maya setelah beberapa waktu vakum.

BANYUDADI berdiri tahun 2007 tepatnya pada bulan Oktober. Sebelum berdirinya, kami sering ber-silaturahmi & “ngangsu kawruh” ( belajar & bertukar pikiran) kepada para pakar-pakar & para senior serta para pelaku usaha yang telah lebih dulu menggeluti budidaya perikanan air tawar selama kurang lebih 6 bulan. Bak remaja yang selalu berapi-api penuh semangat, berbekal teori-teori & ilmu dalam ingatan selama belajar tersebut kami merasa sudah tahu segalanya tentang seluk beluk budidaya perikanan, dilandasi pula dengan “keuntungan” besar yang bisa diraih dari usaha perikanan berdasarkan analisa usahanya maka berdirilah BANYUDADI!!!

Semua waktu, tenaga, pikiran dan yang paling utama adalah semua kekuatan finansial / keuangan yang ada kami curahkan sepenuhnya. 3 bulan kami lalui belum ada hasil yang bisa kami rasakan, 1 tahun kemudian juga masih datar-datar saja, kami bertahan dan tetap bertahan. Pada tahun ke-2 seiring dengan pengalaman di lapangan mulailah pelan-pelan nampak perubahan positif. Di tahun ke-3 dengan semakin “matang”, barulah kami mendapatkan hasil yang menurut kami sangat memuaskan. Tanpa kami sadari ternyata justru disitulah awal permasalahan dimulai!!! Ketika merasa sudah di puncak dengan “bendera” yang berkibar, terbersit dalam hati tanpa terucap dengan lisan bahwa kami-lah yang “terbaik” pada saat itu. Sungguh, ternyata Allah SWT sangat tidak menyukai kesombongan walaupun hanya dalam hati. Tahun 2011 mulailah masalah muncul silih berganti. Kami sunguh-sungguh terpana & terkejut, tidak mengerti dimana letak kesalahan kami, ibarat membangun sebuah candi, batu demi batu kami susun satu persatu, ketika sudah menampakkan bentuknya tiba-tiba hancur berantakan , berserakan dimana-mana bahkan yang paling menyesakkan adalah meninggalkan banyak lubang dimana-mana. Terpuruk waktu itulah yang membuat kami termenung, mencoba evaluasi & intropeksi. 3 bulan full vakum, kami mencoba mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi.

“Sungguh, tidak sekali-kali Allah SWT menimpakan musibah kecuali akibat dari perbuatan manusia itu sendiri”, berbekal keyakinan itu kami yakin bahwa tentu ada kesalahan dari diri kami yang diawali oleh “kesombongan” kami waktu itu!

2 tahun kami susun kembali pelan-pelan “puing” yang berserakan sembari dikit demi sedikit menutup libang yang kami tinggalkan dengan tetap Intropeksi & Evaluasi terus menerus sehingga muncul kesadaran diri bahwa kesuksesan dalam hal budidaya perikanan (mungkin jg dalam semua bidang) hal-hal yang bersifat Tekhnis hanya memegang peranan 20%, sedangkan 80%-nya adalah hal-hal yang besifat non-Tekhnis.

Pada saat tulisan ini di tulis, seperti pepatah “Pelaut handal tidak dilahirkan dari laut yang tenang”, walaupun belum pulih 100% dg kejadian-kejadian di waktu yang lalu, mudah-mudahan menjadikan kami bukan “remaja” lagi. Dengan “kedewasaan” smoga kami mampu menata hati untuk menjadi lebih tenang & bijaksana dalam membangun kembali, Amiin..

Hari ini lebih baik dari hari kemarin adalah beruntung, hari ini sama dengan hari kemarin adalah merugi, hari ini lebih buruk dari kemarin adalah celaka“, Hadist populer tersebut menjadi menjadi motivasi kami untuk berusaha sekuat tenaga lebih baik dari hari kemarin dalam melangkah..

Kami benar-benar menyadari bahwa kami (BANYUDADI) bukanlah yang terbaik. Semata-mata yang kami lakukan adalah mencari Ridhlo Allah SWT dengan selalu berusaha melakukan yang terbaik sesuai kemampuan kami. Untuk mencapai hal tersebut itulah kami sangat membutuhkan masukan, saran maupun kritikan yang membangun dari rekan-rekan semua. Akan dengan senang hati apabila rekan-rekan berkenan bertukar-pikiran, berbagi pengalaman dengan kami. Bagaimanapun juga budidaya perikanan masih menyimpan potensi yang sangat besar untuk dikembangkan & prospek keuntungan yang cukup menggiurkan yang dapat diraih selama dikelola dengan benar, walaupun tidak dapat dipungkiri bahwa juga menyimpan potensi kerugian yang cukup “mematikan”!!! sesuai dengan hukum ekonomi, High Risk High Profit ( semakin tinggi resiko semakin tinggi pula tingkat keuntungan yang bisa diraih).

Akhirulkalam, semoga kesuksesan senantiasa melingkupi usaha kita semua khususnya di bidang budidaya perikanan dan semoga Allah SWT senantiasa memudahkan jalan kita untuk meraihnya, Amiin yaa Robbal’alamin..

Wassalamu’alaikum warrohmatullahi wabarokatuh..

Salam Sukses,

Anto B. Widaryanto
Pemilik Banyudadi

Kontak dan alamat

Banyudadi
Penyedia Dan Penyalur Bibit Ikan Air Tawar

  • No Hp: 081215643839Mas Anto )
  • Jalan Namburan kidul no. 6
  • Kecamatan: Kraton
  • Provinsi: Yogyakarta
  • Indonesia
  • kode Pos: 55131


24 thoughts on “Tentang Banyudadi

  1. Mas Anto

    Hasanudin

    Ass Wr Wb
    Salam kenal, semoga perkenalan ini mendapat ridho Alloh SWT, amin…
    Saya ingin bertanya :
    1. Saya di Kab. Tasikmalaya, saya mempunyai 2 kolam dgn luas 110 m2 dan 120 m2, berapa benih ikan bawal yg bisa ditampung untuk masing2 kolam untuk uk benih 3,5 cm dan berapa harga benih tsb sampai di tempat saya.
    2, Berapa lama hingga ikan mencapai berat 100 gr/ekor dan berapa biaya yg dikeluarkan (mohon rincian konsumsi pakan dan biayanya)
    Terimakasih atas jawaban dan bantuannya
    Wassalamualaikum Wr.Wb
    Hasanudin, (0852 9459 2165 atau 081 323 617 978)

    Trimakasih

    Reply
    1. Mas Anto

      Mas Anto Pembuat Artikel

      Kolam yang bapak punya kolam tanah atau tembok ?

      Reply
  2. Mas Anto

    henry

    Kenapa tidak mencoba menggunakan terpal SA, cost lebih murah dibanding kolam permanen – bagus untuk meningkatkan mutu ikan sebab menggunakan warna hitam karbon – lebih mudah dalam pembuatan dan pemasagan. untuk info lebih lanjut silahkan mengunjungi website kami http://www.kawanjaya.com

    Reply
    1. Mas Anto

      Mas Anto Pembuat Artikel

      Karena mungkin banyak yang belum tau, Maka langkah anda memperkenalkan bahan-bahan dan demo perlu di lakukan.

      Reply
  3. Mas Anto

    Dwi Listyono

    Assalamualaikum Mas,

    Terimakasih telah memberikan info yang bermanfaat tentang perikanan bagi pemula seperti saya.
    Kebetulan saya ada rencana untuk membuat usaha perikanan di daerah yogya, untuk itu saya butuh sharing dari mas Anto kalo tidak keberatan. Boleh saya sowan ke jenengan ? Kebetulan saya juga tinggal di yogya.
    Maturnuwun

    Reply
    1. Mas Anto

      Mas Anto Pembuat Artikel

      Kita sangat terbuka mas, monggo saja main ke tempat saya

      Reply
  4. Mas Anto

    Hidayat

    mas anto, kami sangat tertarik dngan kegiatan bapak, apakah kami bisa PKL di tempat bapak, kami mahasiswa dri UNMUL samarinda

    Reply
  5. Mas Anto

    subroto

    mau tanya nih mas……..
    bisa beli probiotik EBS nya pa gak ya….
    kalau bisa per liternya berapa ya.. trims

    Reply
  6. Mas Anto

    Ari Efendi

    Saya membutuhkan benih Ikan Nila, jenis strain GIFT, apakah tersedia? Terimakasih
    Pak Ari – Sleman
    Anggota Kelompok Ternak Ikan SUMER MINA ADI

    Reply
  7. Mas Anto

    Dory

    Mas Anto, Kami punya banyak kolam2 yang nantinya diperuntukan budidaya ikan tetapi masalah kami PH air hanya 4 kami telah coba beberapa ikan seperti Nila, ikan Mas dan Ikan Bawal tetapi
    selalu mati, Kolam2 tersebut bekas areal tambang batubara agak sulit untuk menetralisirnya menjadi PH = 7, kami telah melakukan berbagai cara dengan memberi kapur dsb tetapi PH air tetap dibawah 4, sebagai alternatif saya ingin mencari bibit ikan yang dapat hidup di PH < 4 apakah Mas Anto punya solusinya buat saya, terima kasih sebelumnya Wasalam….
    NB : Luasan kolam rata2 = 4 s/d 8 Ha per kolam.

    Reply
  8. Mas Anto

    andi idris

    PAk Anto,

    Saya mau tanya sedikit untuk harga bibit ikan koinya brapa ya sampai di kot tujuan ?

    Reply
  9. Mas Anto

    Anonymous

    aku mau pesan lele dumbo ke palangka raya bisa yah pak…

    Reply
  10. Mas Anto

    Prima

    Mas Anto saya butuh bibit nila Gift apakah di tempat Mas Anto tersedia

    Reply
  11. Mas Anto

    ugie

    asslamualaikum wb wr
    mas mau tanya, saya mempunyai kolam beton, gimana cara untuk sirkulasi air masuk dan air keluar nya soal nya sumber air nya mengunakan air sumur.
    sekarang cma di buat penyaringan dengan mengunakan aerator buat air masuk xa…
    terima kasih buat petunjuk nya..

    Reply
    1. Mas Anto

      muhamad purwanto

      Pak antok bolehkah saya belajar ke tempat bapak untuk membuat kolam dari terpal untuk budidaya pembesaran ikan bawal.nuwun.

      Reply
  12. Mas Anto

    Taufik Ardi Nugroho

    Assalaamualaikum Wr. Wb.
    Alhamdulillah, saya sangat senang membaca tulisan mas Anto ini. Jadi semakin yakin bahwa tidak ada hal yang mudah untuk mencapai kesuksesan. Dan terlihat mas anto sangat menikmati jalannya proses itu. Mantab mas !
    Hampir sama dengan mas Anto, saya sedang mengembangkan system urban farming yang memanfaatkan kotoran ikan sebagai nutrisi tanaman. Atau sering disebut dengan aquaponik.
    Saya mau ngangsu kawruh nih ke mas Anto… Mengapa ikan nila saya mati satu per satu? Terlihat megap2 di permukaan, mendekati sumber air masuk, nafsu makan kurang, perut ikan kempes. padahal air di kolam jernih, ada sirkulasi. Ukuran kolam cuma 60cm x 3 m.
    Mohon pencerahan. Nuwun.
    Wassalam

    Reply
    1. Mas Anto

      Anonymous

      Mas..kalo mau cari bak penyaring bibit ikan dan tanjaran ..dimana ya ?

      Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published.