Tempat Pemijahan Ikan Cupang

Diposkan oleh : / On Cupang

Umumnya, hobiis tidak puas hanya dengan memlihara cupang, selalu timbul keinginan untuk memijahkan dan mendapatkan cupang yang baik. Demi tercapainya tujuan budi daya, langkah pertama yang harus dilakukan ialah mempersiapkan berbagai sarana budi daya yang dibutuhkan. Sarana budi daya ini harus sesuai dengan syarat hiduup dan kenyamanan cupang dalam memijah, agar tingkat kegagalan dapat diminimalisir. Tahap berikutnya ialah penjadwalan pemijahan untuk memudahkan proses perawatan larva pascapemijah. Berikut sarana pemijahan yang dibutuhkan.

  • Rak dari kayu atau besi.
  • Akuarium perawatan induk berukuran 15 x 15 x 20 cm.
  • Tempat pemijahan, bisa berupa akuarium berukuran 25 x 25 x 40 cm.
  • Tempat pendederan, berupa kolam berukuran 100 x 100 x 35 cm.
  • Tempat pembesaran, berupa kolam berukuran 100 x 200 x 35 cm atau akuarium berukuran 100 x 40 x 50 cm.
  • substrat dan tanaman air.
  • Selang berdiameter 1 cm.
  • Baskom.
  • Serokan besar/kecil yang halus.
  • Akuarium pembesaran berukuran 15 x 15 x 20 cm.
  • Spon dan busa.
  • Obat-obatan.

Pemijahan ikan cupang

Tempat pemijahan cupang hias sebenarnya tidak serumit pemijahan ikan hias lainnya. banyak alternatif pilihan yang bisa dilakukan sesuai sumber daya yang ada. Pemijahan bisa dilakukan di ember,baskom,akuarium kecil,stoples,kaleng bekas makanan,galon air dan wadah lainnya. Hal terpenting ialah wadah tempat pemijahan harus bersih, bebas datri kotoran,sampaah dan zat-zat berbahaya. Bila perlu, wadah dibersihkan menggunakan bahan kimia, seperti klorin atau potassium permanganate. Cara ini untuk menjaga agar cupang yang akan dibudidayakan dan burayaknya tidak terserang penyakit atau teracuni oleh bahan kimia tertentu.

Jual Ikan Cupang Halfmoon Kualitas Baik Klik Di Sini

Persiapan Kolam

Kolam yang akan digunakan untuk pembesaran burayak bisa berupa kolam semen atau kolam fiber. Kolam semen lebih lazim digunakan oleh para petani dan penangkar cupang hias. Seperti telah dijelaskan diatas, kolam semen bisa berukuran 100 x 200 x 35 cm. Kolam semen yang baru dibuat tidak dapat digunakan langsung, harus direndam dulu minimal 2×48 jam untuk menghilangkan bau semennya yang bisa menyebabkan kematian pada ikan.

Di dalam kolam pembesaran burayak sebaiknya dimasukkan tanaman air berupa ganggang air atau kapu-kapu (kiambang) untuk peneduh sekaligus melindungi cupang dari kanibalisme. Beberapa penangkar menggunakan akuarium untuk pembesaran burayak cupang.

Persiapan Akuarium

Akuarium yang dapat digunakan untuk pembesaran burayak cupang berukuran 100 x 40 x 50 cm dengan ketinggian air yang dinaikkan secara bertahap dari 10 cm,20 cm hingga 30 cm untuk tiga bulan pemeliharaan. Pada usia tiga bulan, cupang hias sudah bisa dijual. selama anak cupang dalam perawatan, air akuarium sebaiknya tidak diganti, cukup di-siphon, lalu ditambahkan air yang sudah melalui proses pengendapan secukupnya. Penambahan air harus dilakukan secara bertahap untuk mencegah kanibalisme. Biasanya, dalam akuarium yang terang cupang cenderung mengalami sifat seperti ini bila airnya di ganti secara mendadak. Karena itu, penggantian air harus memenuhi aturan tersendiri.

Kualitas Air

Banyak orang yang menyangka bahwa merawat cupang itu gampang, sering kali air yang mereka gunakan tidak memenuhi standar yang sesuai dengan kebutuhan cupang, karena cupang dianggap tahan banting dan bisa hidup di air jenis apa saja. Padahal,cupang membutuhkan kualitas air yang baik untuk mempertahankan kualitas hidupnya, terutama bagi cupang berkelas yang akan disertakan dalam kontes.

Bagikan Artikel Ini Ke Teman Anda.

Facebook Twitter Google+

Tentang Penulis

Penulis banyudadi
Diposkan oleh :

Banyudadi adalah penyedia dan penyalur benih ikan air tawar, seperti: Gurame, Lele, Nila, Bawal, Patin, Ikan mas, Graskap, Tawes, Nilem, Gabus dan juga beberapa jenis ikan hias seperti: Koi, cupang, Komet, dll yang dihasilkan dari produksi para kelompok-kelompok petani perikanan yang terdaftar di Dinas Perikanan Prop. DI. Yogyakarta maupun Dinas Perikanan se-Kab. di DI. Yogyakarta.

Baca Juga Artikel Ini

Leave a Reply

Your email address will not be published.