Sifat Dan Karakter Maskoki

Suhu

Maskoki merupakan salah satu jenis ikan yang hidup di air tawar. Meskipun cenderung hidup di air tawar yang bersuhu hangat, maskoki dapat hidup di perairan dengan suhu yang berkisar antara 12 – 30oC. Di daerah yang mempunyai empat musim (musim semi, panas, gugur dan dingin), maskoki melakukan aktivitasnya pada musim semi, yaitu ketika suhu lingkungan mencapai sekitar 12 – 20oC. Sedangkan di daerah tropis, maskoki lebih produktif karena suhu lingkungannya lebih hangat
yaitu sekitar 23 – 290C, sehingga mampu memijah sepanjang tahun. Perubahan suhu yang terjadi secara tiba-tiba terhadap lingkungan maskoki dapat mempengaruhi kehidupan telur maupun maskoki terutama yang masih berusia muda. Perubahan suhu lebih dari 500C yang terjadi secara tiba-tiba dapat mematikan telur-telur maskoki, sedangkan perubahan suhu melebihi 10C akan mengakibatkan kematian bagi anak-anak maskoki.

Reproduksi

Pemijahan maskoki dilakukan oleh induk betina dengan melepaskan telur-telur secara bertahap selama periode tertentu dan kemudian dibuahi oleh sperma dari induk jantan. Pembuahan seperti yang dilakukan oleh maskoki ini dikenal dengan istilah pembuahan eksternal, karena pembuahan sel telur oleh sperma terjadi di luar tubuh induk betina. Waktu pengeluaran telur ke dalam air adalah pagi hari saat matahari mulai terbit dan berakhir pada siang hari. Jumlah telur yang dihasilkan bervariasi, bergantung pada ukuran induk ikan, umumnya berkisar antara 300 – 5000 butir.

Masa inkubasi telur dipengaruhi suhu lingkungan. Untuk daerah tropis, suhu optimum untuk inkubasi telur adalah 20 – 250C, di mana pada suhu tersebut telur akan menetas setelah 4 hari. Pada suhu 270C telur menetas setelah 3 hari, sc-‘d’angkan pada suhu 13oC telur menetas setelah 5 hari. Umumnya, peningkatan suhu berakibat mempercepat penetasan, sebaliknya temperatur (suhu) yang rendah cenderung memperlambat.

Siklus hidup

Siklus hidup maskoki mudah diamati. Maskoki mulai berenang pada umur  2 – 3 hari, ketika itu ukuran tubuhnya masih sebesar jarum pentul. Tubuhnya akan terns bettambah besar. Pada usia 2 minggu mencapai ukuran 1 cm dan pada usia 1 bulan mencapai 2 cm serta mulai ditutupi oleh sisik.

Pemijahan dapat dilakukan ketika maskoki sudah berusia 7 – 8 bulan, tetapi yang terbaik adalah hasil pemijahan yang diperoleh dari induk yang telah berumur 2 tahun. Rata-rata umur maskoki adalah 20 tahun, bahkan pernah ditemukan maskoki dengan umur terpanjang yaitu 28 tahun.

Kolam

Maskoki dapat hidup dengan baik di kolam yang berukuran luas maupun di dalam bak-bak kecil. Maskoki juga dipelihara di akuarium dan gentong dari tanah hat.

Makanan

Maskoki yang belum mencapai usia dewasa umumnya membutuhkan hewan-hewan air yang kecil sebagai makanan utamanya. Setelah dewasa maskoki akan memakan tanaman hidup yang tumbuh di lingkungan perairan tempat tinggalnya.

Cahaya

Maskoki merupakan makhluk hidup yang cukup sensitif, terutama yang masih kecil atau sedang matang kelamin. Maskoki yang masih kecil sudah mampu membedakan kekuatan (intensitas) cahaya, tetapi belum mampu membedakan warna.

Cahaya mempengaruhi kehidupan maskoki, karena adanya cahaya yang cukup dapat mempertahankan kelangsungan hidup organisme air tawar, baik hewan maupun tumbuhan air, yang diperlukan sebagai makanan maskoki. Dengan demikian, walaupun secara tidak langsung, maskoki sangat tergantung kepada cahaya.

Oksigen

Maskoki sangat membutuhkan oksigen dalam jumlah bervariasi. Kebutuhan akan oksigen bergantung pada suhu lingkungan, ukuran serta aktivitas ikan. Sumber oksigen di kolam berasal dari:
1. Aerator (pompa udara) yang biasa digunakan dalam bak tertutup atau
kolam yang luas.
2. Proses fotosintesis tanaman air yang banyak menghasilkan oksigen.
Kolam tradisional umumnya mengandalkan tanaman air sebagai sumber
oksigen.
3. Difusi oksigen dari udara ke dalam air seperti pada sistem air deras
(ranning water ).

Indera

Syaraf penciuman maskoki sangat tajam sehingga mampu mencari makanan dengan memanfaatkan indera penciumannya. Selain itu maskoki cukup peka terhadap getaran maupun gerakan air. Oleh karena itu maskoki sangat menyukai aliran air.

Bagikan Artikel Ini Ke Teman Anda.

Facebook Twitter Google+

Tentang Penulis

Penulis banyudadi
Diposkan oleh :

Banyudadi adalah penyedia dan penyalur benih ikan air tawar, seperti: Gurame, Lele, Nila, Bawal, Patin, Ikan mas, Graskap, Tawes, Nilem, Gabus dan juga beberapa jenis ikan hias seperti: Koi, cupang, Komet, dll yang dihasilkan dari produksi para kelompok-kelompok petani perikanan yang terdaftar di Dinas Perikanan Prop. DI. Yogyakarta maupun Dinas Perikanan se-Kab. di DI. Yogyakarta.

Baca Juga Artikel Ini

Leave a Reply

Your email address will not be published.