Racun Pemberantas Hama Di Tambak Udang

Diposkan oleh : / On Budidaya

Sama halnya dengan budidaya ikan di kolam, kalau hama pasti ada di manapun lokasinya 😀 , untuk memberantas hama harus bertanya ke yang sudah berpengalaman. Nanti bisa-bisa mati semua kalau salah obat atau dosis. Di bawah ini kami berikan racun pembasmi hama di tambak beserta cara pakainya.

Saponin

Saponin adalah racun dari bungkil biji teh, dengan dosis 150-200 kg bungkil biji teh untuk per ha tambak akan dapat secara efektif membunuh ikan – ikan buas, dan karena racun saponin bereaksi 50 X lebih kuat terhadap ikan daripada terhadap udang, maka saponin akan meracuni dan memberantas ikan-ikan ditambak, tanpa mempengaruhi udang yang di pelihara.

Perlu di ingat bahwa pada air dengan salinitas rendah maka kekuatan racun saponin akan berkurang. Dosis pemberian saponin adalah antara 150-200 kg, tetapi pada pengaplikasiannya dapat dikurangi dengan cara mengurangi tinggi air di dalam kolam.

Cara pakai:

Bungkil teh ditumbuk hingga menjadi bubuk, kemudian direndam dalam air semalaman, kemudian pada saat tengah hari antara pukul 12.00-13.00 (waktu paling efektif), air rendaman dipercik-percikan kedalam tambak dengan keadaan kincir di tambak dihidupkan, agar saponin dapat merata ke semua bagian tambak. Jika air tambak dikurangi ketingiannya, maka air tambak dapat dinaikan lagi ketingiannya setelah 6 jam. Kekuatan racun saponin akan berangsur-angsur hilang dalam waktu 2-3 hari, dan endapan bubuk bungkil teh dapat menambah kesuburan tambak, maka tidak diperlukan pengantian air tambak.

Rotenon

Rotenon adalah racun yang terdapat pada akar tuba (deris), biasanya kandungannya antara 5-8%, tergantung besar kevil nya akar, karena semakin kecil akarnya, maka semakin tinggi kadar rotenonnya. Bertolak belakang dengan racun saponin yg bereaksi lebih kuat pada salinitas yg lebih tinggi, sedangkan rotenon bereaksi lebih kuat pada salinitas rendah.

Perlu diperhatikan, daya tahan udang terhadap rotenon tidak jauh beda dengan daya tahan ikan terhadap rotenon. Jadi pemakaiannya harus sangat hati-hati. Dan tidak disarankan untuk digunakan pada saat pembesaran udang berlangsung. Pengunaan rotenon biasa pada saat pengolahan dasar tanah disistem semi intensif, setiap dimulainya siklus.

Cara pakai:

Akar Tuba dipotong kecil-kecil lalu direndam dalam air hingga 24 jam lamanya, setelah direndam akar tadi tumbuk hingga hancur dan dimasukan dalam air sambil diperas hingga air berwarna putih seperti santan. Racun rotenon akan hilang dengan sendirinya setelah 4 hari.

Nikotin

Nikotin adalah zat yang terdapat pada tembakau, ternyata dapat menberantas ikan – ikan liar dan buas serta siput, dengan dosis nikotin 12 – 15 kg/ha atau sekitar 200 – 400 kg/ha dari sisa – sisa tembakau.
Perlu diperhatikan pengunaan nikotin dipakai hanya pada saat pengolahan lahan dan saat dimulainya siklus baru.

Cara pakai:

Tanah dasar tambak yang sudah dikeringkan diisi air dengan ketinggian ± 10cm, kemudian sisa tembakau ditebarkan kedalam tambak. dan biarkan hingga air menguap sampai habis ± 7 hari. Karena kadar nikotin dari tembakau setelah 2-3 hari akan ternetralisir dengan sendirinya, maka setelah penguapan air selama ± 7 hari tambak dapat langsung diisi air dan siap untuk memulai siklus baru, tanpa harus mengangkat sisa daun tembakau, sebab sisa tembakau akan berfungsi sebagai pupuk.

Brestan

Brestan biasa digunakan untuk pemberantasan trisipan atau siput, tetapi ada cara yg lebih alami untuk memberantas trisipan, yaitu dengan menggunakan bubuk tembakau yang mengandung kadar nikotin 3%. .
Perlu diperhatikan, bahwa jika terdapat sumber air tawar di daerah tempat pembudidayaan, maka pemberantasan hama trisipan dapat dilakukan dengan mengunakan air tawar dengan cara melakukan perendaman selama 1 minggu. Trisipan tidak dapat hidup pada kadar amonia tinggi, sehingga pengunaan pupuk amonium sulfat juga dapat memberantas trisipan.

Cara pakai:

Sama seperti pengaplikasian Nikotin di atas.

Sekam padi

Kepiting termasuk hama predator, sekam padi dapat digunakan untuk memberantas hama kepiting, selain dari menangkap dan membunuhnya. Walaupun ada sebagian dari petambak yang mengunakan bahan kimia.

Cara pakai:

Sekam padi ditumbuk/dihaluskan, lalu sekam padi ditaburkan kedalam lubang-lubang yang menjadi rumah kepiting. Gunanya selain untuk mengusir kepiting pindah ketempat lain, adalah agar sekam – sekam halus tadi dapat melekat pada insang kepiting dan membunuh kepiting itu sendiri.
Demikianlah cara-cara penangganan hama-hama pada tambak udang Vannamei.

Basmi hama di tambak

Bagikan Artikel Ini Ke Teman Anda.

Facebook Twitter Google+

Tentang Penulis

Penulis banyudadi
Diposkan oleh :

Banyudadi adalah penyedia dan penyalur benih ikan air tawar, seperti: Gurame, Lele, Nila, Bawal, Patin, Ikan mas, Graskap, Tawes, Nilem, Gabus dan juga beberapa jenis ikan hias seperti: Koi, cupang, Komet, dll yang dihasilkan dari produksi para kelompok-kelompok petani perikanan yang terdaftar di Dinas Perikanan Prop. DI. Yogyakarta maupun Dinas Perikanan se-Kab. di DI. Yogyakarta.

Baca Juga Artikel Ini

9 thoughts on “Racun Pemberantas Hama Di Tambak Udang

      1. Mas Anto

        opi

        Racun trisipan sngt mahal bang, tdk sesuai hasil produksi dgn modal. Mhon altrntf lain dengan cara apa …….? ( Aku petambak).

        Reply
  1. Mas Anto

    safic

    Bang apa ada pestisida khusus ikan mujaer tapi ikan bandeng n udang ttep sehat

    Reply
  2. Mas Anto

    mang adung

    Sebelum penebaran bibit untuk pembrantasan hama sprti ikan2 predator ular wideng sejenis kepiting itu yang paling efektif pake racun atau obat merk apa ya mas selain saponin? Terima kasih

    Reply
    1. Mas Anto

      wan

      Coba pake NUVAQ, itu dijamin ampuh mas, cuman untuk harga kalo di wilayah aceh agak kemahalan menurut kami yg ptambak alam/semi

      Reply
    2. Mas Anto

      wan

      Coba pake NUVAQ, itu dijamin ampuh mas, cuman untuk harga kalo di wilayah aceh agak kemahalan menurut kami yg ptambak alam/semi

      Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published.