Persyaratan Lokasi Budidaya Lele

1. Lokasi yang Tepat

Salah stu faktor penentu keberhasilan usaha budidaya ikan lele dumbo adalah ketepatan dalam pemilihan lokasi atau lahan budidaya. Ada beberapa faktor yang perlu dipertimbangkan sebelum menjatuhkan pilihan terhadap lokasi atau lahan budidaya yang diminati. Memilih lahan budidaya ikan lele dumbo tidak boleh sembarangan, perlu berbagai pertimbagan. Pertimbagan tersebut sangat penting agar selama melakukan kegiatan pemeliharaan tidak menemukan kendala yang menghambat proses produksi. Lahan budidaya yang dipilih minimal harus ditinjau dari faktor teknis, sosial dan ekonomi. Adapun persyaratan lahan budidaya ikan lele dumbo adalah sebagai berikut.

1. Faktor Teknis

  • Lahan harus dekat dengan sumber air, tetapi bukan daerah banjir.
  • Air berkualitas baik dan tidak tercemar limbah industri.
  • Ketersediaan air kontinyu atau dapat mengairi kolam sepanjang tahun.
  • Tanahnya subur.

2. Faktor Sosial

  • Lingkungan hidup dan kelestarian alam dapat di jaga.
  • Sumber daya alam sekitar dapat digunakan.
  • Penduduk disekitar lokasi dapat dijadikan tenaga kerja.
  • Berdampak positif bagi masyarakat sekitar.
  • Keamanan lokasi dapat dijaga.

3. Faktor Ekonomi

  • Lokasinya dekat dengan daerah pemasaran.
  • Sarana produksi mudah diperoleh dengan harga murah.
  • Di lokasi ada prasarana jalan yang baik dan angkutan yang memadai.
  • Sarana penghubung seperti telepon lancar.

Aspek lain yang tidak kalah pentingnya adalah aspek teknis. Tanpa dukungan teknis yang memadai, usaha budidaya ikan lele tidak akan berhasil. Untuk itu, harus ada tenaga ahli yang menguasai budidaya ikan lele daris seluruh aspek, yakni aspek biologis, teknis pembenihan, pendederan, pembesaran, penaggulanggan hama dan penyakit, penyediaan pakan, panen dan pasca panen. Di samping itu, diperlukan tenaga kerja yang jeli dalam melihat dan memanfaatkan peluang pasar yang ada.

2. Kuantitas dan Kualitas Air

Air merupakan faktor terpenting dalam budidaya ikan. Bukan hanya ikan lele, ikan-ikan lain pun untuk hidup dan berkembang biak memerlukan air. Tanpa air ikan tidak akan dapat hidup. Karenanya, kualitas dan kuatitas air harus diperhatikan agar kegiatan budidaya berjalan sesuai dengan yang diharapkan.

Kuantitas air adalah jumlah air yang tersedia yang berasal dari sumbernya, seperti sungai atau saluran irigasi untuk mengisi dan mengairi kolam.   Jumlah air yang dibutuhkan atau yang mengalir tersebut dikenal dengan istilah debit air. Debit air yang dibutuhkan untuk budidaya ikan lele adalah 10 liter per menit.

Air untul perkolaman dapat berasal dari beberapa sumber seperti mata air, saluran irigasi dan sungai. Kualitas air adalah veriabel-variabel yang dapat mempengaruhi kehidupan ikan lele. Variabel tersebut dapat berupa sifat fisika, kimia dan biologi air. Sifat fisika air meliputi suhu, kekeruhan dan warna air. Sifat kimia air adalah kandungan oksigen, karbondioksida, amoniak, dan alkalinitas. Sifat biologi air meliputi jenis dan jumlah binatang, seperti plankton yang hidup disuatu perairan.

3. Tekstur dan Struktur Tanah

Tanah merupakan faktor mutlak dalam pembuatan kolam budidaya. Tanah yang baik akan menghasilkan kolam yang kokoh dan kuat,terutama bagian pematang atau tanggulnya. Tanah yang kokoh dapat menahan tekanan air yang ada di dalam kolam sehingga kolam tidak mudah jabol dan dapat menahan air.

D Indonesia, ada empat jenis tanah yang dapat dipilih untuk pembudidayaan ikan lele dumbo, yaitu tanah lempung berpasir, tanah serapan, tanah berfraksi kasar dan tanah berbatu. Dari keempat jenis tanah tersebut hanya tanah lempung berpasir yang terbaik untuk kolam. Jenis tanah ini akan membentuk pematang yang kuat dan kolamnya subur.

Jenis tanah lempung berpasir dapat diketahui dengan cara digenggam. Bila tidak pecah dan tidak melekat di tangan maka tanah tersebut sangat baik untuk kolam. Kolam diartikan sebagai genangan air yang sengaja dibuat oleh manusia dan keadaannya dapat dikendalikan dengan mudah. Dikendalikan dengan mudah artinya mudah diairi dan dikeringkan dalam waktu cepat. Membuat kolam tidak sulit, asalkan prinsip kolam sudah di ketahui. Sebuah kolam harus memiliki tiga bagian utama, yaitu pematang, pintu pemasukan air dan pintu pengeluaran air.

Bagikan Artikel Ini Ke Teman Anda.

Facebook Twitter Google+

Tentang Penulis

Penulis banyudadi
Diposkan oleh :

Banyudadi adalah penyedia dan penyalur benih ikan air tawar, seperti: Gurame, Lele, Nila, Bawal, Patin, Ikan mas, Graskap, Tawes, Nilem, Gabus dan juga beberapa jenis ikan hias seperti: Koi, cupang, Komet, dll yang dihasilkan dari produksi para kelompok-kelompok petani perikanan yang terdaftar di Dinas Perikanan Prop. DI. Yogyakarta maupun Dinas Perikanan se-Kab. di DI. Yogyakarta.

Baca Juga Artikel Ini

One thought on “Persyaratan Lokasi Budidaya Lele

  1. Mas Anto

    indogurame

    Jual bibit ikan Gurame
    Jual bibit ikan mas
    Jual bibit ikan bawal
    Jual bibit ikan patin
    Jual bibit ikan nila
    Jual bibit ikan lele
    Site:www.indogurame.com
    Phone:081915532338/082223676667

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published.