Permintaan Benih Ikan Nila Di Pangkal Pinang Naik

Pangkal pinang merupakan salah satu kota yang memiliki potensi peluang bisnis yang cukup pesat. Di lihat dari usaha perikanan yang kian meningkat serta tingkat konsumsi ikan air tawar yang mulai banyak di gemari masyarakat pangkal pinang salah satunya ikan nila. Ikan nila memang sangat ekonomis dan bisa di jangkau semua element masyarakat di indonesia. Ke unggulan lain yaitu ikan nila bisa di budidayakan di banyak media kolam.

Ikan Nila Pangkal Pinang Meningkat

“Saat ini permintaan benih ikan nila mencapai 70 ribu ekor perbulan atau meningkat, jika dibanding permintaan sebelumnya yang berkisar 40 ribu ekor,” kata Kepala BBIL Pangkalpinang, Teguh Sutoto di Pangkalpinang, Sabtu.

Ia mengatakan, meningkatnya permintaan benih itu, seiring dimulainya pergantian musim dari kemarau ke hujan. Karena petani membutuhkan air yang cukup banyak, untuk mengembangkan usaha perikanan itu.

“Banyaknya permintaan petani itu cukup membuat kami kewalahan, karena benih ikan nila yang ada terbatas.
Sehingga tidak semua permintaan itu dapat terpenuhi. Selain itu perkembangbiakan ikan tersebut, masih dilakukan secara alami,” katanya.

Ia menjelaskan, benih itu akan diberikan secara gratis agar dapat meningkatkan kesejahteraan rakyat dan mendorong minat petani, agar pembudidayaan ikan tawar dilakukan dengan baik dan benar. Sehingga tetap berlanjut, mengingat ikan tersebut masih banyak digemari oleh warga.

“Petani lebih banyak mengajukan permintaan terhadap ikan nila, karena nilai jual yang masih tinggi, serta peminat warga untuk mengonsumsi ikan itu juga tinggi. Sebab rasanya juga tidak kalah enak, jika dibanding dengan ikan laut dan daging,” katanya.

Menurut dia, mengembangkan usaha ikan tawar itu cukup baik untuk dijalani, mengingat tingginya nilai jual ikan itu. Namun kebanyakan warga lebih memilih pekerjaan lain yang lebih cepat menghasilkan uang.

“Untuk meningkatkan kesejahteraan, warga sudah terbiasa dengan cara instan yang cepat menghasilkan uang banyak. Misalnya menambang bijih timah dan lainnya,” ujarnya.

Ia berharap, petani yang telah mendapatkan bantuan dari BBIL dapat mengembangkan usaha ikan itu dengan baik. Sehingga bisa membantu petani lain yang membutuhkan benih dan dapat saling tolong menolong sesama petani.

“Semoga petani yang telah mendapat bantuan benih itu, bisa mengembangkannya dengan baik dan benar. Sehingga dapat menolong petani lain yang sulit mendapatkan benih. Jadi petani tidak hanya sekedar melakukan pemeliharaan, namun juga membudidayakannya dengan baik,” ujarnya.

(skalanews)

Bagikan Artikel Ini Ke Teman Anda.

Facebook Twitter Google+

Tentang Penulis

Penulis banyudadi
Diposkan oleh :

Banyudadi adalah penyedia dan penyalur benih ikan air tawar, seperti: Gurame, Lele, Nila, Bawal, Patin, Ikan mas, Graskap, Tawes, Nilem, Gabus dan juga beberapa jenis ikan hias seperti: Koi, cupang, Komet, dll yang dihasilkan dari produksi para kelompok-kelompok petani perikanan yang terdaftar di Dinas Perikanan Prop. DI. Yogyakarta maupun Dinas Perikanan se-Kab. di DI. Yogyakarta.

Baca Juga Artikel Ini

Leave a Reply

Your email address will not be published.