Perikanan Pusat Kucurkan Dana Rp 4 Miliar

Diposkan oleh : / On Budidaya

WONOSARI (KR) – Dinas Kelautan dan Perikanan Gunungkidul pada 2011 mendatang memikul beban berat dengan akan dikucurkannya dana dari APBN sebesar Rp 4 miliar, untuk mendukung Gunungkidul sebagai minapolitan berbasis Pelabuhan Sadeng dan budidaya perikanan.

Kepala DKP Gunungkidul Ir Sangadi Hudoyo kepada KR, Rabu (1/9) mengatakan, beban berat yang dirasakan SKPD ini karena SDM yang ada di Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) masih sangat terbatas, termasuk sarana dan prasarana pendukung.

Bahkan Bupati Gunungkidul Sumpeno Putro ketika berdialog dengan perwakilan nelayan darii 8 titik pendaratan ikan dan jajaran DKP menyatakan, pada 2011 mendatang Gunungkidul akan mendapat tambahan 2 kapal besar dengan bobot 32 GT yang akan ditempatkan di PPI Sadeng, juga beberapa kapal dengan bobot 100 GT.”Kami berharap baik nelayan dan jajaran DKP harus siap menghadapi tantangan yang diberikan oleh pemerintah pusat,” kata Sumpeno Putro.

Sesuai visi dan misinya Bupati Sumpeno Putro memprogramkan pemberdayaan kelautan dan menjadikan Pelabuhan Perikanan Nusantara di Sadeng. Untuk itu sudah saatnya Kapubaten Gunungkidul harus mengubah paradigma lama dengan mengesampingkan laut selatan, tapi berbalik arah mengahdap ke laut selatan. “Jangan lagi laut selatan hanya untuk pembuangan sampah, tapi laut selatan bisa menjadi andalan dan primadona bagi daerah ini,” tegas mantan Dirjen Kelautan ini.

Ditambahkan Ir Sangadi Hudoyo, target produksi ikan budidaya pada 2010 ini sebesar 10 ribu ton dengan luas kolam 25 hektare dan kebutuhan benih 50 juta ekor per tahun. Sedangkan target produksi ikan tangkap dari 2.100 ton pada tahun 2009 naik menjadi 4 ribu ton pada tahun 2010 ini. Untuk mengejar terealisasinya target tersebut DKP Gunungkidul mendapat kucuran dana dari tugas pembantuan sebesar Rp 1 miliar yang kini sedang dalam proses lelang untuk budidaya lele lahan kering dan ikan gurami. Sedangkan dari APBD Gunungkidul 2010 untuk perikanan budidaya dianggarkan Rp 1,2 miliar dan untuk tangkap Rp 250 juta.

Bupati minta kepada para nelayan untuk meningkatkan profesinya, jika perlu mengikuti pelatihan. Untuk itu bupati siap mengirimkan ke pusat pelatihan nelayan di Banyuwangi. “Jika butuh keterampilan kami siap mengirim ke Banyuwangi,” katanya.

Bagikan Artikel Ini Ke Teman Anda.

Facebook Twitter Google+

Tentang Penulis

Penulis banyudadi
Diposkan oleh :

Banyudadi adalah penyedia dan penyalur benih ikan air tawar, seperti: Gurame, Lele, Nila, Bawal, Patin, Ikan mas, Graskap, Tawes, Nilem, Gabus dan juga beberapa jenis ikan hias seperti: Koi, cupang, Komet, dll yang dihasilkan dari produksi para kelompok-kelompok petani perikanan yang terdaftar di Dinas Perikanan Prop. DI. Yogyakarta maupun Dinas Perikanan se-Kab. di DI. Yogyakarta.

Baca Juga Artikel Ini

Leave a Reply

Your email address will not be published.