Pengobatan Ikan Sakit Melalui Pakan

Cara pengobatan ini kurang menjamin kesembuhan, Mengingat nafsu makan ikan yang sakit menurun, bahkan banyak yang tidak mau makan sama sekali jika sudah parah. Dengan demikian, manfaat obat berkurang karena dosis obat yang termakan tidak sesuai dengan dosis sebenarnya. Pengobatan melalui makanan yaitu mencampurkan obat dengan pakan ikan yang di berikan sehari-hari. Pengobatan dengan cara ini terutama untuk ikan yang terinfeksi penyakit bakterial. Pengobatan di lakukan selama waktu tertentu (3 – 10 hari) berturut-turut.

Pengobatan Ikan Sakit Melalui Pakan

Vaksinasi

Vaksinasi adalah usaha memberikan antigen dari agen penginfeksi ke dalam tubuh ikan. Tujuannya agar ikan yang bersangkutan memiliki kekebalan atau tahan terhadap agen penginfeksi. Vaksinasi bisa di lakukan dengan tiga cara, yaitu melalui penyuntikan, melalui pakan, dan dengan cara perendaman. Akan tetapi, vaksinasi secara perendaman lebih menguntungkan karena lebih mudah mengadaptasikan ikan dalam jumlah banyak, serta bisa di gunakan untuk vaksinasi benih.

Pemberian vaksinasi ini merupakan tindakan pencegahan terhadap bakteri Aeromonas hidrophila pada benih ikan yang masih sehat minimum berumur 12 hari yang di rendam selama 30 menitan. Dosisnya 1 ml vaksin di campur dengan 2 liter air bersih untuk 15.000 – 20.000 ekor benih. Daya tahan tubuh baru timbul minimum 14 hari setelah vaksinasi dan dapat bertahan hingga sekitar 8 bulan.

 

Bagikan Artikel Ini Ke Teman Anda.

Facebook Twitter Google+

Tentang Penulis

Penulis banyudadi
Diposkan oleh :

Banyudadi adalah penyedia dan penyalur benih ikan air tawar, seperti: Gurame, Lele, Nila, Bawal, Patin, Ikan mas, Graskap, Tawes, Nilem, Gabus dan juga beberapa jenis ikan hias seperti: Koi, cupang, Komet, dll yang dihasilkan dari produksi para kelompok-kelompok petani perikanan yang terdaftar di Dinas Perikanan Prop. DI. Yogyakarta maupun Dinas Perikanan se-Kab. di DI. Yogyakarta.

Baca Juga Artikel Ini

Leave a Reply

Your email address will not be published.