Penentuan Lokasi Pembenihan Gurami

Pemebenihan gurami merupakan kegiatan untuk menghasilkan benih gurami. Selanjutnya, benih yang di hasilkan tersebut akan menjadi input bagi unit kegiatan pembesaran. Ada kalanya benih yang di hasilkan masih terlalu kecil sehingga belum siap di tebarkan dan di besarkan dalam unit pembesaran. Benih yang masih terlalu kecil tersebut biasannya di pelihara kembali dalam unit kegiatan pendederan hingga siap di tebar di kolam pembesaran.

Penentuan Lokasi Pembenihan Gurame

Gurami hidup di habitat berupa perairan yang cenderung tenang. Oleh sebab itu, kondisi kolam atau media budidaya gurami di buat semirip mungkin dengan kondisi alaminya. Selain faktor teknis yang berhubungan dengan sifat biologi gurami, penentuan lokasi budidaya  juga perlu mempertimbangkan faktor nonteknis lainnya.

1. Faktor Teknis

Ada beberapa faktor teknis yang perlu di perhatikan dalam penentuan lokasi pembenihan, di antarannya sebagai berikut.

a. Ketinggian Lokasi

Pada dasarnya, gurami lebih menyukai tempat dengan ketinggian 500-600 meter di atas permukaan laut. Pada ketinggian tersebut, pertumbuhan dan perkembanga ikan gurami dapat berjalan dengan baik dan lebih optimal.

b. Sumber Air

Lokasi pembenihan hendaknya dekat dengan sumber air. Jika menggunakan karamba jaring apung, lokasi yang di pilih hendaknya agak tenang dan tidak berlumpur. Sumber air tidak tercemar dengan limbah atau dekat dengan sumber limbah yang dapat menimbulkan pencemaran. Secara umum, sumber air harus memenuhi syarat, baik kuantitas maupun kualitas.

c. Keberadaan Induk

Lokasi pembenihan hendaknya dekat dengan  atau mudah dalam mencapai tempat penyuplai induk .

2. Faktor NonTeknis

Faktor nonteknis yang ikut andil dalam keberhasilan pembenihan gurami di antarannya sebagai berikut.

a. Sarana Transportasi

Lokasi pembenihan harus mudah di jangkau sarana transportasi, baik kendaraan rodan dua maupun roda empat.

b. Hama

Lokasi hendaknya juga tidak mudah di jangkau hama karena hama dapat memangsa benih serta calon induk gurami.

c. Structur Tanah

Structur tanah di sarankan yang stabil, sehingga tidak mudah mengalami pergeseran atau pergerakan. Lebih baik lagi jika dasar kolam tanahnya halus dan rata.

d.  Sarana Penerangan

Sarana penerangan berupa lampu dan listrik mudah di peroleh.

e. Eksistensi Lahan

Keberadaan budidaya tidak mengganggu warga dan mencemari lingkungan.

 

Sekarang kita lihat pembahasan Penentuan Kualitas Induk Gurame Yang Baik klik di sini

 

Jika mau pesan benih gurame klik halaman pen jualan benih ikan gurame

Bagikan Artikel Ini Ke Teman Anda.

Facebook Twitter Google+

Tentang Penulis

Penulis banyudadi
Diposkan oleh :

Banyudadi adalah penyedia dan penyalur benih ikan air tawar, seperti: Gurame, Lele, Nila, Bawal, Patin, Ikan mas, Graskap, Tawes, Nilem, Gabus dan juga beberapa jenis ikan hias seperti: Koi, cupang, Komet, dll yang dihasilkan dari produksi para kelompok-kelompok petani perikanan yang terdaftar di Dinas Perikanan Prop. DI. Yogyakarta maupun Dinas Perikanan se-Kab. di DI. Yogyakarta.

Baca Juga Artikel Ini

Leave a Reply

Your email address will not be published.