Penebara Benih Ikan Mujair

Sebelum benih ikan ditebarkan. Pilihlah benih ikan mujair yang terbaik. Caranya adalah:

  1. Pemilihan benih mutlak penting karena hanya dengan benih yang baik ikan yang dipelihara akan hidup dan tumbuh dengan baik.
  2. Adapun ciri-ciri benih yang baik antara lain sehat, anggota tubuh lengkap, aktif bergerak, makan lahap, ukuran seragam, tidak cacat, tidak membawa penyakit dan berasal dari jenis unggul.

Sebelum ditebar, benih perlu diadaptasikan agar benih ikan mujair tidak stres saat berada dalam kolam. Caranya adalah ikan yang masih terbungkus dalam plastik tertutup rapat dimasukkan ke dalam kolam dan biarkan sampai dingin plastik mengembun. Hal tersebut menandakan bahwa air kolam dan air dalam plastik sudah sama suhunya. Setelah itu, buka plastiknya dan masukkan air dalam kolam sedikit demi sedikit ke dalam plastik tempat benih sampai benih terlihat dalam kondisi baik. Setelh beberapa saat, benih ditebar atau dilepaskan dalam kolam secara perlahan-lahan.

Benih ikan mujair yang telah dicuci, apabila belum dapat ditebarkan ke kolam di pekarangan, perlu diberok lebih dahulu. Diberok, yaitu disimpan sementara waktu di tempat khusus yang airnya mengalir. Kalau tidak ada air yang mengalir, benih bisa disimpan dalam air yang tidak mengalir, tetapi harus sering diganti airnya.

Lama penyimpanan benih ikan mujair dapat berlangsung selama 6 hari. Tetapi sebaiknya tidak lebih dari 9 hari. Luas kolam atau bak sekitar 2 meter persegi, dengan tinggi air 30-40 cm. Jumlah benih yang dapat disimpan dalam bak itu sebanyak 20.000 ekor untuk ikan mujair berukuran 3-5 cm atau 8.000 ekor untuk ikan mujair yang berukuran 5-8 cm atau hanya 4.000 ekor apabila benihnya telah berukuran 8-10 cm.

Setelah 3 hari kolam terisi air, bibit ikan mujair boleh ditebarkan. Jumlah yang ditebarkan adalah sebanyak 2 ekor/meter persegi, apabila bibit ikan nilanya berukuran 2-3 cm atau 1 ekor/meter persegi, apabila benihnya berukuran 8-10 cm, penebaran dilakukan pagi atau sore hari, pada saat matahari tidak bersinar terik hingga benih ikan mujair tidak banyak yang mati karena pengaruh suhu tinggi. Penebaran ikan menjelang malam, lebih baik.

Pada kegiatan budidaya ikan mujair yang terpenting adalah pemberian pakan tambahan pada benih ikan atau pakan ikan di kolam pemeliharaan. Pakan tambahan dapat berupa dedak halus atau bekatul. Perkiraan pemberian pakan tambahan adalah lebih dari 3% berat badan ikan mujair secara keseluruhan. Bila diberi pakan tambahannya berbentuk pelet yang dihaluskan, benih maupun ikan peliharaan dicoba untuk memakan pakan buatan tersebut.

Padat penebara benih ikan mujair bila diberikan pakan tambahan dedak halus, penebarannya sebanyak 100-200 ekor per meter persegi dan jika diberi makanan tambahannya pelet yang berkadar protein 25%, penebaran benih ikan mujair di kolam tersebut sebanyak 300-400 ekor per meter persegi. Anak-anak ikan mujair akan cepat tumbuhnya, kalau dipelihara dalam kolam.

Bagikan Artikel Ini Ke Teman Anda.

Facebook Twitter Google+

Tentang Penulis

Penulis banyudadi
Diposkan oleh :

Banyudadi adalah penyedia dan penyalur benih ikan air tawar, seperti: Gurame, Lele, Nila, Bawal, Patin, Ikan mas, Graskap, Tawes, Nilem, Gabus dan juga beberapa jenis ikan hias seperti: Koi, cupang, Komet, dll yang dihasilkan dari produksi para kelompok-kelompok petani perikanan yang terdaftar di Dinas Perikanan Prop. DI. Yogyakarta maupun Dinas Perikanan se-Kab. di DI. Yogyakarta.

Baca Juga Artikel Ini

One thought on “Penebara Benih Ikan Mujair

Leave a Reply

Your email address will not be published.