Pencegahan Penyakit Bawal Dengan Bawang

Dalam kehidupan sehari-hari pun bawang putih dan meniran sudah di pakai untuk pengobatan sejak ratusan tahun lalu, bawang merupakan bahan pokok untuk urusan dapur, akan tetapi bawang putih dan meniran juga bisa di manfaatkan untuk menjaga kesehatan ikan, Ke dua tanaman ini bisa di manfaatkan untuk mencegah penyakit ikan bawal.

Salah satu dosen fakultas perikanan dan ilmu kelautan, pertanian di bogor, Dinamella Wahjuningrum sekitar 2000 mencoba menggali potensi tanaman obat, “Hampir Setiap tahun, kami selalu mendampingi mahasiswa untuk mempelajari tentang pemanfaatan fitofar, maka dalam mencegah dan mengobati penyakit ikan, salah satunya untuk ikan bawal” ujar nya.

Menurut Dinamella, daun dari tanaman meniran dan bawang putih bisa digunakan untuk mengobati penyakit Aeromonas hydrophila pada ikan bawal (Clarias sp), dalam bawang putih mengandung zat allicinyang mampu secara efektif membunuh kuman atau bakteri, di tambah kandungan sativin yang dapat mempercepat pertumbuhan sel dan jaringan ikan, “Tanaman ini mudah didapatkan oleh para petani atau pembudidaya ikan” .

Daun meniran itu sendiri sudah sangat lama diketahui sebagai obat tradisional, meniran mengandung senyawa kimia golongan lignan, flavonoid, alkaloid triterpenoid,dan senyawa kimia lain Meniran termasuk jenis gulma yang tumbuh liar di tempat terbuka, tanah lembab, dan berbatu.

Bawang Dan Meniran sebagai obat ikan bawal

“Tanaman meniran mudah ditemukan juga karena hampir tersebar di seluruh Indonesia pada ketinggian sampai 1.000 meter di atas permukaan laut,” ujarnya , Ia menambahkan, senyawa kimia yang termasuk dalam golongan lignan yaitu filantin dan hipofilantin memiliki efek anti hepatotoksik, antiinfeksi,dan antivirus pada ikan.

Mendukung pernyataan Dinamella, Kepala Divisi Pengembangan Produk Biofarmaka LPPM (Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat) IPB, Min Rahminiwati, menyebutkan, meniran dan bawang putih mempunyai kandungan kimia yang sangat luar biasa, seperti bawang putih mengandung alin yang mengalami metabolisme akan menghasilkan suatu enzim yang merubah alin menjadi alicin, dan alicin ini berfungsi sebagai anti bakteri, menurutnya sangat baik di gunakan untuk mencegah penyakit ikan, secara umum, perkembangan fitofarmaka untuk mencegah penyakit hewan/atau ikan cukup bagus, dengan adanya respon dari pembudidaya dan perusahaan swasta.

Di Indonesia tanaman obat dengan jenis yang sangat banyak mudah untuk mendapatkanya, baru sekitar 50% potensi yang bisa di manfaatkan, yang harus diperhatikan adalah kualitas tanaman obat itu, karena bioaktif yang bekerja untuk membunuh  mikroba tidak selalu ada, penyebabnya antara lain tergantung didaerah mana tumbuhan obat itu tumbuh dan waktu ketika panen,”Jadi sangat tergantung processing,”.

Dalam penelitiannya, Dinamella mencampurkan tepung daun meniran dan bawang putih dengan perbandingan tertentu dalam pakan ikan, pencampurannya dengan metode repelleting (pellet).

Bagikan Artikel Ini Ke Teman Anda.

Facebook Twitter Google+

Tentang Penulis

Penulis banyudadi
Diposkan oleh :

Banyudadi adalah penyedia dan penyalur benih ikan air tawar, seperti: Gurame, Lele, Nila, Bawal, Patin, Ikan mas, Graskap, Tawes, Nilem, Gabus dan juga beberapa jenis ikan hias seperti: Koi, cupang, Komet, dll yang dihasilkan dari produksi para kelompok-kelompok petani perikanan yang terdaftar di Dinas Perikanan Prop. DI. Yogyakarta maupun Dinas Perikanan se-Kab. di DI. Yogyakarta.

Baca Juga Artikel Ini

Leave a Reply

Your email address will not be published.