Pemilihan Induk Cupang Yang Baik

Diposkan oleh : / On Cupang

Hal utama yang perlu diperhatikan ketika mengawinkan cupang adalah ketersediaan induk yang berkualitas. Induk bisa dibeli di toko ikan hias atau langsung dari farm yang terpecaya, baik di dalam maupun di luar negeri. induk cupang juga bisa dipesan malalui internet atau hasil pemeliharaan sendiri yang dibesarkan dengan telaten serta diketahui asal usulnya.

Langkah awal yang harus dilakukan sebelum budidaya dimulai adalah menentukan warna,gurat tulangan,ukuran tubuh,faktor genetik dan persentase kecacatan. Sebaiknya dipilih ikan yang benar-benar mampu melahirkan benih yang bisa tumbuh besar seperti induknya, tidak hanya yang cacat atau rejected. Budi daya bisa dimulai dengan membeli dua atau tiga pasang cupang, berumur muda,gerakannya aktif dan memiliki warna yang cerah. Berikut ciri-ciri cupang berkualitas.

1. Induk Jantan

  • Sehat,tidak cacat dan berasal dari genotip yang baik.
  • Ekor dan sirip panjang serta mengembang seperti kipas.
  • Warna cerah mengkilap.
  • Bentuk badan panjang dan ramping.
  • Dasi jantan lebih panjang daripada dasi betina.
  • Umur 5-6 bulan.

Ciri-ciri siap pijah: ada garis putih vertikal dibadan dan ingsang, warna lebih cerah, bagian perut membesar dan lunak bila dipegang, titik putih dibagian perut (kelamin/pena) lebih menonjol, dan gerakan pasif

2. Induk Betina

  • Sehat, tidak cacat, ekor mengembang, dan berasak dari genotip yang baik.
  • Warna tidak secerah jantan.
  • Badan pendek dan gemuk.
  • Umur 4-6 bulan.

Ciri-ciri siap pijah: ada garis putih pada ingsang, warna semakin cerah, gerakan agresif, dan mengumpulkan busa untuk menempelkan telur.

Pemberian Substrat

Pemberian substrat bertujuan untuk memudahkan cupang mengumpulkan busa atau sarang guna melekatkan telur. Substrat yang bisa digunakan adalah tanaman air, seperti daun enceng gondok,daun pisang, daun mangkokan atau daun ketapang kering. Substrat dari daun-daunan sebenarnya bukan sekadar untuk menempel telur, tapi juga sekaligus sebagai tempat bercengkerama dan bersembunyi cupang.

Proses Pemijahan

Sebelum pemijahan dilakukan, pastikan bahwa indukan yang dipilih berkualitas. Berikut proses pemijahan cupang.

  • Pisahkan induk jantan dan induk betina dan beri makan yang cukup selama 4-5 hari.
  • Masukkan induk jantan ke tempat pemijahan, seperti stoples,akuarium,ember atau baskom yang telah diberi substrat, sebelum cupang betina. ke dalam air sekitar 25 cm.
  • Masukkan induk betina pada sore hari atau keesokan harinya. Namun untuk menjaga agar tidak diserang oleh cupang jantan, cupang betina ditempatkan dalam botol transparan lebih dulu. Selanjutnya, botol tersebut dimasukkan ke dalam akuarium pemijahan. Kehadiran induk betina dalam botol merangsang birahi induk jantan yang akan segera membuat sarang busa.
Proses Perkawinan Ikan Cupang

Proses Perkawinan Ikan Cupang

  • Angkat wadah induk betina pada pagi hari sekitar pukul 09.00-10.00. Induk betina siap dicampurkan dengan induk jjantan di akuarium pemijahan. Jika keduannya sudah berjodoh, tidak lama kemudian pemijahan berlangsung. Keesokan harinya sudah terlihat telur yang sudah dibuahi menempel pada sarang busa dibawah substrat.
  • Pindahkan cupang betina setelah 1-2 jam pemijahan berlangsung dan beri makan secukupnya.
  • Biarkan induk jantan menjaga dan menetaskan telur-telur tersebut. Setelah menetas, selama 2-3 hari anak ikan tersebut tidak perlu diberi makan karena masih ada persediaan kuning telur dalam tubuhnya.
  • Beri pakan burayak cupang berupa infusoria selama 3 hari. Setelah itu burayak diberi pakan berupa kutu air yang disaring selama 10 hari. selanjutnya, burayak dapat diberi kutu air tanpa disaring atau pakan dapat diganti dengan pakan buatan yang banyakk dijual di toko-toko ikan.

Klik DI Sini Ke Halaman Pembelian Cupang

Bagikan Artikel Ini Ke Teman Anda.

Facebook Twitter Google+

Tentang Penulis

Penulis banyudadi
Diposkan oleh :

Banyudadi adalah penyedia dan penyalur benih ikan air tawar, seperti: Gurame, Lele, Nila, Bawal, Patin, Ikan mas, Graskap, Tawes, Nilem, Gabus dan juga beberapa jenis ikan hias seperti: Koi, cupang, Komet, dll yang dihasilkan dari produksi para kelompok-kelompok petani perikanan yang terdaftar di Dinas Perikanan Prop. DI. Yogyakarta maupun Dinas Perikanan se-Kab. di DI. Yogyakarta.

Baca Juga Artikel Ini

3 thoughts on “Pemilihan Induk Cupang Yang Baik

Leave a Reply

Your email address will not be published.