Pembesaran Lele Pada Kolam Irigasi Teknis

Pengelolaan kolam dengan  irigasi teknis cukup mudah. Sebab, lokasi kolam berada dekat dengan saluran air masuk dan keluar. Kualitas air biasanya lebih baik dibandingkan dengan kolam tanpa irigasi, karena pergantian air bisa dilakukan setiap saat sesuai dengan kebutuhan. Kolam yang baik adalah yang memiliki saluran air masuk dan keluar, saluran tengah atau kamalir dan pematang yang dapat menahan air.

a. Persiapan kolam

Persiapan kolam sebelum penebaran benih hampir sama dengan yang dilakukan pada kolam tanpa saluran irigasi. Kolam juga dipupuk dengan pupuk kandang berupa kotoran ayam sebanyak 400 gram per meter persegi, TSP dan urea masing-masing 10 gram per meter persegi dan kapur sebanyak 15 gram per meter persegi. Dosis bisa berubah tergantung dari kesuburan lahan kolam. Pengisian air bertahap sampai mencapai 75-100 cm.

Pembesaran Ikan Lele Di Kolam Tanpa Saluran Irigasi

b. Penebaran benih

Penebaran benih dilakukan setelah 4 hari dari pemupukan, saat pakan alami telah tumbuh. Kepadatan benih yang ditebar 50 ekor per meter persegi untuk yang berukuran 8-12 cm dan 60-70 ekor per meter persegi untuk benih yang berukuran 5-8 cm. Benih ditebar pada pagi atau sore hari saat suhu air kolam rendah. Jika berasal dari tempat lain, sebelum ditebar, benih diadaptasikan terlebih dahulu beberapa menit agar tidak stres.

c. Pemeliharaan

Jenis dan jumlah pakan tambahan yang diberikan selama pemeliharaan sama dengan yang diberikan pada pemeliharaan ikan yang dilakukan pada kolam tanpa irigasi.

Pengontrolan hatus dilakukan untuk menjaga agar kolam tidak bocor atauu air yang masuk kurang akibat saluran masuk tersumbat sampah. Setiap 2 minggu sekali perlu dilakukan sampling atau pemanenan untuk menyeragamkan ukuran ikan, sehingga dapat direncanakan waktu pemanenannya dan perkiraan kebutuhan pakannya.

d. Pemanenan

Teknik pemanenan hampir sama dengan pemanenan yang dilakukan di kolam tanpa saluran irigasi. Air pembuangan kolam dilairkan ke tempat yang lebih rendah atau ke sungai. Setelah kolam kering, ikan lele ditangkap dengan hati-hati untuk menghindari agar tidak sampai ada yang luka. Sebaiknya setelah dipanen, ikan lele ditampung di dalam waring yang airnya mengalir agar tubuhnya bersih.

Peralatan Panen Pembesaran Ikan Lele

Bagikan Artikel Ini Ke Teman Anda.

Facebook Twitter Google+

Tentang Penulis

Penulis banyudadi
Diposkan oleh :

Banyudadi adalah penyedia dan penyalur benih ikan air tawar, seperti: Gurame, Lele, Nila, Bawal, Patin, Ikan mas, Graskap, Tawes, Nilem, Gabus dan juga beberapa jenis ikan hias seperti: Koi, cupang, Komet, dll yang dihasilkan dari produksi para kelompok-kelompok petani perikanan yang terdaftar di Dinas Perikanan Prop. DI. Yogyakarta maupun Dinas Perikanan se-Kab. di DI. Yogyakarta.

Baca Juga Artikel Ini

Leave a Reply

Your email address will not be published.