Pemberian Pakan Ikan Mujair

Pemberian pakan harus mendapati perhatian karena memengaruhi pertumbuhan berat ikan dan merupakan bagian terbesar dari biaya operasional pembesaran ikan mujair. Berdasarkan hasil pengamatan, untuk mempercepat pertumbuhan ikan selama pembesaran, setiap hari ikan diberi pakan tambahan pelet sebanyak 3-5% dari total berat tubuhnya. Pemberian pakan dilakukan secara bertahap sebanyak empat kali, yaitu pagi, siang, sore, dan malam hari. Porsi pemberian pakan pada malam hari sebaiknya lebih banyak daripada pagi, siang, dan sore hari karena ikan lebih banyak daripada pagi, siang, dan sore hari karena ikan lebih aktif pada malam hari.

Kualitas dan kuantitas pakan sangat penting dalam budidaya ikan karena hanya dengan pakan yang baik, ikan dapat tumbuh dan berkembang sesuai dengan yang diinginkan. Kualitas pakan yang baik adalah mengandung gizi yang seimbang, baik protein, karbhidrat maupun lemak serta vitamin dan mineral. Karena ikan mujair bersifat omnivora, pakan yang diberikan berupa pelet. Pemberian pakan dapat dilakukan dengan cara ditebar secara langsung.

Pemberian pakan dapat dilakukan pada sistem air bergerak dan sistem air tidak bergerak.

1. Sistem Air Bergerak

Pemberian pakan pelet buatan pabrik pada air bergerak dilakukan sejak benih ditebar sampai saat ikan dipanen. Jumlah pakan disesuaikan dengan umur ikan. Pemberian pakan dilakukan hanya satu kali pada sore hari. Dengan padat penebaran 1.250 ekor per keramba atau jaring, pakan yang diberikan pada benih berumur 1-2 bulan adalah sebanyak 30 kg per bulan dan pada umur 3-6 bulan, pakan yang diberikan sebanyak 300 kg per bulan.

2. Sistem Air Tidak Bergerak

Pemberian pakan pelet buatan pabrik pada sistem air tidak bergerak dilakukan sejak benih direbar sampai benih berumur 2 bulan. Pada umur 3 bulan, pemberian pakan berupa pelet buatan pabrik ditambah dengan pakan ramuan sendiri. Dosis pakan per 12.500 ekor penebaran pada bulan pertama adalah 50 kg, pada bulan kedua 150 kg, dan pada bulan ketiga 300 kg. Setelah umur ikan lebih dari 3 bulan, pakan yang diberikan hanya pakan ramuan sendiri.

Pemberian pakan dapat dilakukan 2 kali sehari, yaitu pagi, dan sore hari. Jumlah makanan selalu berubah setiap bulan, sesuai dengan kenaikan berat badan ikan dalam kolam.

Beragam pakan yang diberikan kepada ikan mujair didukung oleh sifat biologis ikan itu, di antaranya ikan mujair memiliki gigi yang cukup tajam. Dengan kondisi seperti itu, secara alami, ikan mujair cenderung bersifat predator terhadapa ikan lain. Sifat tersebut dapat merusak kondisi ekologis lingkungan tempat ikan.

Pemberian pakan dengan kualitas dan kuantitas yang baik sangat penting karena dengan pakan yang baik, ikan dapat tumbuh dan berkembang sesuai dengan yang diinginkan. Pemberian pakan ditebar secara langsung. Apabila tingkat produkivitas dan kesuburan kolam semakin berkurang, pakan tambahan bisa diberikan dengan komposisi : tepung ikan 25%, tepung kopra 10%, dan dadak halus sebesar 65%.

Komposisi ransum ini digunakan pula dalam usaha budidaya ikan mujair secara komersial. Selain itu, dapat pula diberi pakan berupa pelet yang berkadar protein 20-30% dengan dosis 2-3% dari berat populasi per hari. Pemberian pakan ini dilakukan sebanyak dua kali  per hari, yaitu pada pagi dan sore hari.

Kondisi pakan dalam perairan harus sesuai dengan dosis atau ketentuan yang ada, yaitu selain pakan dari media dasar, ikan perlu diberi makanan tambahan berupa hancuran pelet atau remah dengan dosis 10% dari berat populasi per hari. Pemberiannya dilakukan 2-3 kali sehari.

UNTUK DIINGAT

Jenis-jenis pakan alami yang dimakan ikan sangat beragam, bergantung pada tingkat umurnya. Jenis pakan alami yang dibudidayakan adalah Branchionus, Artemia, Infusoria, Chlorella, Tetraselmis, Dunaliella, Diatomae, dan spirulina.

Pakan alami memiliki komposisi yang baik, di antaranya protein, lemak, karbohidrat, dan mineral. Protein berguna untuk proses pertumbuhan, pengganti sel yang rusak dan zat pembangun. Lemak dan karbohidrat berfungsi sebagai pembentuk energi yang digunakan tubuh. Vitamin dan mineral membantu proses metabolisme, mengatur proses fisiologis, membentuk enzim dan hormon, serta menjaga kesehatan tubuh ikan.

Pakan alami dibutuhkan karena dapat bergerak dan merangsang larva ikan untuk memakannya. pada larva, setelah kuning telur habis, perlu diberi tambahan pakan supaya larva tetap mendapat masukan nutrisi. Larva belum biasa mendapatkan pakan dan bukaan mulutnya masih sangat kecil. Gerakan yang dibuat pakan alami seperti: Inforia, Dapnia, Artemia, akan merangsang larva memakannya dan ukurannya yang kecil cocok dengan ukuran mulut larva.

Bahan baku untuk pembuatan pakan ramuan sendiri mudah diperoleh dan banyak terdapat disekitar lokasi pembesaran ikan. Pembuatan pakan buatan dilakukan setiap pagi, sedangkan pemberian pakan dapat dilakukan sehari sekali, yaitu pada sore hari, atau lebih. Bahan baku pembuatan pakan buatan terdiri dari bahan hewani, bahan nabati, dan bahan tambahan.

Pemberian pakan harus mendapat perhatian karena mempengaruhi pertumbuhan berat ikan dan merupakan bagian terbesar dari biaya operasional pembesaran ikan mujair. Berdasarkan hasil pengamatan, untuk mempercepat pertumbuhan ikan selama pembesaran, setiap hari ikan diberi pakan tambahan pelet sebanyak 3-5% dari berat total tubuhnya. pemberian pakan dilakukan secara bertahap sebanyak empat kali, yaitu pagi, siang, sore, dan malam hari. Porsi pemberian pakan pada malam hari sebaiknya lebih banyak daripada pagi, siang, dan sore hari karena ikan lebih aktif pada malam hari.

 

Bagikan Artikel Ini Ke Teman Anda.

Facebook Twitter Google+

Tentang Penulis

Penulis banyudadi
Diposkan oleh :

Banyudadi adalah penyedia dan penyalur benih ikan air tawar, seperti: Gurame, Lele, Nila, Bawal, Patin, Ikan mas, Graskap, Tawes, Nilem, Gabus dan juga beberapa jenis ikan hias seperti: Koi, cupang, Komet, dll yang dihasilkan dari produksi para kelompok-kelompok petani perikanan yang terdaftar di Dinas Perikanan Prop. DI. Yogyakarta maupun Dinas Perikanan se-Kab. di DI. Yogyakarta.

Baca Juga Artikel Ini

One thought on “Pemberian Pakan Ikan Mujair

  1. Mas Anto

    Edi sugianto

    pak kalau saya punya kolam mujair air tidak bergerak mungkin bapak punya trik agar pertumbuhan ikan lebih cepat ?

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published.