Pembenihan Ikan Mujair

Benih ikan mujair merupakan komponen utama dalam usaha ikan mujair. Dengan benih ikan yang baik, diharapkan hasil usaha budidaya ikan mujair tersebut menjadi baik. Benih ikan mujair dapat diusahakan sendiri dari pembenihan maupun membeli dari petani penangkar ikan mujair.

jika pembenihan dilakukan sendiri, kegiatan pembenihan ikan mujair ini akan lancar dan berhasil apabila diawali dengan persiapan-persiapan yang baik, yaitu persiapan kolam untuk pembenihan yang harus memenuhi syarat,induk yang berkualitas, persiapan induk ikan mujair yang cukup, dan proses pembenihan yang benar.

Bila melakukan pembenihan sendiri, beberapa persyaratan benih ikan yang digunakan perlu mendapat perhatian. Dalam budidaya ikan mujair, pilihlah benih yang sehat, tidak cacat, tidak tercemar limbah, tahan terhadap penyakit ikan. Benih yang sehat berwarna cerah serta berasal dari induk ikan mujair yang diketahui jenis dan kemurniannya.

Induk ikan mujair berasal dari jenis ikan mujair yang berkualitas baik dan pertumbuhannya fisiknya cepat. Dengan menggunakan induk ikan mujair yang berkualitas baik, sehat, dan pertumbuhan cepat, Petani ikan akan mendapat hasil yang lebih baik. Ambillah induk ikan mujair yang sudah matang kawin untuk menghasilkan bibit yang baik.

Bobot badan ikan mujair untuk pembenihan sebaiknya 10-25 gram atau berumur di atas 3 bulan. Benih yang beser memudahkan petani ikan untuk mengetahui jenis kelaminnya. Ikan mujair bebbobot 10 gram cocok untuk pendederan di kolam dan minapadi, sedangkan ikan mujair bebrbobot 25 gram, baik untuk usaha pembesaran secara intensif.

Di samping itu, garis ditengah badannya atau yang dikenal dengan nama line lateralis tidak membentuk sudut sisi yang sama. Tinggi dan panjang ekor harus seimbang, badan lemas tidak kaku, dan bagian perut bawah mempunyai bentuk datar dan lebar sehingga ikan dapat diberdirikan.

Usaha pembenihan adalah untuk mencukupi kebutuhan benih. Persediaan induk ikan mujair kurang lebih 20 kg untuk usaha kecil, atau untuk skala besar kurang lebih 70 kg, dan perbandingan induk ikan mujair jantan dan induk ikan mujair betina sebaiknya 1:4 atau 1:3.

Padat tebar calon induk ikan mujair atau induk ikan mujair untuk di kolam adalah 2-5 ekor untuk setiap meter persegi, untuk di bak 3-5 ekor/m persegi, sedangkan untuk di karemba jaring apung 4-6 ekor/m persegi.

 

 

Bagikan Artikel Ini Ke Teman Anda.

Facebook Twitter Google+

Tentang Penulis

Penulis banyudadi
Diposkan oleh :

Banyudadi adalah penyedia dan penyalur benih ikan air tawar, seperti: Gurame, Lele, Nila, Bawal, Patin, Ikan mas, Graskap, Tawes, Nilem, Gabus dan juga beberapa jenis ikan hias seperti: Koi, cupang, Komet, dll yang dihasilkan dari produksi para kelompok-kelompok petani perikanan yang terdaftar di Dinas Perikanan Prop. DI. Yogyakarta maupun Dinas Perikanan se-Kab. di DI. Yogyakarta.

Baca Juga Artikel Ini

Leave a Reply

Your email address will not be published.