Pakan Ikan Mujair

Pakan merupakan kebutuhan primer untuk mempercepat pertumbuhan ikan. Ikan mujair termasuk salah satu jenis ikan air tawa yang lahap mengonsumsi pakan. Karena harga pakan buatan pabrik mahal, peternak berusaha mengganti pakan pabrik dengan pakan buatan yang bahan bakunya diperoleh dari daerah sekitar. Akan tetapi, dosis pakan buatan belum dapat dipastikan sesuai dengan kebutuhan ikan sehingga efisiensi penggunaannya belum diketahui.

Di Indonesia, belum ada jenis usaha yang menghasilkan bibit pakan ikan alami dari hasil kultur murni. Bibit pakan ikanalami umumnya merupakan hasil percobaan di laboratorium yang sifatnya sekadar untuk memenuhi kebutuhan penelitian. Dalam bidang produksi pakan ikan alami, masih terdapat kesenjangan yang tajam dalam hal ketersediaan teknologi dengan penggunanya, khususnya petani ikan.

Bagi masyarakat tidak mudah untuk memproduksi pakan ikan alami, tetapi bukan merupakan pekerjaan yang sulit. Persoalannya terletak pada saranan dan prasarana yang tergolong mahal untuk ukuran ekonomi perdesaan dan pengoperasiannya memerlukan keahlian khusus.

Jenis-jenis makanan alami yang dimakan ikan sangat beragam, bergantung pada tingkat umurnya. Beberapa jenis pakan alami yang dibudidayakan adalah Brachinous, Artemia, Infusoria, Chlorella, Tetraselmis, Dunaliella, Diatomae, dan Spirulina.

Bentuk pakan buatan ditentukan oleh kebiasaan makan ikan. Bentuk larutan, digunakan sebagai pakan burayak ikan yang berumur 2-30 hari. Larutan ini terdiri atas dua macam yaitu emulsi dengan bahan yang terlarut menyatu pada air pelarutannya, dan suspensi, bahan yang terlarut tidak menyatu dengan pelarutnya.

Pakan dalam bentuk tepung halus digunakan sebagai pakan benih yang berumur 20-40 hari. Tepung halus diperoleh dari remah yang dihancurkan. Pakan dalam bentuk tepung kasar digunakan sebagai pakan benih gelondongan yang berumur 40-80 hari. Tepung kasar diperoleh dari remah yang dihancurkan . Pakan bentuk remah, digunakan sebagai pakan gelondongan besar atau ikan tanggung yang berumur 80-120 hari. Remah berasal dari pelet yang dihancurkan menjadi butiran kasar. Pakan bentuk pelet digunakan sebagai pakan ikan dewasa yang sudah mempunyai berat lebih dari 60-75 gram dan berumur lebih dari 120 hari. Pakan bentuk waver berasal dari emulsi yang dihamparkan di atas alas alumunium atau seng dan dikeringkan, kemudian diremas-remas.

Pakan buatan dapat melengkapi keberadaan pakan alami, baik dalam hal kuantitas maupun kualitas.

Bagikan Artikel Ini Ke Teman Anda.

Facebook Twitter Google+

Tentang Penulis

Penulis banyudadi
Diposkan oleh :

Banyudadi adalah penyedia dan penyalur benih ikan air tawar, seperti: Gurame, Lele, Nila, Bawal, Patin, Ikan mas, Graskap, Tawes, Nilem, Gabus dan juga beberapa jenis ikan hias seperti: Koi, cupang, Komet, dll yang dihasilkan dari produksi para kelompok-kelompok petani perikanan yang terdaftar di Dinas Perikanan Prop. DI. Yogyakarta maupun Dinas Perikanan se-Kab. di DI. Yogyakarta.

Baca Juga Artikel Ini

Leave a Reply

Your email address will not be published.