Mengenal Ikan Bawal

Bentuk tubuh ikan bawal yaitu berbentuk pipih, dengan perbandingan tinggi dan lebar tubuh 4 : 1, bentuk tubuh seperti bawal menandakan bahwa pergerakan ikan bawal tidak se lincah ikan lain, melainkan cukup lambat seperti ikan gurami. Sisik ikan bawal kecil-kecil, setengah sisik bagian depan tertutupi sirip bagian belakang. Warna tubuh bagian atas abu-abu gelap, bagian bawah warnanya putih.

Mengenal Ikan Bawal

Klasifikasi Bawal Secara Ilmiah

Filum            :  Chordata
Kelas            :  Pisces
Ordo             :  Cypriniformes
Famili           :  Characidae
Genus           :  Colossoma
Spesies          :  Colossoma macropomum

Jika di banding dengan badannya, ikan bawal memiliki kepala kecil dengan mulut terletak di ujung kepala, dan agak sedikit ke atas. Matanya kecil dengan lingkaran berbentuk seperti cincin. Rahangnya pendek dan kuat serta memiliki gigi yang tajam.

Bawal memiliki 5 buah sirip, yaitu sirip punggung, sirip dada, sirip perut, sirip anus, dan sirip ekor. Sirip punggung tinggi kecil dengan sebuah jari-jari agak keras, tetapi tidak tajam, sedangkan jari-jari lainnya lemah. Berbeda dengan sirip punggung bawal laut yang agak panjang, letak sirip ini pada bawal air tawar agak ke belakang. Sirip dada, sirip perut, dan sirip anus kecil dan jari-jarinya lemah. Demikian pula dengan sirip ekor, jari-jarinya lemah, tetapi berbentuk cagak.

Pada usia dua hari setelah menetas, larva mulai membuka, tetapi belum mampu menerima makanan dari luar tubuh, makanan yang dari kuning telur. Umur empat hari, kuning yang diserap oleh tubuh sudah habis dan saat itulah larva mulai makan makanan dari luar. Bila diamati kebiasaan makannya, ikan bawal milik lebih suka makan di tengah perairan.

Dalam budidaya bawal, para petani hanya cukup untuk memberikan kandungan protein sekitar 25% feed. Kadar protein jauh lebih rendah dibandingkan dengan kandungan protein yang harus diberikan kepada ikan mas, yang bisa mencapai kisaran 27% pakan. Ketika pemberian kandungan protein yang lebih tinggi banyak tidak akan berpengaruh pada pertumbuhan ikan bawal. Akibatnya, harga pakan bawal jauh lebih murah dan lebih terjangkau bagi para petani ikan bawal.

Para pembudidaya ikan bawal juga tak perlu menunggu lama untuk menikmati keuntungan. Pasalnya, waktu yang dibutuhkan untuk membudidayakan ikan bawal, jauh lebih cepat ketimbang ikan mas. Hanya butuh 45-60 hari saja untuk mencapai panen, ujar Nurdin. Padahal dalam membudidayakan ikan mas, sedikitnya diperlukan waktu antara 3-4 bulan untuk mencapai ukuran panen.

Sumber berbagai pihak

Bagikan Artikel Ini Ke Teman Anda.

Facebook Twitter Google+

Tentang Penulis

Penulis banyudadi
Diposkan oleh :

Banyudadi adalah penyedia dan penyalur benih ikan air tawar, seperti: Gurame, Lele, Nila, Bawal, Patin, Ikan mas, Graskap, Tawes, Nilem, Gabus dan juga beberapa jenis ikan hias seperti: Koi, cupang, Komet, dll yang dihasilkan dari produksi para kelompok-kelompok petani perikanan yang terdaftar di Dinas Perikanan Prop. DI. Yogyakarta maupun Dinas Perikanan se-Kab. di DI. Yogyakarta.

Baca Juga Artikel Ini

Leave a Reply

Your email address will not be published.