Menata Akuarium Untuk Maskoki

Bagi konsumen, memelihara maskoki di kolam kurang memberikan daya tank. sebab warna dan gerakan tubuhnya yang indah dan maskoki tidak dapat dinikmati. Untuk itu mereka cenderung menggunakan akuarium untuk memelihara maskoki, sehingga daya pikatnya dapat dinikmati sepenuhnya.

Selain mampu memancarkan seluruh pesona yang dimiliki oleh maskoki, akuarium juga dapat digunakan untuk memperindah ruangan. Untuk keperluan tersebut kini telah bermunculan akuarium dengan bentuk dan ukuran yang beraneka ragam. Dengan demikian terbuka kesempatan bagi konsumen untuk memilih bentuk akuarium sesuai dengan kondisi ruangan.

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan jika hendak menata akuarium untuk memelihara maskoki, yaitu:

A. MENYIAPKAN AKUARIUM

Bentuk akuarium yang banyak diminati oleh konsumen maskoki adalah persegi panjang, karena bentuk akuarium demikian dapat menampilkan maskoki secara sempurna. Berkat kemajuan teknologi perkacaan yang telah membawa pengaruh positif terhadap perkembangan akuarium, kini dapat dijumpai bentuk akuarium persegi panjang yang dilengkapi dengan kaca lengkung di bagian depan. Model akuarium dernikian memberikan medan pandang lebih luas bagi kita untuk mengamati maskoki yang dipelihara.

Selain bentuknya, ukuran akuarium juga harus diperhatikan, sesuai dengan ikan yang dipelihara. Untuk jenis maskoki, diperlukan akuarium yang tidak terlalu tinggi tetapi mempunyai iuas permukaan lebih besar. Perb andingan panjang, lebar dan tinggi akuarium yang ideal untuk memelihara maskoki adalah 10: 5 : 5.

Akuarium dapat dibeli di toko penjual ikan iengan model sesuai dengan selera konsumen. Tentu saja harganya pun sangat bervariasi, tergantung model dan ukuran. Jika ingin lebih hemat. sebaiknya jangan membeli akuarium, cukup membuat sendiri. Jika jumlahnva sedikit, maskoki dapat dipajang dalam akuarium kecil yang sederhana. Akuarium demikian dapat dibuat dan kaca yang direkatkan satu sama lain tanpa perlu diperkuat dengan bingkai. Akan tetapi jika jumlab maskoki cukup banyak perlu disediakan akuarium yang Iebih besar yang terbuat dan kaca yang cukup tebal dan dilengkapi dengan bingkai untuk menahan tekanan air. Bingkai dapat dibuat dan bahan aluminium, teraso atau kayu berukir.

B. MENATA AKUARIUM

Pada umumnya maskoki dipelihara di akuarium tanpa dekorasi atau lebih dikenal dengan istilah akuarium gundul. Menurut beberapa konsumen, maskoki sebaiknya dipelihara pada akuarium demikian, sebab:

  • Maskoki mempunyai kebiasaan buruk, yaitu mengaduk-aduk dasar perairan sehingga akuarium yang telah ditata dengan apik menjadi porak poranda.
  • Kotoran maskoki yang berukuran relatif panjang mudah mengotori air, maka harus sering dibersihkan.
  • Kebiasaan makan tanaman terutama yang berdaun lunak sering menyebabkan tanaman bias di akuarium menjadi gundul.
  • Adanya dekorasi sering menghalangi pandangan untuk mengamati keindahan maskoki.

Meskipun masih tetap cantik dipelihara di akuarium gundul, maskoki akan tampak lebih menonjol keindahannya jika dipelihara di akuarium yang tertata dengan baik. Tentu saja perlu sedikit kecerdasan jika ingin menata akuarium untuk maskoki yang “nakal”.

1. Menata dasar akuarium

Bagian dasar akuarium ditebari pasir kasar yang telah dicuci bersih. Tebal lapisan pasir ini minimal 3 cm. Dengan pasir inilah dapat dibuat gundukan yang menyerupai bukit atau bidang datar untuk menambah keindahan.

Di atas permukaan pasir yang telah dibentuk berbagai model ditebarkan pula kerikil atau koralteks. Selain untuk menambah keindahan, kerikil atau koralteks juga berfungsi untuk menopang tegaknya tanaman hias di akuarium. Hindari penggunaan kerikil tajam karena dapat menimbulkan luka pada tubuh maskoki.

2. Menata tanaman

Tanaman yang digunakan sebagai hiasan dalam akuarium hendaknya terdiri dan tanarnan air berdaun keras atau terbuat dan bahan plastik. Pengg unaan tanaman air berdaun lebar dan lunak akan menjadi sasaran ernpuk bagi maskoki. Tanaman air berdaun panjang seperti Ballisneria sp dan Sag ittaria sp cukup aman digunakan sebagai tanaman hias. Dernikian pula dengan jenis tanaman berdaun pendek seperti Cryptocorine sp atau Echin odorus sp.

Selairi tanarnan air, batang atau ranting yang telah dikeringkan dapat digunakan sebagai hiasan untuk menambah kesan indah pada akuarium. Demikian pula dengan bonsai atau rumput-rumputan yang terbuat dan bahan plastik. Penataan tanaman air, batang atau ranting kering, maupun hiasan lainnva dan bahan plastik dilakukan sebeLum pemasangan kerikil atau koraltek\. Setelah ditata sesuai dengan keinginan, baruLah ditebarkan kerikil untuk rnenghilangkan kesan kotor dan berlumpur.

Maskoki harus diberikan ruang gerak agak luas, agar seluruh keindaha nnya dapat terlihat. OIeh karena itu penataan akuarium harus dipusatkan di bagian tengah atau belakang.

3. Penataan peralatan penunjang

Peralatan penunjang adalah peralatan yang diperlukan untuk memperlancar kegiatan di akuarium. Peralatan tersebut selain mempunyai fungsi masing-masing. juga harus dapat menambah keindahan dekorasi. Beberapa peralatan penunjang yang biasa digunakan antara lain filter, aerator, lampu neon ultra violet, heater, termometer dan tempat makanan.

Filter adalah alat untuk menyaring kotoran yang ada di air sehingga air dapat digunakan lebih lama tanpa harus terlalu sering menggantinya. Prinsip kerja filter adalah menghisap air kotor yang ada di akuarium dan mengembalikannya lagi dalam kondisi bersih.

Aerator (pompa udara) adalah alat untuk menambah oksigen ke dalam air. Dengan alat tersebut, kandungan oksigen di dalam air selalu memadai sehingga menunjang semua aktivitas ikan di kolam. Aerator sebaiknya diletakkan pada tempat yang lebih tinggi dan permukaan air di akuarium. Hal ini untuk mencegah masuknya air ke dalam aerator terutama pada saat aliran listrik sedang terputus. Biasanya, aerator diletakkan pada penutup akuarium atau di dinding rumah. Gelembung udara yang dihembuskan oleh aerator selain untuk meningkatkan kandungan oksigen dalam air, juga sering digunakan untuk menggerakkan berbagai ornamen, seperti kincir, pagoda, atau jembatan.

Untuk mempertahankan keindahan penataan akuarium, slang aerator sebaiknya dipasang di atas pasir kemudian baru ditutup dengan lapisan kerikil atau koralteks.

Lampu neon ultra violet berfungsi sebagai pengganti sinar matahari dan membantu proses fotosintesis dan tanaman air sehingga meningkatkan kandungan oksigen yang larut dalam air. Selain itu, lampu juga dapat menambah semaraknya suasana di akuarium terutama pada malam hari. Agar fungsinya maksimal, sebaiknya lampu diletakkan pada tutup akuarium.

Heater merupakan alat yang berfungsi untuk menjaga temperatur air agar selalu konstan pada suhu yang diharapkan. Untuk membantu kerja heater, akuarium sebaiknya dilengkapi dengan sebuah termomctcr. Jika temperatur air menurun, heater dapat dihidupkan hingga temperatur air kembali seperti semula. Agar tidak mengurangi keindahan. heater sebaiknya diletakkan di bagian belakang sedangkan termometer diletakkan di kaca bagian depan agar mudah dibaca.

Penggunaan tempat makanan merupakan tindakan yang tepat untuk melokalisasi makanan sehingga tidak mencemari air. Tempat makan ini berbentuk persegi atau kerucut dan biasanya ditempel pada dinding sebelah samping kin atau kanan.

C. PEMELIHARAAN MASKOKI

Setelah penataan selesai, akuarium segera diisi air hingga mencapai ke dalaman 80 persen dan tinggi akuarium dan kemudian dibiarkan selama 24 jam.

Sehari kemudian, maskoki baru dimasukkan ke dalam akuarium secara hati-hati. Jumlah maskoki yang dimasukkan jangan terlalu banyak agar tidak berdesak-desakan. Sebagai patokan, untuk akuarium berukuran 120 X 60 X 60 cm dapat dihuni sebanyak 15 ekor.

Sebelum memasukkan maskoki, teteskan aquadin ke dalam air untuk mencegah pertumbuhan lumut di kaca. Sebab lumut sering menghalangi pandangan untuk mengamati keindahan maskoki. Selain menggunakan aquadin, pembasmian lumut dapat dilakukan dengan menggunakan siput air atau ikan sapu-sapu (Hypostomus plecostornus).

Sebaiknya askoki yang dipelihara di akuarium diberi makan berupa cacing, kutu air, ulat hongkong atau makanan hidup lainnya. Pemberian makanan buatan seperti pelet atau wafer cenderung akan membuat keruh air di akuarium.

Bagikan Artikel Ini Ke Teman Anda.

Facebook Twitter Google+

Tentang Penulis

Penulis banyudadi
Diposkan oleh :

Banyudadi adalah penyedia dan penyalur benih ikan air tawar, seperti: Gurame, Lele, Nila, Bawal, Patin, Ikan mas, Graskap, Tawes, Nilem, Gabus dan juga beberapa jenis ikan hias seperti: Koi, cupang, Komet, dll yang dihasilkan dari produksi para kelompok-kelompok petani perikanan yang terdaftar di Dinas Perikanan Prop. DI. Yogyakarta maupun Dinas Perikanan se-Kab. di DI. Yogyakarta.

Baca Juga Artikel Ini

Leave a Reply

Your email address will not be published.