Membuat Pakan Ikan Lele Sendiri

Makanan ikan lele dapat di peroleh dari lingkungan sekitar budidaya. Di alam ataupun lingkungan budidaya, ia dapat memanfaatkan plankton, cacing, ensekta, udang-udang kecil dan mollusca sebagai makanannya. Untuk usaha budidaya, pengguanaan pakan komersil (pellet) sangat dianjurkan karean berpengaruh besar terhadap peningkatan efisiensi dan produktivitas. Selain itu pemberian pellet juga mempermudah kinerja petani karena lebih praktis.

Membuat Pakan Lele Sendiri

Jumlah makanan yang diberikan sebaiknya sebanyak 2-5%/hari dari berat total ikan yang ditebarkan dikolam. Cara menghitungnya dapat dilakukan dengan mengambil sempel beberapa lele kemudian ditimbang.

Pakan kadangkala menjadi salah satu kendala dalam pembudidayaan ikan lele. Kendala tersebut disebabkan karena tingginya biaya pakan yang berkisar antara 60-70% dari total biaya produksi. Tingginya biaya pakan ini disebabkan oleh semakin meningkatnya harga tepung ikan (fish meal) yang merupakan sumber utama protein pakan ikan lele.

Berdasarkan kondisi tersebut, maka diperlukan upaya pengembangan pakan berbahan baku sumber protein lokal yang mudah diperoleh dan memiliki kandungan nutrisi yang sesuai sebagai pengganti tepung ikan. Salah satu bahan baku sumber protein yang dapat dijadikan alternatif dalam pembuatan pakan buatan adalak kiambang (Lemna minor).

Kiambang memiliki kandungan protein sekitar 25-45%, karbohidrat 14,1-43,6%, lemak 4,4% dan serat 8-10% daro total berat tubuh.

Selain itu, komposisi makanan buatan dapat diperoleh dari mencampur dedak halus dan ikan rucah dengan perbandingan 1:9. Selain itu, lele juga dapat diberi makanan campuran dari dedak halus, berkatul, jagung dan bekicot. Perbandingannya 2:1:1:1. Campuran makanan tersebut dapat dibuat berbentuk pellet.

Kandungan protein dan lemak yang terdapat dalam pakan ikan berbeda-beda. Oleh karena itu, setiap pembudidaya harus mengetahui kandungan protein dalam berbagai bahan pakan untuk membuat pelet. Berikut adalah tabel kandungan protein, lemak, dan serat dalam beberapa bahan pakan ikan.

Nama BahanProteinLemakSerat
Tepung Teri63.714.213.6
Tepung Udang47.478.954.49
Tepung Darah80.855.610
Tepung Bekicot399.331.05
Tepung Ikan62.996.013.6
Tepung Kedelai46.85.313.54
Tepung Terigu12.271.160
Dedak Halus13.32.49.4
Tepung Jagung9.83.221.76
Tepung Singkong0.850.30
Bungkil Kacang Tanah34.513.710.7
Bungkil Kelapa24.08.010
Tepung Ayam Segar15.510.210.36

Untuk mempercepat pertumbuhan dan meningkatkan efisiensi pemberian pakan, petani lele dapat mencampur makanan lele dengan probiotik. Menurut pengamatan beberapa petani dan peneliti, probiotik mampu meningkatkan efisiensi pencernaan makanan sehingga ikan lele menjadi cepat besar dan bobot bertambah.Probiotik merupakan mikroorganisme hidup yang sangat bermanfaat bagi makhluk hidup. Mikroorganisme yang terkadung pada Probiotik mampu membantu pencernaan makanan pada tubuh hewan dan manusia sehingga makanan yang mengandung probiotik akan mampu dicerna dan diserap tubuh dengan baik.Selain itu probiotik mampu meningkatkan kekebalan tubuh dari serangan penyakit. Berikut ini probiotik yang dapat dicampurkan dalam makanan ikan.

Bagikan Artikel Ini Ke Teman Anda.

Facebook Twitter Google+

Tentang Penulis

Penulis banyudadi
Diposkan oleh :

Banyudadi adalah penyedia dan penyalur benih ikan air tawar, seperti: Gurame, Lele, Nila, Bawal, Patin, Ikan mas, Graskap, Tawes, Nilem, Gabus dan juga beberapa jenis ikan hias seperti: Koi, cupang, Komet, dll yang dihasilkan dari produksi para kelompok-kelompok petani perikanan yang terdaftar di Dinas Perikanan Prop. DI. Yogyakarta maupun Dinas Perikanan se-Kab. di DI. Yogyakarta.

Baca Juga Artikel Ini

One thought on “Membuat Pakan Ikan Lele Sendiri

Leave a Reply

Your email address will not be published.