Membedakan Ikan Nila Dan Mujair

Tidak sedikit orang bertanya  mana yang ikan nila mana yang mujair membedakan ikan nila dan mujair tidak lah susah jika sudah terbiasa melihat ikan. Namun, bagi orang yang jarang bermain ikan mungkin bisa saja terkecoh dengan penampilan ke dua ikan tersebut. Apalagi jika ikan nila yang berwarna hitam, bah sama persis dengan mujair 😀 .

Ke dua ikan ini termasuk jenis ikan dari keluarga Cichlidae yaitu memiliki tubuh Panjang dan tinggi. Dan kepalanya lumayan besar, mulutnya lebar dan bibirnya tebal. Sisiknya besar-besar dan kasar. Sirip punggung dan dubur mempunyai beberapa jari-jari keras yang tajam seperti duri.

Ikan ini memiliki bentuk dan rupa yang sangat mirip, sehingga benar-benar serupa namun tidak sama. Yang membedakan kedua ikan ini yaitu terletak pada garis-garis di sirip ekor dan punggung. Pada ikan nila, sirip ekornya bergaris-garis hitam tegak lurus, dan pada sirip punggungnya garis-garis hitam tersebut melintang atau tegak lurus pada sirip.

Pada sirip ekor punggung mujair tidak ada garis-garisnya. Dari segi perawakan juga bisa terlihat kalau nila dan mujair beda bentuk. Ikan nila bisa di bilang lebih montok daripada ikan mujair, gempal dan padat berisi atau dagingnya lebih tebal. Selain itu, ukuran ikan nila akan lebih besar dibandingkan ikan mujair serta pertumbuhannya lebih cepat. Penampakan dari ke dua ikan ada pada gambar di bawah ini.

Bagikan Artikel Ini Ke Teman Anda.

Facebook Twitter Google+

Tentang Penulis

Penulis banyudadi
Diposkan oleh :

Banyudadi adalah penyedia dan penyalur benih ikan air tawar, seperti: Gurame, Lele, Nila, Bawal, Patin, Ikan mas, Graskap, Tawes, Nilem, Gabus dan juga beberapa jenis ikan hias seperti: Koi, cupang, Komet, dll yang dihasilkan dari produksi para kelompok-kelompok petani perikanan yang terdaftar di Dinas Perikanan Prop. DI. Yogyakarta maupun Dinas Perikanan se-Kab. di DI. Yogyakarta.

Baca Juga Artikel Ini

7 thoughts on “Membedakan Ikan Nila Dan Mujair

  1. Mas Anto

    Samsi Juwari

    permisi mas anto,saya ada sedikit pertanyaan yg membuat saya bingung.
    saya ada kolam P 8m / L 6m dan kedalaman 1m .
    tapi tidak ada saluran irigasi,

    nah,apakah kolam itu bisa digunakan untuk pembesaran nila atau bawal?
    sedangkan,apa benar nila/bawal itu harus di air yg bergerak..?
    kolam saya tidak ada irigasi,jadi sirkulasi air terjadi karena hujan atau dari diesel,itu pun jika ketinggian air sudah mulai rendah.

    terima kasih

    Reply
    1. Mas Anto

      Hendra

      Bisa saja mas untuk budidaya nila atau bawal, plaing tidak ada pergantian air seminggu sekali.

      Reply
  2. Mas Anto

    Wira

    Ada jual bibit nila larasati?
    Saya mau beli ukuran 6-8.
    Bisa saya hubungi di nomor tlpn berapa?
    Karena tlpn yg tertera di website ini tidak bisa terhubungi.

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published.