Manfaat Ikan Mujair Untuk Kita

Ikan mujair merupakan sumber protein hewani. Pengembangan ikan mujair bertujuan untuk menghasilkan mujair murah, mudah dan terjangkau oleh daya beli masyarakat banyak. Dengan harganya yang murah dan budidayanya yang mudah di kolam-kolam pekarangan, diharapkan masyarakat lebih banyak makan ikan. Hal tersebut penting untuk memperbaiki mutu gizi makanan masyarakat, karena ikan merupakan sumber protein yang bermutu tinggi.

Protein sangat dibutuhkan oleh pertumbuhan dan pemeliharaan tubuh, serta mengembangkan daya pikir dan tingkat kecerdasan. Apabila badan diibaratkan sebagai sebuah mobil yang memerlukan bensin supaya bisa berjalan, makanan yang mengandung zat pati (seperti nasi uduk, ketan hitam, roti bumbu dan sebagainya), yang kita makan sehari-hari dapat dianggap sebagai bensinnya. Protein (seperti telur mata sapi, susu bubuk dan daging) serta beberapa mineral, dianggap sebagai chassis, roda-roda dan suku cadang lain. Vitamin dan mineral, diibaratkan sebagai oli pelumas dan loncatan listrik dalam busi yang menyalakan bahan bakar bensin. Nilai kalori vitamin dan mineral, tidak begitu berarti, tetapi kehadirannya diperlukan secara mutlak, supaya proses pembakaran menghasilkan tenaga yang teratur dan lancar. Jadi, merek mobil “tubuh”, bisa berjalan lancar.

Selain untuk dimakan sendiri, apabila hasil panen berlebih, ikan mujair dapat dijual di pasar. Dengan demikian, ikan mujair dapat menambah penghasilan. Dengan adanya kegiatan memelihara dan menjual ikan, tercipta lapangan kerja baru.

Ikan mujair dapat dihasilkan secara besar-besaran dalam waktu yang singkat. Sebab, dalam usahanya mencari makan, ia langsung mengubah bahan makanan alami yang tidak diperlukan manusia seperti ganggang hijau, cacing air dan larva serangga dalam air menjadi daging.

Ikan mujair merupakan ikan yang paling murah “ongkos pemeliharaannya” dan amat digemari. Harganya pun tidak mahal.

Ikan mujair mudah dipelihara. Teknologi pemeliharaan dan sarana prasarana tidak terlalu sulit bagi petani ikan untuk mendapatkannya, serta risiko kerugian yang bakal ditanggung petani ikan mujair akibat budidaya ikan mujair ini kecil sekali.

Ikan mujair mudah beradaptasi pada perubahan kondisi lingkungan. Dengan demikian, pemeliharaan ikan mujair memiliki risiko yang tidak terlalu besar jika terjadi perubahan kondisi lingkungan, seperti risiko kerugian akibat perubahan kondisi lingkungan dan cuaca.

Bagikan Artikel Ini Ke Teman Anda.

Facebook Twitter Google+

Tentang Penulis

Penulis banyudadi
Diposkan oleh :

Banyudadi adalah penyedia dan penyalur benih ikan air tawar, seperti: Gurame, Lele, Nila, Bawal, Patin, Ikan mas, Graskap, Tawes, Nilem, Gabus dan juga beberapa jenis ikan hias seperti: Koi, cupang, Komet, dll yang dihasilkan dari produksi para kelompok-kelompok petani perikanan yang terdaftar di Dinas Perikanan Prop. DI. Yogyakarta maupun Dinas Perikanan se-Kab. di DI. Yogyakarta.

Baca Juga Artikel Ini

Leave a Reply

Your email address will not be published.