Kolam Terpal Alas Sekam Untuk Ikan Gurame

Salah satu cara yang di lakukan oleh Bpk wagiran warga kulon progo tentang Gurame sehat dengan kolam terpal alas sekam, alas sekam yang digunakan pada kolam terpal di yakini akan dapat menjaga dan menstabilkan suhu di kolam terpal dan ini sangat baik bagi perkembangan ikan gurame. Sekam adalah bekas kulit padi yang sudah di kupas atau di selep.

Ingin pesan benih gurame dengan kualitas yang sudah teruji klik di sini.

Kolam terpal alas sekam untuk gurame

Kolam terpal alas sekam untuk gurame

Fluktuasi suhu adalah salah satu kunci dalam membudidayakan ikan gurame, di sebabkan kalau suhu sering berubah dan terlalu cepat berubah. Maka ikan pun akan mengalami masalah, seperti gampang terkena stress, rawan terkena penyakit, suhu sangat penting perannya dalam budidaya maka harus di jaga keseimbangannya.

Untuk meredam fluktuasi suhu air kolam dan sekaligus menjaga suhu air kolam agar tetap pada kisaran ideal, Wagiran dkk menggunakan alas sekam di kolam terpal tempat gurame dibudidayakan. Saat kolam dibuat, terlebih dulu sekam dihamparkan sebagai alas terpal.

Menurut pengalaman Wagiran, ketebalan sekam yang dihamparkan tidak sama, tergantung ketinggian tempat budidaya gurame, tempat budidaya gurame yang berada di ketinggian hingga 500 meter dari permukaan laut membutuhkan ketebalan sekam sekitar 10 cm, sedangkan lokasi yang berada pada ketinggian 500-800 meter dari permukaan laut, ketebalan sekamnya sekitar 15-20 cm.

Untuk proses pembusukan sekam pada musim kemarau, wagiran dkk menyiram sekam tersebut, alas sekam tersebut perlu disiram setiap satu minggu sekali. Tujuannya adalah agar terjadi proses pembusukan sekam, proses pembusukan sekam inilah yang kemudian menghasilkan panas sehingga suhu air di dalam kolam tetap hangat dan berada pada kisaran ideal untuk budidaya gurami.

Bagikan Artikel Ini Ke Teman Anda.

Facebook Twitter Google+

Tentang Penulis

Penulis banyudadi
Diposkan oleh :

Banyudadi adalah penyedia dan penyalur benih ikan air tawar, seperti: Gurame, Lele, Nila, Bawal, Patin, Ikan mas, Graskap, Tawes, Nilem, Gabus dan juga beberapa jenis ikan hias seperti: Koi, cupang, Komet, dll yang dihasilkan dari produksi para kelompok-kelompok petani perikanan yang terdaftar di Dinas Perikanan Prop. DI. Yogyakarta maupun Dinas Perikanan se-Kab. di DI. Yogyakarta.

Baca Juga Artikel Ini

Leave a Reply

Your email address will not be published.