Kiat Sukses dan Inovasi Kolam Pemancingan

Diposkan oleh : / On Budidaya

Salah satu kawasan yang ideal untuk mengembangkan bisnis pemancingan adalah :

Kawasan itu terkenal sebagai kawasan dengan banyak badan air, mulai dari sungai, rawa, sampai situ. Banyaknya sungai dan situ merupakan surga bagi para pemancing untuk menyalurkan hobinya sehingga bila ingin memulai bisnis pemancingan disini sudah bisa dipastikan biaya marketing, promosi dan branding akan cukup rendah karena para pemancing akan datang dengan sendirinya.

Kiat Sukses Kolam Pemancingan

Selain memancing langsung di alam, Anda membuat kolam pemancingan yang dikhususkan untuk keluarga. Di tempat pemancingan peluang mendapat ikan lebih besar sehingga para pemancing akan tertarik untuk memancing bersama keluarganya terutama bila dilokasi tersebut disediakan dapur atau alat memasak hingga ikan dapat langsung dimasak dan disantap bersama keluarga. Di lokasi pemancingan keluarga, Anda juga dapat mebuat kursus kilat yang mengajarkan cara memancing pada anak-anak yang masih kecil.

Lokasi pemancingan ini melakukan inovasi dengan membuat restoran yang dilengkapi dengan beberapa satwa liar yang unik serta kebun bibit yang menjual sekitar 500 jenis tanaman bunga dan buah.

Pengelola bias telantar menjadi kolam pemancingan berukuran 20 meter x 120 meter. Kedalaman kolamnya mencapai lima meter. Kolam dilengkapi dengan 70 bangku memancing, belasan saung, dan dua saung terapung. Di setiap saung disiapkan jaket penyelamat agar pemancing tidak tenggelam jika terpeleset ke dalam kolam terutama anak-anak yang belum bisa berenang.

Ikan yang dibudidayakan adalah ikan mas, patin, lele, nila, gurame, dan bawal. Ada juga ikan mujair yang terbawa aliran kali. pengelola melakukan inovasi bisnis untuk mengundang para pemancing melakukan word of mouths marketing yang lagi populer dengan menerapkan ada tiga jenis sistem memancing, yaitu :

  1. Memancing sistem kiloan
  2. Memancing sistem tarikan
  3. Memancing sistem jackpot.

Memancing Sistem Kiloan

Untuk memancing kiloan, setiap pemancing harus membeli setiap ikan yang terpancing dengan harga Rp 20.000 sampai Rp 40.000 per kilogram.

Memancing Sitem Tarikan

Untuk memancing tarikan, setiap alat pancing atau joran dikenai tarif Rp 60.000 per empat jam. Ikan yang didapat boleh dilepas lagi dan tidak perlu dibeli.

Memancing Sistem Jackpot

Memancing jackpot hampir seperti memancing tarikan, tetapi difokuskan untuk mengejar ikan yang beratnya di atas lima kilogram. Dengan tarif Rp 100.000 per empat jam, pemancing berhak dapat hadiah Rp 116.000 jika memperoleh ikan di atas lima kilogram alias jackpot.

Kolam pemancingan harus melakukan inovasi bisnis yang lain dari biasanya yaitu dengan membuat tiga empang, yaitu empang harian, empang sewa, dan empang lomba. Empang harian adalah empang yang dipakai pemancing setiap hari, empang sewa khusus untuk rombongan pemancing yang menyewa empang, dan empang lomba galatama untuk lomba yang digelar setiap hari Minggu dan Rabu dengan hadiah total Rp 5 juta untuk empat pemenang. Anda dapat memilih waktu sesuai dengan keinginan. Jadi, jangan ragu, ayo mari segera mulai berbisnis kolam pemancingan !

Jika kita bisa melihat peluang dan prospeknya, bisnis kolam pemancingan bisa menjadi bisnis yang menggiurkan dan dapat menghasilkan keuntungan yang cukup lumayan. Pengelolaan bisnis kolam pemancingan ini relatif cukup mudah dan persaingannya tidak terlalu ramai. Kolam pemancingan banyak sekali penggemarnya mulai saja dari penggemar mancing, keluarga yang butuh rekreasi, anak-anak muda, orang yang senang hobi memancing dan banyak lagi kalangan lain yang meminatinya. Lantas apa yang harus dipersiapkan untuk memulai usaha ini ?

Untuk kiat sukses berbisnis kolam pemancingan ikan maka yang harus disiapkan adalah kita harus memliki tempat usaha yang cukup luas. Bisa saja kita bekerjasama dengan pemilik lahan dan menerapkan sistem sewa. Kalau bisa lokasi mudah dijangkau dan berada di tempat strategis untuk memudahkan konsumen melihat dan mendatangi tempat kita. Bisa saja kita membeli kolam jadi ataupun kalau tidak kita bisa membuat kolam terlebih dahulu. Setelah ada beberapa kolam maka kita bisa mengisi bibit ikan antara lain ikan mas, bawal, gurame, patin ataupun nila. Oke mari kita runut prospek dari peluang usaha bisnis kolam pemancingan di bawah ini.

A.  Modal dasar :

  • Untuk menggeluti usaha ini dibutuhkan lahan yang cukup luas. Untuk itu Anda bisa mencoba bekerjasama dengan orang yang memiliki lahan kosong yang belum digarap. Dari sana lantas dibangun empang atau kolam ikan.
  • Isi kolam dengan ikan. Biasanya yang diisikan adalah ikan mas, bawal, gurameh, nila, patin atau lainnya. Untuk mendatangkan ikan ini Anda bisa mendatangi pembibitan ikan. Biayanya sangat variatif tergantung jenis dan besar rata-rata ikan tersebut. Perhitungkan juga biaya untuk pemeliharaan ikan seperti pembelian pelet sebagai makanan ikan. Ongkos ini biasanya berkisar 30%-40% dari nilai jual ikan hasil pancingan.
  • Karyawan yang diperlukan di sini adalah seorang penjaga kolam dan penaksir berat ikan. Namun bisa juga ditambah tukang masak ikan jika Anda juga melayani pemasakan ikan langsung di tempat.
  • Untuk mendapatkan pemancing, Anda bisa menyebarkan brosur di perumahan atau perkampungan. Bisa juga Anda mengadakan lomba mancing setiap minggu atau sebulan sekali. Ini cukup efektif mendatangkan para pemancing.

B. Persiapan :

Sebenarnya usaha ini tak terlalu sulit dikembangkan. Asal Anda cukup jeli, pasar penggemar mancing itu cukup terbuka. Untuk menarik pengunjung, sesekali adakan lomba man­cing. Sewakan juga alat pancing dan jual pakan ikan untuk memancing. Jika perlu, siapkan juga tukang masak untuk memasak ikan bagi pemancing yang ingin segera menikmati hasil tangkapannya.

 

C. Proyeksi pendapatan :

Usaha seperti ini biasanya (misalnya) mematok tarif Rp 25 ribu -Rp 50 ribu untuk pengunjung yang memancing seharian penuh, Rp 15 ribu buat yang setengah hari mancing. Harga ini bisa juga dipengaruhi jenis ikan yang ada di kolam pemancingan. Sedangkan untuk pemancing yang memilih kolam kiloan, dihitung berdasar jumlah kilogram ikan yang didapat, misalnya Rp 13 ribu untuk 1 kg ikan emas dan Rp 14 ribu untuk 1 kg ikan patin. Harga ikan ini pun sangat variatif tergantung daerah yang bersangkutan.

Kemudian, jika Anda membuka tempat sekaligus untuk memasak ikan, hasilnya bisa menjadi lebih berlipat. Oya tarif di atas nilainya relatif (mungkin bisa sedikit lebih mahal.

Bagikan Artikel Ini Ke Teman Anda.

Facebook Twitter Google+

Tentang Penulis

Penulis banyudadi
Diposkan oleh :

Banyudadi adalah penyedia dan penyalur benih ikan air tawar, seperti: Gurame, Lele, Nila, Bawal, Patin, Ikan mas, Graskap, Tawes, Nilem, Gabus dan juga beberapa jenis ikan hias seperti: Koi, cupang, Komet, dll yang dihasilkan dari produksi para kelompok-kelompok petani perikanan yang terdaftar di Dinas Perikanan Prop. DI. Yogyakarta maupun Dinas Perikanan se-Kab. di DI. Yogyakarta.

Baca Juga Artikel Ini

5 thoughts on “Kiat Sukses dan Inovasi Kolam Pemancingan

  1. Mas Anto

    poltak

    Saya tertarik untuk membuat kolam pemancingan, cuma pertanyaan saya 1.apakah ikan pada kolam tarikan setelah dilapas kembali tidak mati atau sakit?
    2.untuk sewa alat pancing , bahaimana dengan resoko rusak.
    3. Kalau pesan bibit nila yang sdh dijantankan semua dgn ukuran 3-5 cm dan di kirim ke manokwari, butuh biaya berapa?
    Trimakasih.

    Reply
    1. Mas Anto

      Mas Anto Pembuat Artikel

      Pertanyaan anda anda akan di jawab rinci jika melalui telepone mas.

      Reply
  2. Mas Anto

    diah

    kalau saya punya lahan sawah di belakang rumah seluas 500m2. apa bisa buat usaha pemancingan? di daerah Subang. tks.

    Reply
    1. Mas Anto

      Hendra

      Sangat bisa mas, jika modal untuk persiapan alat alatnya sudah siap kenapa tidak. Sperti pembuatab gubuk.

      Reply
  3. Mas Anto

    iwan

    bagai mana cara mengobati luka pada kulit ikan lele dan penyebab kematian pda kolam pemancingan?

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published.