Kandungan Gizi Ikan Nila

Konsumsi ikan nila yang tinggi ini cukup beralasan. Pasalnya, ikan merupakan salah satu bahan makanan yang mengandung protein tinggi. Di beberapa negara, ikan nila, khususnya nila merah banyak digunakan untuk pengganti atau subsitusi ikan kakap merah. Sementara di Eropa, ikan nila juga mulai digunakan sebagai sumber protein pengganti daging saoi sejak mewabahnya penyakit sapi gila, virus H5N1, dan H1N1.

Manfaat Ikan Nila Untuk Kesehatan

Seperti yang anda lihat pada data di atas, ikan nila memiliki kandungan protein yang tinggi tetapi rendah lemak bahkan tidak mengandung karbohidrat sehingga cocok untuk diet. Ikan nila dikenal sebagai ikan abad 21 yaitu makanan berprotein tinggi dan tidak mengandung karbohidrat. Ikan nila tidak mengandung omega -3 sebanyak ikan mas atau salmon, tetapi ikan nila merupakan pilihan yang baik jika dibandingkan daging ayam atau daging sapi apalagi daging babi.
Cara memasak ikan nila yang paling baik adalah dengan cara dipanggang atau dikukus. Hal ini dilakukan untuk mengurangi lemak total dalam makanan. Ingatlah bahwa cara memasak ikan nila dapat merubah kandungan nutrisi yang terkandung di dalamnya.

 Pertumbuhan dan Pengembangan :

Salah satu aspek yang paling penting dari ikan nila adalah kandungan proteinnya yang tinggi.(lebih dari15 % dari kebutuhan harian perporsi). Protein merupakan bagian penting dari diet kita terutama protein hewani, karena dapatdipecah secara enzimatis menjadi asam amino komposit, dan disusun kembali menjadi protein yang dapat digunakan dalam tubuh manusia. Protein secara langsung terkait dengan pertumbuhan dan perkembangan organ, membran sel, dan otot. Terutama bagi anak-anak, kecukupan mengkonsumsi protein untuk memastikan perkembangan yang optimal. Protein hewani dari ikan nila sangat bermanfaat untuk pertumbuhan otot, perbaikan sel, dan aktivitas metabolisme berbagai organ yang tepat.

Berat Badan :

Tidak seperti kebanyakan produk hewani lainnya, ikan nila tinggi protein tapi rendah kalori dan lemak. Ini bisa menjadi cara yang baik untuk mengurangi asupan kalori Anda, sementara masih memberikan tubuh Anda semua nutrisi yang diperlukan. Ikan Nila atau mujaer seringkali menjadi makanan pilihan untuk orang yang mencoba menurunkan berat badan, tanpa harus tersiksa oleh diet ketat.

Kesehatan Tulang:

Salah satu mineral yang paling menonjol yang ditemukan dalam ikan nila adalah fosfor. Fosfor merupakan mineral penting bagi kesehatan manusia, karena bagian penting dari perkembangan dan pertumbuhan materi tulang. Mineral ini juga merupakan elemen penting untuk pemeliharaan gigi dan kuku, menjaga tetap kuat dan tahan lama sampai usia tua. Fosfor dapat membantu untuk mencegah osteoporosis, atau penurunan kepadatan mineral tulang, yang sering dialami orang seiring bertambahnya usia.

Kesehatan Jantung :

Nila dan mujaer adalah sumber omega – 3 , yang secara langsung terkait dengan penurunan kadar kolesterol dan trigliserida dalam sistem kardiovaskular manusia. Ada beberapa kontroversi tentang ikan yang pada umumnya tinggi kolesterol LDL, namun penelitian telah menunjukkan bahwa efek menguntungkan omega-3 lebih besar daripada risiko yang bisa dihadirkan oleh omega -6.  Asam lemak Omega- 3  membantu mencegah aterosklerosis, serangan jantung, dan stroke. Kalium yang juga ditemukan pada ikan nila juga merupakan vasodilator, dan bersifat mengurangi tekanan darah.

Kesehatan Otak :

Kalium dan omega – 3 yang ditemukan pada ikan nila terkait dengan peningkatan kekuatan otak dan fungsi neurologis. Kalium akan meningkatkan oksigenasi ke otak, dan juga sangat penting untuk keseimbangan cairan tubuh, yang memfasilitasi respon gugup dan deposisi hara di bagian tubuh yang tepat, termasuk otak .

Berikut tabel kandungan gizi ikan nila pada berbagai macam strain , di antaranya BEST, Nirwana ,Gesit dan red NIFI.

Kandungan Gizi Ikan Nila

Kandungan Gizi Ikan Nila

Semoga bisa bermanfaat bagi pembaca semua..

Bagikan Artikel Ini Ke Teman Anda.

Facebook Twitter Google+

Tentang Penulis

Penulis banyudadi
Diposkan oleh :

Banyudadi adalah penyedia dan penyalur benih ikan air tawar, seperti: Gurame, Lele, Nila, Bawal, Patin, Ikan mas, Graskap, Tawes, Nilem, Gabus dan juga beberapa jenis ikan hias seperti: Koi, cupang, Komet, dll yang dihasilkan dari produksi para kelompok-kelompok petani perikanan yang terdaftar di Dinas Perikanan Prop. DI. Yogyakarta maupun Dinas Perikanan se-Kab. di DI. Yogyakarta.

Baca Juga Artikel Ini

Leave a Reply

Your email address will not be published.