Jenis-Jenis Ikan Lele

1. Lele Unggulan

Budidaya ikan lele sudah lama dikenal dan digeluti oleh masyarakat Indonesia. Selain karena rasa dagingnya yang khas, teknik budidaya yang cukup mudah menjadikan budidaya ikan lele semakin populer dari hari ke hari. Berikut adalah sedikit ulasan mengenai jenis-jenis lele unggul yang biasa  di budidayakan oleh masyarakat.

jenis ikan lele

a. Lele dumbo (Clarias gariepinus)

Kata “dumbo” yang disandang oleh Clarias gariepinus di duga berasal dari kata “jumbo” yang berarti besar. Memang, sosok lele jenis ini bisa menjadi sangat besar. Selain itu, pertumbuhannya sangat cepat jika dibandingkan dengan lele lokal. Perbandingan tingkat pertumbuhan lele dumbo dengan lele lokal dapat dilihat pada tabel dibawah.

UmurLele DumboLele Lokal
2 hari1.2-3 mg/ekor0.2-2 mg/ekor
5 minggu10-15 g/ekor1-1.5 g/ekor
12 minggu200-300 g/ekor40-50 g/ekor

Konon, menurut beberapa pakar perikanan lele dumbo yang kita kenal adalah hasil persilangan antara induk lele betina asli taiwan dengan induk lele jantan asal kenya, Afrika. Namun, literatur lain mengatakan, ikan lele dumbo merupakan lele jenis asal kenya, Afrika. Bukan hasil perkawinan silang, itu sebabnya lele dumbo memiliki nama ilmiah Clarias gariepinus, bernama sama dengan salah satu jenis lele yang hidup di Afrika.

b. Lele sangkuriang

Saat ini lahir lele jenis baru, bernama lele sangkuriang. Lele ini terbilang jenis lele unggul. Pertumbuhannya lebih cepat dibandingkan dengan lele dumbo biasa. Sebuah penelitian tentang pertumbuhan lele sangkuriang melaporkan, benih lele sangkuriang dapat mencapai panjang 5,4 cm dalam 21 hari. Padahal, diumur yang sama lele dumbo biasa rata-rata panjangnya 2,9 cm. Artinya, pertumbuhan lele sangkuriang 2 kali lebih cepat bila dibandingkan dengan benih lele dumbo biasa pada umur yang sama.

Sayangnya, benih hasil lele indukan lele sangkuriang dikembangkan khusus untuk produksi konsumsi, bukan calon indukan baru. Hal ini karena turunan yang di hasilkan oleh induk lele sangkuriang akan menurun kualitasnya. Banyak petani yang memperoleh induk lele dumbo dari hasil pemeliharaan sendiri. Petani membeli benih, kemudian setelah mencapai ukuran konsumsi lele tersebut tidak dijual melainkan dipelihara untuk menjadi calon indukan. Namun, hal ini tidak berlaku pada petani lele sangkuriang. Jika dipaksakan, akibat turunan lele sangkuriang akan menurun kualitasnya. Jika ingin menambah jumlah indukan lele sangkuriang petani harus membeli lagi ke Balai Benih Ikan.

Untuk mengetahui tingkat pertumbuhan, tingkat kelangsungan hidup dan konversi pakan ikan lele sangkuriang dibandingkan dengan lele dumbo bisa dilihat pada tabel berikut.

DeskripsiLele SangkuriangLele Dumbo
Pendederan benih umur 5-26 hari
Pertumbuhan harian29.26%20.38%
Panjang Standar3-5 cm2-3 cm
Kelangsungan hidup>80 %>80 %
Pendederan benih umur 26-40 hari
Pertumbuhan harian13.96%12.18%
Panjang Standar5-8 cm3-5 cm
Kelangsungan hidup>90%>90%
Pembesaran
Pertumbuhan harian selama 3 bulan3.53%2.73%
Pertumbuhan harian calon induk0.85%0.62%
Konversi pakan0.8-1>1

Lele sangkuriang sebenarnya merupakan lele hasil persilangan antara induk betina lele dumbo generasi kedua (F2) dan indukan jantan lele dumbo generasi keenam (F6). Induk betina (F2) merupakan koleksi yang ada di Balai Besar Pengembangan Budidaya Air Tawar (BBPBAT) Sukabumi. Induk tersebut berasal dari keturunan kedua lele dumbo yang diintroduksi ke Indonesia pada tahun 1985. Sementara itu, induk jantan (F6) merupakan sediaan induk yang ada di BBPBAT Sukabumi.

Konon, nama Sangkuriang yang disandangnya terinspirasi dari cerita rakyat jawa barat tentang kisah asmara Sngkuriang dengan ibu kandungnya sendiri, yaitu Dayang Sumbi. Hal yang mirip dengan perkawinan pada lele tersebut yang terjadi antara induk betina dengan keturunan jantannya.

c. Lele Pithon

Lain halnya dengan lele sangkuriang lele pithon lahir dari perkawinan silang antara induk betina lele eks Thailand atau lele D89F2 dengan induk lele jantan F6. Lele pithon memiliki keunggulan seperti pertumbuhannya yang cepat dan seragam, tingkat kelangsungan hidup yang tinggi dan relatif tahan terhadap penyakit.

Lelel pithon diperkenalkan dan dikembangkan oleh Teja Suwarna, Sonar Raja Jati dan Wawan Setiawan asal Pandeglang Banten. Perkawinan induk yang dirilis tahun 2004 tersebut memiliki ciri khas berupa bentuk kepala yang mirip kepala ular phiton, yakni bentuk kepala pipih memanjang dengan mulut yang kecil.

2. Jenis Lele Lain

a. Clarias alluaudi

Biasanya ditemukan di Africa:  Lakes Victoria, Kyoga, Edward, Rukwa and Tanganyika. Duri punggung (total) 0; duri punggung lunak (total):65-79; Sirip dubur lunak:57-64; vertebrata, bertulang belakang:52-55, Sirip dada tulang belakang yang bergerigi pada kedua sisi dalam dan luar (Ref.34290). Kepala berbentuk oval;moncong pendek dan sedikit bulat; mata lebih dekat ke dorsal. Oksipital ubun panjang dan berbentuk oval. Supraorbital dan dermospenoticum bergabung. Gigi pelat relatif kecil. Alat penyapu insang panjang, langsing dan telah berkembang. Suprabranchial organ berkembang baik. Bukaan saluran sensorik sekunder teratur diatur pada panggul.

b. Clarias batrachus

Ditemukan di Asia: Jawa, Indonesia. Clarias aff. batrachus dari Indocina dan Clarias aff. batrachus dari Paparan Sunda. Beberapa negara melaporkan dampak ekologis yang merugikan setelah pengenalan. FYI tukang pecel lele biasanya pake ikan ini.

c. Clarias machlareni

Clarias machlareni ialah  spesies kritis terancam punah ikan lele dalam keluarga clariidae. Endemik di danau barombi di barat kamerun. Ikan terancam karena polusi dan sedimentasi akibat kegiatan manusia, dan berpotensi juga dengan emisi besar karbon dioksida (co2) dari dasar danau (danau nyos). Ikan ini dapat tumbuh sampai 36 cm (14 in). Makanannya terutama pada pakan ikan dan serangga.

d. Clarias werneri

Ditemukan di Afrika: hampir pan-Afrika, Guinea ats dan bawah provinsi Cape mungkin juga Nogal. Asia: Jordan, Israel, Libanon, Suriah dan Turki selatan. Diperkenalkan secar luas ke bagian lain dari Afrika, Eropa dan Asia. Beberapa negara melaporkan dampak ekolagis yang merugikan setelah pengenalan.

e. Clarias macrocephalus

Ditemukan di Asia: Thailand dan Vietnam. Diperkenalakn ke China, Malaysia. Tinggal di dataran rendah lahan basah dan sungai. Ditemukan diperaiaran dangkal, air terbuka dan mampu terbaring dalam lumpur untuk jangka waktu panjang jika kolam dan danau menguap selama musim kering. Dapat bergerak keluar dari air menggunakan sirip diperpanjang. Ditemukan dalam medium berukuran besrar sungai, badan air yang tergenang termasuk kanal-kanal yang mengalir dan bidang banjir mekong. Memakan serangga air, udang dan ikan kecil muda di Thailand dan Laos, ikan ini dianggap lebih baik dan lebih bergizi dibandingkan Clarias batrachus. Dipasarkan hidup, segar dan beku, dikonsumsi digoreng, kukus dan panggang.

f. Clarias nieuhofii

Clarias nieuhofii adalah spesies ikan lele clariid. Ia memiliki distribusi yang luas di Asia Tenggara termasuk Semenanjung Malaysia, Jawa, Sumatera, Kalimantan dan Filipina. Spesies ini dapat dibedakan dari ikan lele Clarias lain, selain dari batu Clarias baru ditemukan dan Clarias nigricans, dengan badan sangat memanjang yang memberikan penampilan yang sangat mirip belut. Warna abu-abu dengan umumnya dua baris bintik-bintik putih berjalan sepanjang tubuh tepat di bawah garis lateral dan 13 atau 14 baris vertikal bintik-bintik putih tepat di atas garis.

g. Clarias gabonensis

Ditemukan di Afrika kepala agak menunjuk garis punggung, moncong agak bulat, mata terletak lebih dorsal. Oksipital ubun kecil dan berbentuk oval. Gigi pelat relatif kecil. Tulang dada yang kuat dan sedikit melengkung. Jumlah insang alat penyapu bervariasi dengan SL. Suprabranchial prgan berkembang dengan baik, hampir mengisi rongga. Bukan cabang lateral garis lateral tidak teratur.

3. Lele raksasa yang pernah ditemukan

a. Mekong Giant Catfish

Panjang: 3,2 meter

Berat: mencapai 300 kg

Ditemukan di: Thailand (sungai mekong)

b. Amazon Piraiba

Panjang: 3 meter

Berat: mencapai 270 kg

Ditemukan di: Brazil

c. Red Tail Catfish (bisa dipelihara)

Panjang: 1,5 meter

Berat: 50 kg

Ditemukan di: Amerika Selatan

d. Wels Catfish

Panjang: 3 meter

Berat: 200 kg

Ditemukan di: Eropa tengah, selatan dan timur

[jawanet-review-rating rating=”8″ bestrating=”10″]

Bagikan Artikel Ini Ke Teman Anda.

Facebook Twitter Google+

Tentang Penulis

Penulis banyudadi
Diposkan oleh :

Banyudadi adalah penyedia dan penyalur benih ikan air tawar, seperti: Gurame, Lele, Nila, Bawal, Patin, Ikan mas, Graskap, Tawes, Nilem, Gabus dan juga beberapa jenis ikan hias seperti: Koi, cupang, Komet, dll yang dihasilkan dari produksi para kelompok-kelompok petani perikanan yang terdaftar di Dinas Perikanan Prop. DI. Yogyakarta maupun Dinas Perikanan se-Kab. di DI. Yogyakarta.

Baca Juga Artikel Ini

One thought on “Jenis-Jenis Ikan Lele

Leave a Reply

Your email address will not be published.