Hama Dan Penyakit Ikan Pada Budidaya KJA

Diposkan oleh : / On Budidaya

Faktor-faktor Yang Mempercepat Perkembangan Parasit

  • Air yang kotor, pembusukan sisa-sisa makanan, pupuk, sampah dan pencemaran pestisida.
  • Penebaran ikan yang terlalu padat.
  • Daya tahan tubuh ikan yang lemah karena perawatan yang buruk, makanan kurang, kurang oksigen, perubahan suhu mendadak.
  • Masuknya benih-benih parasit melalui ikan, air, tumbuh-tumbuhan air, alat-alt perikanan, bendsa-benda lain dan binatang renik yang biasa sebagia makanan ikan.

1. Penyakit Jamur

Penyebab: Jamur Saprolegnia dan Achlya. Kedua jamur ini menyerang ikan pada luka-luka yang telah timbul lebih dulu karena penanganan yang buruk atau diserang penyakit lain.

Bentuk parasit: Parasit ini merupakan sekumpulan benang halus seperti kapas. Bagian ujung tiap helai benang tersebut membesar dan di dalamnya terkandung spora.

Daur hidup: Jamur ini dapat berkembang biak setiap 24 – 48 jam.

Tanda-tanda Ikan Terserang:

  • Tubuh ikan ditumbuhi sekumpulan benang halus seperti kapas yang berwarna putih.
  • Telur yang rusak atau mati juga ditumbuhi oleh sekumpulan benang halus berwarna putih.

Pencegahan Dan Pengobatan

  • Menjaga kebersihan kolam dan kejernihan air.
  • Hindari perlakuan yang dapat menimbulkan luka pada tubuh ikan.
  • Ikan yang terserang direndam dalam larutan Malachit grenn dengan dosis 2-3 gram/m3 air selama 30-60 menit, jika perlu pengobatan ini bisa diulang 2 – 3 kali dengan selang waktui 3 hari.

2. Penyakit White Spot

Penyebab: Binatang bersel satu bernama Ichtyopthirius multifilis. Berbentuk bulat bergerombol dalam jumlah banyak hingga terlihat sebagai titik putih.

Daur Hidup: Berlangsung selama 8-10 hari.

Tanda-tanda Ikan yang Terserang:

  • Ikan menggosok-gosokkan tubuhnya ke bagian dasar yang keras.
  • Gerakannya sangat lamban.
  • Pada kulit tubuh, sirip dan ingsang terlihat bintik-bintik putih.
  • Selaput lendir ikan yang terserang rusak, timbul pendarahan pada sirip dan insang ikan.
  • Pada penyerangan berat ikan akan nampak berkumpul dan megap-megap dipermukaan air.
Pengobatan

Ikan terserang direndam di dalam larutan Methylene Blue dengan dosis 3 gram/m3 air selama 24 jam. Atau ikan terserang direndam di dalam larutan formalin teknis dengan dosis 25 cc/m3 air selama 24 jam. Atau 250 cc/m3 air selama 15-30 menit.

  • Pengobatan tersebut dapat dilakukan 3 kali berturut-turut dengan jarak waktu 2 – 3 hari.

3. Penyakit Insang, Penyakit Bengkak dan Bisul

  • Penyebab: tiga jenis hewan kecil bersel satu yaitu:
  • Myxobolus, yang bersarang pada insang ikan dan menyebabkan penyakit insang.
  • Myxosoma, yang bersarang dalam daging ikan danmenyebabkan penyakit bengkak.
  • Thelohanellus, yang bersarang pada daging ikan dan menyebabkan penyakit bisul.

Tanda-tanda Ikan Terserang

  • Parasit pada umumnya menyerang benih ikan.
  • Pada lembar daun insang terdapat bintil berwarna putih kemerahan, mudah mati lemas.
  • Pada badan ikan disekitar punggung terjadi pembengkakan memanjang. Bagian yang membengkak tadi lembek dan bila pecah mengeluarkan nanah.
  • Pada badan ikan terdapat bisul-bisul kecil berwarna putih.
  • Gerakan ikan menjadi lemah.
Pengobatan dan Pencegahan

Kolam dimana ikan terserang penyakit dikeringkan secara total dengan memberi kapur pada dasar kolam sebanyak 200 gram/m2 selama 1-2 minggu.

Air yang masuk sebaiknya disaring (filter) dengan menggunakan bahan saringan ijuk, pasir dan kerikil.

4. Penyakit Lernea

Penyebab: Hewan udang renik copepoda yaitu Lernea cyprinacea. Tubuh seperti cacing, bagian kepala bercabang menyerupai jangkar sedang pada bagian ekornya terdapat sepasang kantong telur.

Daur Hidup: Selama hidupnya mengalami tiga perubahan bentuk yaitu Nauplius, Copepodid dan deawsa yang keseluruhannya memerlukan waktu 21 – 25 hari.

Tanda-tanda Ikan Yang Terserang

  • Dibagian badan, insang, sirip dan mata terdapat parasit yang menempel dengan kuat.
  • Sering terlihat luka atau radang pada tempat melekatnya parasit.
Pencegahan dan Prngobatan

Dicelupkan ke dalam larutan formalin teknis dengan dosis 250 cc/m3 air selama 10 – 15 menit. Ulangi 2 – 3 kali selang 2 – 3 hari berturut-turut.

5. Penyakit Kutu Ikan

Penyebab: Binatang sejenis udang renik disebut Argulus.

Bentuk pipih seperti kutu. Daur hidup berlangsung selama 30 hari.

Tanda- tanda Ikan Terserang

  • Benih maupun induk ikan menjadi kurus bahkan hingga sampai mati karena disengat dan dihisap darahnya oleh parasit tersebut.
  • Gerakan ikan menjadi lamban.
  • Kadang pada badannya terdapat bintik merah.
Pencegahan dan Pengobatan

Dicelup ke dalam larutan garam dapur (NaCl) 20 gram/liter air (2%) selama 5 menit.

6. Penyakit Cacing Insang dan Cacing Kulit

Penyebab: penyakit cacing insang Dactylogyrus dan cacing kulit oleh Gyrodactylus.

Tanda-tanda Ikan Terserang

  • Perasit ini terutama menyerang benih ikan ukuran 10-20 cm.
  • Yang diserang adalah bagian insang, kulit dan sirip.
  • Insang yang rusak menjadi luka-luka dan timbul pendarahan, akibat pernapasan terganggu.
  • Kulit menjadi berlendir banyak dan berwarna putih.
  • Ikan menjadi lemas dan bergerak lamban.
Pengobatan Dan Pencegahan
  • Direndam di dalam larutan formalin teknis dengan dosis 25 cc/m3 air selama 1 jam.

Hama Dan Penyakit Ikan Pada Budidaya Jaring Apung

Bagikan Artikel Ini Ke Teman Anda.

Facebook Twitter Google+

Tentang Penulis

Penulis banyudadi
Diposkan oleh :

Banyudadi adalah penyedia dan penyalur benih ikan air tawar, seperti: Gurame, Lele, Nila, Bawal, Patin, Ikan mas, Graskap, Tawes, Nilem, Gabus dan juga beberapa jenis ikan hias seperti: Koi, cupang, Komet, dll yang dihasilkan dari produksi para kelompok-kelompok petani perikanan yang terdaftar di Dinas Perikanan Prop. DI. Yogyakarta maupun Dinas Perikanan se-Kab. di DI. Yogyakarta.

Baca Juga Artikel Ini

Leave a Reply

Your email address will not be published.