Habitat dan sifat ikan gurame

Gurame dapat tumbuh dan berkembang pada perairan tropis maupun subtropis. Secara geografis, habitat ikan gurame tersebar di berbagai negara. Di alam bebas gurame hidup dan tumbuh di sungai-sungai atau rawa-rawa air tawar yang berada pada ketinggian antara 50-600 di atas permukaan laut. Tidak menutup kemungkinan bahwa gurame dapat hidup di air yang sedikit asin. Namun meskipun memiliki daya adaptasi yang tinggi terhadap kondisi lingkungan, gurame lenih cocok hidup di perairan air tawar.Habitat dan sifat ikan gurame

Gurame termasuk golongan ikan Labyrinthici, sebangsa ikan yang memiliki alat pernapasan insang dan insang tambahan ( Labirin ). Labirin adalah alat pernapasan berupa selaput tambahan yang berbentuk tonjolan pada tepi atas lapisan insang pertama. Pada selaput ini terdapat pembuluh darah kapiler sehingga kemungkinan gurame untuk mengambil oksigen langsung dari udara.

Bentuk tubuh yang pipih dan tinggi (compres)  serta bentuk sirip ekor setengah lingkaran merupakan ciri bahwa gurame ikan penghuni air tenang, dengan dasar perrairan yang tidak terlalu keras dan berlumpur.  Dasar kolam yang keras dapat merusak tubuh gurame ketika menggosok-gosokan tubuhnya, terutama kalau sedang mengalami sedikit stress. Sementara dasar kolam yang berlumpur mudah di aduk-aduk gurame. terutama pada waktu mencari makan yang menyebabkan pernapasan dan pengilahatan nya gurame terganggu. Suhu optimal habitat gurame berkisar 24-38c. Kandungan oksigen berlarut di perairan 3-5 ppm. Sementara derajat ke asaman (pH) berkisar 7-8.

Habitat dan sifat ikan gurame memiliki tingkat kepekaaan yang rendah terhadap senyawa-senyawa beracun di dalam air sangat menguntungkan. Kebanyakan ikan air tawar akan mati pada kadar karbondioksida (CO2) terlarut sebesar 15 ppm. Namun gurame masih mampu bertahan hidup meskipun karbondioksidanya mencapai 100 ppm. Kehidupan gurame juga tidak terganggu dengan adanya bahan beracun di dalam air seperti nitrogen dalam bentuk amoniak (NH3) atau amonium (NH4) maupun sulfida dalam bentuk asam sulfida (H2S).

Gurame juga termasuk ikan pemakan segala (omnivora). Larva gurame yang masih kecil memakan binatang retnik (retifera, infusoria, moina, daphnia) yang hidup sebagai perifiton (melayang dalam kolam air). Benih gurame lebih menyenangi larva serangga crustaceae, zooplankton, dan cacing sutra.

Setelah besar gurame lebih berkecenderungan memakan de daunan dari tumbuhan air. Pakan dan kebiasaan ikan gurame bisa berubah sesuai dengan keadaan lingkungan hidupnya. Dalam lingkungan yang berbeda, ikan lebih bergantung atau berkolerasi dengan ketersediaan makanan. Pada habitatnya panjang tubuh gurame yang berumur satu tahun mencapai panjang sekitar 15 cm, dua tahun mencapai 25 cm dan pada umur 3 tahun mencapai 30-33 cm. Pertumbuhan gurame akan berlangsung dengan cepat pada umur 3-5tahun.

Pertumbuhan wal gurame jantang lebih lambat di banding dengan pertumbuhan gurame betina, namun pada pertumbuhan selanjutnya, gurame jantan akan lebih panjang dan melebar sehingga bentuk tubuhnya terlihat pipih. Sementara gurame betina akan tumbuh tebal sehingga terlihat gemuk.

Pertumbuhan gurame di pengaruhi oleh beberapa faktor, yaitu faktor dalam dan faktor luar. faktor dalam di antaranya keturunan (genetik), seks, umur, serta parasit dan penyakit. Dalam budidaya faktor keturunan bisa di kontro. Pengontrolan keturunan dapat di lakukan dengan mengadakan seleksi untuk mencari bibit ikan yang baik. Sementara faktor luar yang berpengaruh secara dominan adalah pakan dan suhu perairan. Namun dalam keadaan extrem faktor kimia perairan juga bisa menjadi penentu keberhasilan budidaya gurame dan tentu berlaku untuk semua jenis ikan, hindari bahan kimia secara langsung.

Bagikan Artikel Ini Ke Teman Anda.

Facebook Twitter Google+

Tentang Penulis

Penulis banyudadi
Diposkan oleh :

Banyudadi adalah penyedia dan penyalur benih ikan air tawar, seperti: Gurame, Lele, Nila, Bawal, Patin, Ikan mas, Graskap, Tawes, Nilem, Gabus dan juga beberapa jenis ikan hias seperti: Koi, cupang, Komet, dll yang dihasilkan dari produksi para kelompok-kelompok petani perikanan yang terdaftar di Dinas Perikanan Prop. DI. Yogyakarta maupun Dinas Perikanan se-Kab. di DI. Yogyakarta.

Baca Juga Artikel Ini

Leave a Reply

Your email address will not be published.