Habitat Dan Kebiasaan Hidup Ikan Patin

Patin adalah ikan sungai, muara-muara sungai dan danau. Larva patin dapat hidup pada perairan sampai salinitas 5 ppt. Patin dikenal sebagai hewan nokturnal, yakni hewan yang aktif pada malam hari dan sebagai dasar tampak dari bentuk mulutnya yang agak ke bawah. Ikan ini juga suka bersembunyi di liang-liang di tepi sungai.

habitat ikan patin

Benih patin di alam biasanya bergerombol dan sesekali muncul dipermukaan air untuk menghirup oksigen langsung dari udara pada saat menjelang fajar. Kebiasaan patin ini dimanfaatkan oleh nelayan dan petani ikan dalam melakukan penangkapan benih. Kemunculan benih patin dalam jumlah besar biasanyan menjelang akhir musim hujan atau sekitar bulan April-Mei. Penangkapan benih patin biasanya menggunakan seser atau jala.

Untuk budi daya patin, media (lingkungan) yang dibutuhkan tidaklah rumit karena patin adalah golongan ikan carfish yang mampu bertahan pada lingkungan perairan yang jelek, misalnya kekurangan oksigen. Tentu saja, pertumbuhan patin dapat optimal pada lingkungan budi daya yang memenuhi persyaratan yang ideal. Walaupun patin dikenal sebagai ikan yang mampu bertahan pada lingkungan perairan yang jelek, namun ikan ini lebih menyukai perairan dengan kondisi perairan yang baik, seperti sungai dan danau yang merupakan habitat aslinya.

Karena mampu bertahan pada lingkungan perairan yang jelek, patin dapat dipelihara di kolam tadah hujan. Kolam tadah hujan adalah kolam yang mengandalkan air hujan sebagai sumber air sehingga kuantitas dan kualitas air menjadi penghambat bagi produksi ikan. Pilihannya adalah memelihara ikan-ikan yang dapat hidup pada kondisi air jelek. Artinya, patin cocok dipelihara di kolam terpal. Teknologi budi daya ikan di kolam terpal adalah salah satu alternatif bagi pengembangan budi daya ikan di lahan kritis, sempit dan sulit air. Khusus lahan kritis seperti lahan bertanah porous dan sulit air, sebaiknya memilih ikan-ikan yang dapat bertahan pada kondisi air jelek, seperti patin, lele (Clarias sp), gurami (Oshpronemus gouramy), nila (Oreochromis niloticus), tambakan (Helostoma temmincki), sepat (Trichogaster sp) dan betok (Anabas testudineus).

Bagikan Artikel Ini Ke Teman Anda.

Facebook Twitter Google+

Tentang Penulis

Penulis banyudadi
Diposkan oleh :

Banyudadi adalah penyedia dan penyalur benih ikan air tawar, seperti: Gurame, Lele, Nila, Bawal, Patin, Ikan mas, Graskap, Tawes, Nilem, Gabus dan juga beberapa jenis ikan hias seperti: Koi, cupang, Komet, dll yang dihasilkan dari produksi para kelompok-kelompok petani perikanan yang terdaftar di Dinas Perikanan Prop. DI. Yogyakarta maupun Dinas Perikanan se-Kab. di DI. Yogyakarta.

Baca Juga Artikel Ini

Leave a Reply

Your email address will not be published.