Gunungkidul Potensial Jadi Minapolitan Perikanan

Diposkan oleh : / On Budidaya

WONOSARI (KR) – Konsultan profesional yang  juga Ketua Asosiasi Perikanan Belanda bersama Yayasan Jala Guna Samodra melakukan survei di pantai selatan Gunungkidul untuk menjajaki daerah ini dikembangkan menjadi minapolitan. Dari pengamatan yang dilakukan kedua tim, Sadeng memenuhi syarat dijadikan Minapolitan dan pelabuhan.

Gunungkidul Potensial Jadi Minapolitan

Tim konsultan dari Belanda sebanyak 4 orang dipimpin C Koffeman, sedangkan dari Jala Guna Samodra dipimpin Th J Untung Santosa. Sebelum melihat dari dekat beberapa titik pantai meliputi Pantai Sadeng, Wediombo, Sundak dan Baron, tim diterima Wakil Bupati Hj Badingah SSos beserta Asekda II Ir Budi Martono dan sejumlah Kepala SKPD di ruang tamu bupati, Sabtu (28/8).

Menurut Untung Santosa, kehadiran tim dari Belanda ini untuk melakukan survei guna pengembangan kelautan dan kepariwisataan di Gunungkidul. Survei dilakukan secara konkret, efisien, efektif berupa pengumpulan data serta melihat hambatan yang ada.

Dalam survei tersebut diprioritaskan pendekatan teknis dan fakta dilapangan, sehingga pada akibatnya akan membuahkan investasi disektor kelautan dan pariwisata.

Pantai selatan Gunungkidul yang potensial yaitu Pantai Sadeng dikembangkan menjadi pelabuhan perikanan , kemudian Pantai Baron dikembangkan pelabuhan, wisata dan kuliner serta perhotelan. “Sedangkan Pantai Siung dikembangkan untuk ujicoba energi listrik dengan tenaga surya dan angin. Pantai Wediombo dan Sundak dikembangkan untuk konservasi,” kata Asekda II Ir Budi Martono.

Setelah sampai di Pantai Sadeng Kecamatan Girisubo dengan menempuh perjalanan 46 kilometer dari Wonosari, tim langsung melihat kondisi pantai yang sudah menjadi pendaratan perahu nelayan, juga melihat kapal yang baru berlabuh setelah mencari ikan dan proses pelelangan ikan. “Dari pengamatan awal, Pantai Sadeng memenuhi syarat untuk pelabuhan dan menjadi minapolitan,” kata Untung Santosa.

Koffeman menyatakan, untuk menjadi minapolitan perlu penataan baik Tempat Pelelangan Ikan, kawasan bebas dari rumah hunian serta perlu pelebaran tempat pendaratan perahu nelayan.

Bagikan Artikel Ini Ke Teman Anda.

Facebook Twitter Google+

Tentang Penulis

Penulis banyudadi
Diposkan oleh :

Banyudadi adalah penyedia dan penyalur benih ikan air tawar, seperti: Gurame, Lele, Nila, Bawal, Patin, Ikan mas, Graskap, Tawes, Nilem, Gabus dan juga beberapa jenis ikan hias seperti: Koi, cupang, Komet, dll yang dihasilkan dari produksi para kelompok-kelompok petani perikanan yang terdaftar di Dinas Perikanan Prop. DI. Yogyakarta maupun Dinas Perikanan se-Kab. di DI. Yogyakarta.

Baca Juga Artikel Ini

Leave a Reply

Your email address will not be published.