Curva Pertumbuhan Ikan Lele

Ini adalah kurva pertumbuhan yang sering terjadi di kolam kolam budidaya kita….yang tanpa kita sadari apapun nama sistem budidaya kita… Kurva ini di dapat dari ABW yang di peroleh saat kita sampling per minggu…. Kondisi kurva itu menjelaskan bagaimana sih pertumbuhan yang terjadi…sudah tepatkah keputusan kita untuk memanennya.

Kebanyakan pembudidaya memutuskan panen itu karena penampakan besar kecilnya ikan di kolam kita…tanpa tahu berapa gram berat rata rata ikan kita, tanpa tahu ikan masih masa produktif atau sudah melewati masa produktif. Bisa di lihat di gambar huruf P adalah panen “normal” yaitu panen dimana pertumbuhan ikan kita optimal. Optimal dengan maksimal beda lo. Pertumbuhan optimal ini adalah sebuah pertumbuhan ikan lele di masa puncaknya…bisa di angka 100 gram, 120 gram, 140 gram, atau di bawahnya 90 gram, 80 gram atau bahkan 60 gram, tergantung kondisi kolam kita bagaimana kita me -Manage nya.

Huruf D adalah panen Dini…Panen Dini adalah panen dimana pertumbuhannya sebenarnya masih bagus tapi sudah di putuskan panen karena terlihat ikan sudah besar besar perkiraan 1 kg isi 8-10 ekor…sekali lagi “perkiraan”… Huruf T adalah panen “TELAT “…panen telat ini adalah panen dimana sebenarnya pertumbuhan sudah berhenti tetapi di paksakan untuk meneruskan budidaya karena target penjualan ukur 8-10/kg belum tercapai…… Apa yang terjadi dengan panen panen itu :

1. Panen Normal

ketika kita ambil keputusan panen normal berrti pertumbuhan ikan kita mulai berhenti…bisa dilihat dari ABW sampling sekarang dengan sampling minggu kemarin lebih kecil atau sama dengan..walaupun sudah di treatment.  Contoh tanggal 2 sampling 90 gram, tanggal 10 sampling berat 110 gram, tanggal 17 sampling berat 108 gram, ini harusnya segera dipustuskan panen, karena pakan yang diberikan sudah tidak bisa memberikan tambahan bobot pada ikan kita, yang nanti ujungnya brpengaruh ke FCR yang tentu saja berimbas pada

keuntungan atau kerugian budidaya kita.

2. Panen dini

kadang kita merasa ikan kita cukup untuk dipanen karena perkiraan sudah masuk masa panen, tapi kembali lagi lihat di samplingnya. Misalnya ikan itu masih bisa memberikan pertumbuhan pakan yang kita berikan masih memberikan pertumbuhan di ikan kita, contoh tanggal 2 ABW 60 gram, tanggal 10 75 gram, tanggal 18 95 gram, daftar ABW ini sebenarnya bisa terbaca pertumbuhan masih normal bahkan bisa lebih besar lagi, bisa di tahan 10 – 15 hari lagi…andai pertumbuhan bisa menambah menjadi 125 gram ja, ada penambahan 30 gram, bila yang hidup dikolam kita ada 5000 ekor itu bisa menambah 150 kg, lumayan kan.

3. Panen telat .

ini biasanya terjadi pada ikan yang mempunyai pertumbuhan lambat. Pada sampling sudah diketahui kalau pertumbuhan per minggunya kurang dari standar tapi masih dipaksakan untuk mencapai ukuran konsumsi..pakan yang di berikan dipastikan tidak bisa memberikan pertumbuhan yang kita inginkan. Alhasil FCR lebih dari 1 kadang 1,5, kadang lebih, yang lebih parah lagi populasi berkurang karena pakan disengaja irit atau tidak sengaja irit karena kondisi lingkungan kolam. Inti dari ini adalah sangat pentingnya sampling dan pencatatan baik pertumbuhan dan pakan di kolam kita, kadang ini sebagian orang menganggap terlalu aneh aneh atau ribet, tapi sbenarnya sangat berguna. Budidaya adalah budidaya, bukan sebuah permainan apalagi kerja dengan sistem gambling, disini membutuhkan usaha dan bekerja keras. Semoga terus maju perikanan Indonesia, dan semoga sukses buat petani lele seluruh Indonesia…..

Bagikan Artikel Ini Ke Teman Anda.

Facebook Twitter Google+

Tentang Penulis

Penulis banyudadi
Diposkan oleh :

Banyudadi adalah penyedia dan penyalur benih ikan air tawar, seperti: Gurame, Lele, Nila, Bawal, Patin, Ikan mas, Graskap, Tawes, Nilem, Gabus dan juga beberapa jenis ikan hias seperti: Koi, cupang, Komet, dll yang dihasilkan dari produksi para kelompok-kelompok petani perikanan yang terdaftar di Dinas Perikanan Prop. DI. Yogyakarta maupun Dinas Perikanan se-Kab. di DI. Yogyakarta.

Baca Juga Artikel Ini

Leave a Reply

Your email address will not be published.