Cara Memijahkan Induk Ikan Lele

Induk ikan lele dumbo jantan dan betina yang sudah diseleksi atau dipilih dengan tepat yang siap pijah di lepaskan ke dalam bak pemijahan. Ukuran induk ikan lele yang dipijahkan harus seragam dan seukuran atau beratnya sama. Kalau induk jantan mempunyai berat 500 gram per ekor maka induk betina juga harus 500 gram per ekornya.

Induk ikan lele dumbo di lepas pada bak pemijahan yang telah disiapkan sekitar pukul 15.00 sore. Agar induk ikan lele dumbo yang sedang dipijahkan tidak meloncat keluar, bagian atas bak pemijahan di tutup menggunakan papan, triplek atau bilah bambu. Induk ikan lele akan berpijah pada malam hari menjelang pagi hari, biasanya antara pukul 24.00 – 04.00.

Selama proses pemijahan berlangsung, secara ber-samaan induk ikan lele betina akan mengeluarkan telur dan induk ikan lele jantan mengeluarkan sperma nya. Pembuahan akan terjadi di luar tubuh induk atau di dalam air.

Memijahkan lele dengan suntik hormon

Memijahkan (mengkawinkan) induk ikan lele dumbo dengan hormon dilakukan tidak hanya mengandalkan manipulasi lingkungan. Manusia lebih banyak ikut campur di dalamnya.

Salah satu kegiatan pokok atau kegiatan inti yang dilakukan pada pemijahan dengan disuntik hormon ini adalah induk-induk ikan lele yang akan dipijahkan (di kawinkan), baik jantan maupun betina, dirangsang terlebih dahulu menggunakan hormon melalui penyuntikan. Hormon yang digunakan untuk merangsang ikan lele dumbo agar memijah adalah hormon alamiah (dari kelenjar hifofisa) dan hormon sintetis (buatan).

Hormon alamiah ini diambilkan dari kelenjar hipofisa yang terletak di bagian bawah otak kecil ikan. Setiap ikan (juga makhluk bertulang belakang lainnya) mempunyai kelenjar hipofisa yang terletak di bawah otak kecil. Kelenjar hipofisa ini hanya sebesar butir kacang hijau bahkan lebih kecil.

Untuk penyuntikan ikan lele dumbo diperlukan kelenjar hipofisa yang diambil dari donor, sedangkan penerimanya disebut resipien. Sebagai donor dapat dipilihkan dari ikan lele dumbo, ikan mas atau ikan lele lokal. Hormon yang berasal dari ikan jenis lain tidak cocok untuk ikan lele dumbo.

Banyaknya kelenjar hipofisa yang perlu disuntikan kepada induk ikan lele dumbo adalah 1 dosis. Artinya, seekor ikan lele dumbo yang beratnya 0,5 kg, misalnya, memerlukan kelenjar hipofisa yang berasal dari donor (ikan lele, ikan mas) yang berat badannya 0,5 kg. Sebagai ikan donor sebaiknya dipilihkan ikan yang sudah dewasa.

Selain menggunakan hormon alamiah (hipofisa), penyuntikan juga dapat memakai homon sintetis (buatan). Hormon sintetis (buatan) kini dapat di beli di toko-toko obat perikanan, yaitu hormon yang disebut Ovaprim. Namun, hormon buatan ini cukup mahal karena harus di impor dari luar negeri. Ovaprim berbentuk cairan yang disimpan dalam ampul. Satu ampul berisi 10 ml. Dosis pemakaiannya 0,3 – 0,5 ml untuk seekor induk ikan lele yang beratnya 1 kg. Induk ikan lele yang beratnya 0,5 kg berarti memerlukan hormon Ovaprim 0,15 – 0,25 ml saja.

Penyuntikan menggunakan hormon Ovaprim lebih praktis sebab hormon sudah berupa larutan sehingga tinggal disuntikan saja. Hormon sisa di dalam ampul dapat disimpan dalam tempat teduh (suhu kamar), tidak perlu di dalam lemari pendingin.

Persyaratan agar penyuntikan hormon dapat efektif maka induk ikan lele harus sudah mengandung telur yang siap untuk memijah (kawin). Apabila kondisi induk ikan lele tidak dalam keadaan mengandung telur, tentu injeksi hormon yang dilakukan tidak akan efektif (tidak berhasil).

Urutan pekerjaan memijahkan induk ikan lele dumbo secara semi-intensif adalah sebagai berikut :

1. Siapkan bak pemijahan

a). Bersihkan dan keringkan bak yang hendak digunakan untuk pemijahan.

b). Cuci dan jemur kakaban sebanyak cukup dapat menutupi 75% dalam bak.

c). Isi bak pemijahan dengan air bersih setinggi 40 cm.

d). Masukan kakaban dalam bak pe-mijahan. Di atasnya ditindih dengan pemberat/batu agar kakaban tidak ber geser.

2. Seleksi induk ikan lele dumbo

a). Keringkan kolam pemeliharaan induk, tangkap induk ikan lele jantan dan betina.

b). Pilih induk betina yang matang telur, perutnya besar dan lunak. Bila diurut ke arah anus akan keluar beberapa butir telurnya.

c). Pilih induk jantan yang sehat dan alat kelaminnya terlihat memerah dan ujungnya runcing.

d). Pisahkan induk jantan dan betina di dalam wadah yang tersendiri sambil menunggu saat disuntik.

3. Siapkan alat dan hormon Ovaprim untuk disuntikan.
4. Timbang induk betina dan jantan, kemudian tentukan dosis Ovaprim.

a). Induk yang beratnya 1 kg, dosis hormon Ovarpim 0,3 – 0,5 ml.

b). Sedot dengan injeksi spuit sebanyak hormon yang diperlukan, misalnya 0,3 ml. Setelah itu, sedot lagi dengan jarum yang sama akuades sebanyak 0,3 ml untuk mengencerkannya.

5. Suntikan hormon ke tubuh induk ikan lele.

a). Pegang induk ikan lele dengan menggunakan kain lap atau handuk untuk menutup dan memegang kepala ikan dan memegang pangkal ekornya.

b). Suntikan hormon yang sudah disiap-kan tadi ke dalam daging induk lele di bagian punggung dengan kemiringan 45 derajat. Posisi penyuntikan bisa di sebelah kiri maupun kanan.

c) Lakukan penyuntikan secara hati-hati. Setelah obat didorong masuk, jarum di cabut secara perlahan lalu bekas suntikan ditekan dengan jari sambil di urut perlahan agar obat tidak keluar.

Setelah disuntik hormon, induk – induk ikan lele di lepaskan ke dalam bak pemijahan yang telah siapkan sebelumnya. Menurut pengalaman petani, induk ikan lele setelah disuntik selang waktu 8 – 10 jam dari penyuntikan akan memijah. Tanda induk ikan lele memijah sudah mulai berkejar-kejaran hendak memijah (kawin). Bila induk sudah tenang kembali pertanda pemijahan sudah selesai.

kakaban dalam bak

kakaban dalam bak

Penatasan Telur

Setelah induk ikan lele dumbo memijah (kawin), akan banyak telur yang keluar dari perut ikan lele betina. Telur-telur itu akan menempel pada kakaban yang telah disediakan di dalam bak pemijahan. Kakaban yang telah terisi atau tertempel dengan butiran – butiran telur diangkat atau dikeluarkan dari dalam bak pemijahan untuk dipindahkan ke bak penetasan telur.

Induk – induk ikan lele dumbo yang telah selesai memijah harus ditangkap dari bak pemijahan dan di kembalikan ke kolam pemeliharaan induk. Bak penetasan telur dapat berupa bak beton, bak kayu atau bak yang terbuat dari bahan fiber glass.

Bak penetasan telur diisi air bersih setinggi 30 cm. Air bisa berasal dari sumur pompa, sumur timba atau sumber air lainnya, yang penting air tersebut tidak mengandung kaporit atau zat kimia berbahaya lainnya.

Seluruh telur yang ditetaskan harus terendam air, ini dimaksudkan agar telur tersebut tetap basah dan hidup. Bila kering akan mati. Kakaban yang penuh dengan telur diletakkan terbalik sehingga telur menghadap ke dasar bak. Dengan demikian telur akan terendam air seluruhnya.

Telur ikan lele dumbo yang telah dibuahi (masuknya sel sperma ke dalam sel telur) berwarna bening atau kuning cerah kecoklatan, sedangkan telur yang tidak dibuahi berwarna putih susu. Di dalam proses penetasan telur diperlukan suplai oksigen yang cukup. Untuk memenuhi kebutuhan akan oksigen terlarut dalam air, setiap bak penetasan di pasang sistem aerasi. Aerasi adalah gerakan air dalam bak yang ditimbulkan oleh alat yang namanya aerator. Gerakan air tersebut akan mengikat udara bebas yang ada dipermukaan air sehingga kandungan oksigen dalam air akan tercukupi.

Telur akan menetas tergantung dari suhu air bak penetasan dan suhu udara. Jika suhu semakin hangat, telur akan menetas semakin cepat. Suhu yang baik untuk penetasan telur adalah 25 – 28 derajat celcius. Jika suhu air rendah telur menetas semakin lama. Telur ikan lele dumbo akan menetas menjadi larva antara 17 – 24 jam dari saat pemijahan.

Bagikan Artikel Ini Ke Teman Anda.

Facebook Twitter Google+

Tentang Penulis

Penulis banyudadi
Diposkan oleh :

Banyudadi adalah penyedia dan penyalur benih ikan air tawar, seperti: Gurame, Lele, Nila, Bawal, Patin, Ikan mas, Graskap, Tawes, Nilem, Gabus dan juga beberapa jenis ikan hias seperti: Koi, cupang, Komet, dll yang dihasilkan dari produksi para kelompok-kelompok petani perikanan yang terdaftar di Dinas Perikanan Prop. DI. Yogyakarta maupun Dinas Perikanan se-Kab. di DI. Yogyakarta.

Baca Juga Artikel Ini

One thought on “Cara Memijahkan Induk Ikan Lele

  1. Pingback: Cara Pembenihan Ikan Lele | Penyedia bibit ikan air tawar murah

Leave a Reply

Your email address will not be published.