Budidaya Pembesaran Ikan Mas

Kolam untuk budidaya ikan mas bisa seperti kolam–kolam air tawar pada lainnya dengan pasokan air selalu ada atau terjadi sepanjang tahun. Persiapan kolam merupakan salah satu hal yang sangat menunjang dalam keberhasilan pembenihan yang dilakukan. Kondisi kolam yang baik merupakan kunci dari budidaya ikan, maka perlu di lakukan perawatan kolam, pemupukan, dan kualitas air. Mengingat ikan mas sangat baik pada perairan yang jernih.

Langkah Pendederan

Pendederan ikan mas dilakukan sebanyak 4 kali. Yaitu :

Pendederan pertama dilakukan dari benih ikan yang baru menetas (berukuran panjang sekitar 1 cm). Lama pendederan pertama adalah 3 minggu, padat`penebaran 150 – 250 ekor/m2, kedalaman air 40 – 50 cm dan airnya tenang. Pada saat panen ukuran ikan sudah mencapai 3 cm.
Pendederan kedua dilakukan selama 1 bulan. Padat penebaran 50 – 75 ekor/m2 dan kedalaman airnya 50 – 75 cm. Pada saat panen, ukuran ikan sudah mencapai 5 cm.
Pendederan ketiga juga dilakukan juga selama 1 bulan. Padat penebaran 25 – 50 ekor/m2 dan kedalaman air 80 – 100 cm. Pada saat panen, ukuran ikan sudah mencapai 8 cm.
Pendederan keempat juga dilakukan selama 1 bulan. Padat penebaran benih ikan adalah 3 – 5 ekor/m2 dan dan kedalaman air 80 – 120 cm. Pada saat panen, ukuran ikan sudah mencapai12 cm.

Pendederan sebaiknya dilakukan di kolam secara intensif dan terkontrol. Air kolam selalu mengalir dengan debit 5 – 15 liter/detik.

Langkah Pembesaran Ikan Mas

Pembesaran di kolam air tawar

Pembesaran ikan mas di kolam

Bibit ikan mas dalam 1 bulan biasanya berukuran 5 – 9 cm, dan ukuran ikan ini sudah siap untuk di tebar ke dalam kolam yang sudah siap. Sangat di sarankan penebaran baiknya pagi atau sore hari karena suhu udara rendah pada pagi hari dan sore hari. Agar tidak terjadi stres padat penebaran harus di kontrol, jangan sampai terlalu padat, perkiraan padat tebar bisa di lihat pergerakan ikan masih cukup lahan untuk berenang.

Beberapa type kolam yang baik untuk ikan mas :

  • Kolam permanen atau yang tidak permanen.
  • Kolam biasanya tidak terlalu luas, luas kolam yang ideal (300 – 1200 m2)
  • Ukuran benih mulai dari ukuran 3-5 cm.
  • Perairan di lokasi bisa di andalkan ( Sungai atau irigasi )
  • Kolam dilengkapi dengan pintu pemasukan dan pembuangan air.

Lama pemeliharaan di kolam pembesaran ± 2 – 3 bulan, diharapkan ikan mas yang dihasilkan sudah mempunyai ukuran berat ± 100 gram/ ekor.

Ikan mas termasuk ikan pemakan segala makanan yang ada, mulai dari yang bersifat planktonis sampai kepada makanan buatan. Ikan mas yang masih kecil akan lebih banyak memerlukan makanan alami yang planktonis, sedangkan ikan mas yang sudah besar lebih banyak memakan makanan tambahan dan buatan disamping makanan-makanan lainnya. Pemberian makanan dapat ditebarkan secara langsung ke dalam kolam pembesaran dengan jumlah ± 3 – 4 % dari berat badan seluruh ikan.

Pembesaran ikan mas di Keramba Apung

budidaya ikan mas keramba apung

  • Hanya cocok untuk pembesaran
  • Keramba umumnya terbuat dari bambu yang berbentuk persegi panjang atau bujur sangkar, tetapi bisa juga dibuat dari bahan papan kayu atau rotan.
  • Keramba biasanya di perairan umum (sungai, saluran irigasi, danau, waduk)
  • Ukurannya beragam.
  • Keramba ukuran 1m x 1m x 1m dapat diisi benih ikan sebanyak 250 – 300 ekor.
  • Pemberian pakan buatan berupa pelet.

Metode ini cocok diterapkan di perairan umum, misalnya danau, waduk atau rawa yang dalam. Kedudukan jala apung mengapung pada perairan. Pemasangan jala apung ini harus menggunakan pelampung agar kedudukan jala tidak tenggelam seluruhnya. Selain itu, untuk memperkuat kedudukan jala harus diberi alat pemberat pada bagian dasarnya.

Bahan – bahan yang digunakan dalam pembuatan jala apung adalah jaring yang terbuat dari nylon polythelene, bambu, papan, ban bekas, busa plastik dan drum untuk pelampung supaya kedudukan jala dapat mengapung. Ukuran luas jala bervariasi, tergantung pada padat penebaran dan jenis ikan yang dipelihara. Untuk ikan mas berukuran untuk 100 gr, padat penebarannya 2 ekor/m2.

Pakan Ikan Mas

Ikan mas berumur 4 – 6 hari, pakan berupa suspensi ( larutan ) kuning telur dengan frekuensi setiap 3 jam. Satu butir kuning telur untuk 80.000 ekor ikan mas.

Ikan mas umur 8 – 25 hari, pakan berupa pellet berkadar protein 30-40 %. Pellet diberikan perhari sebanyak 5% dari berat badan ikan. Selang pemberiannya adalah 5 kali sehari pada pukul 08.00 – 09.00, pukul 16.30,17.30 dan pukul 21.00 malam.

Ikan mas umur 1 – 4 bulan diberi pakan berupa pellet berkadar protein 35%. Pellet diberikan perhari sebanyak 5% dari berat badan ikan. Ferkuensi pemberiannya adalah 3 – 5 kali sehari ( pagi, siang, sore, dan malam hari ).

Ikan mas umur ikan 4 bulan dan seterusnya diberi pakan berupa pelet berkadar protein 30%. Pellet diberikan perhari sebanyak 2 – 3 % dari berat badan ikan. Frekuensi pemberiannya adalah 2 – 3 kali sehari ( pagi, siang dan sore hari ). Selain itu, ikan dapat diberi pakan hijauan, misalnya daun ketela, daun ubi jalar, daun talas dan lain – lain.

Bagikan Artikel Ini Ke Teman Anda.

Facebook Twitter Google+

Tentang Penulis

Penulis banyudadi
Diposkan oleh :

Banyudadi adalah penyedia dan penyalur benih ikan air tawar, seperti: Gurame, Lele, Nila, Bawal, Patin, Ikan mas, Graskap, Tawes, Nilem, Gabus dan juga beberapa jenis ikan hias seperti: Koi, cupang, Komet, dll yang dihasilkan dari produksi para kelompok-kelompok petani perikanan yang terdaftar di Dinas Perikanan Prop. DI. Yogyakarta maupun Dinas Perikanan se-Kab. di DI. Yogyakarta.

Baca Juga Artikel Ini

Leave a Reply

Your email address will not be published.