Budidaya Nila Karamba Jaring Apung (KJA)

Karamba jaring apung (KJA) merupakan tempat budidaya ikan nila yang cukup banyak di pilih oleh petani. Sistem budi daya KJA biasanya dilakukan oleh petani ikan nila di daerah sekitar waduk atau danau, baik danau buatan maupun danau alami. sentra KJA ikan nila yang cukup terkenal di jawa barat  antara lain di Jatiluhur, Cirata, Situ Bagendit, Wadas lintang dan danau lido. Sementara di jawa tengah, berada di rawa pening, Kedung Ombo, dan Waduk Cengklik,  Sentra KJA lainnya berada di pulau sumatera, Sulawesi, dan Kalimantan, Selain memelihara ikan nila, para petani KJA biasanya juga memelihara ikan lain seperti  ikan karper, ikan mas, ikan bawal dan ikan gurami.

Budidaya nila Karamba Apung

Kelebihan system budidaya dengan metode KJA tersedianya air sepanjang waktu dan tingkat pemanenanya juga cukup mudah. Petani juga bisa melakukan budidaya setiap saat dan tidak terganggu musim kemarau. Selain itu, kelebihan lainnya adalah tidak ada jeda waktu untuk pengeringan dan pengolahan lahan. Pemanenan di sistem KJA juga sangat mudah. Petani hanya perlu mengangkat jaring dan langsung mengambil ikan nila yang siap panen untuk di jual. Setelah ikan nila di panen, beberapa saat setelah pemanenan kemudia petani bisa menebar benih lagi tanpa menunggu waktu lama.

Waktu panen biasanya tergantung permintaan konsumen terhadap ukuran ikan nila, misalnya 3 kg/ekor. Pemeliharaan nya dapat mencapai 3-8 bulan. Sistem pemeliharaan ikan nila pada KJA umumnya sama dengan di karamba tanam atau di kolam air tawar. Sistem pemeliharaan tersebut meliputi pemberian pakan, penebaran benih dan waktu panen.

keramba apung budidaya ikan nila

Kekurangan budidaya nila sistem KJA adalah resiko kerusakan jaring seperti jaring robek yang bisa meloloskan ikan sehingga petani kehilangan ikan panen.  Resiko lainnya adalah terkena serangan penyakit di tempat budidaya karena waktu penularan terjadi sangat cepat ke semua ikan, maka dari itu harus di lakukan secara teliti.

Sekian untuk wacana tentang kelebihan dan kekurangan Budidaya Nila Karamba Jaring Apung (KJA). Semua kegiatan budidaya sistem apapun ada resiko dan keuntungan, Tetap semangat dalam melakukan aktivitas budidaya semoga kesuksesan selalu mengikuti amin.

Bagikan Artikel Ini Ke Teman Anda.

Facebook Twitter Google+

Tentang Penulis

Penulis banyudadi
Diposkan oleh :

Banyudadi adalah penyedia dan penyalur benih ikan air tawar, seperti: Gurame, Lele, Nila, Bawal, Patin, Ikan mas, Graskap, Tawes, Nilem, Gabus dan juga beberapa jenis ikan hias seperti: Koi, cupang, Komet, dll yang dihasilkan dari produksi para kelompok-kelompok petani perikanan yang terdaftar di Dinas Perikanan Prop. DI. Yogyakarta maupun Dinas Perikanan se-Kab. di DI. Yogyakarta.

Baca Juga Artikel Ini

Leave a Reply

Your email address will not be published.