Budidaya Ikan Gabus Sistem Sekat

Diposkan oleh : / On Budidaya

Sistem sekat adalah pemeliharaan ikan gabus di perairan umum dengan cara memberi batas pada ruang gerak ikan. Sekat bisa dipasang di sungai atau rawa-rawa.

Dibeberapa daerah yang berawa, penduduk memiliki rumah-rumah panggung di atas rawa. Di sekeliling rumah mereka terdapat jalan yang menghubungkan rumah satu dengan rumah lainnya. Jalan tersebut terbuat dari kayu diatas rawa. Ketinggiannya dapat mencapai 1 hingga 1,5 meter.

Di bawah jalan kayu tersebut, air rawa bisa dimanfaatkan untuk memelihara ikan gabus dengan cara diberi sekat. Sekat dipasang pada bagian bawah jalan di lingkungan rumah masing-masing orang.

Membuat Sekat

Sekat untuk ikan gabus harus dibuat secara kuat dan kokoh karena ikan gabus tergolong besar dan kuat. Jika sekat tidak kuat, ikan akan mampu menerobos, lepas dan meloloskan diri. Untuk itu, sekat harus ditanam cukup dalam di dasar perairan mengingat ikan gabus sering membuat lubang di dasar.

Sekat biasanya berbentuk pagar. Bahan yang digunakan berasal dari bambu. Jarak antar bilah-bilah bambu sebagai pagar tidak lebih dari 2 cm.

Untuk membuat sekat tidak memerlukan biaya yang besr karena hanya berbentuk pagar sederhana. Tetapi, ada sedikit kelemahan dalam membudidayakan ikan gabus dalam sekat, yaitu mencari tampat yang cocok berupa cekungan. Selain itu, lokasi yang terlalu luas agak menyulitkan peternak untuk memanen ikannya.

Menebar Benih

Penebaran benih untuk sistem sekat disesuaikan dengan kondisi perairan dan luas areal yang dipagar. Percobaan penebaran dapat dilakukan hingga mencapai 75 ekor untuk benih yang berbobot 80 gram. Tetapi, bisa ditambah lagi jika ikan yang ada tidak mengalami mabuk atau stres.

Memberi Pakan

Pemeliharaan ikan sistem sekat tidak memerlukan pakan yang banyak, karena ikan hidup di alam bebas sehingga akan selalu ada akan alami yang bisa disantap ikan.

Namun, untuk meningkatkan perkembangan dan pertumbuhannya, ikan perlu diberi pakan tambahan berupa pelet. Frekuensi pemberian pakan untuk sistem ini tidak berbeda dengan budidaya ikan gabus dengan sistem lain.

Mengontrol Ikan

Meskipun agak sulit dilakukan, pengontrolan terhadap ikan harus tetap dilakukan. Tidak banyak yang bisa kita lakukan jika ikan terserang hama dan penyakit. Tetapi, kemungkinan serangan hama dan penyakit sangat kecil. Yang jelas, selama kondisi sekat cukup kuat dan kokoh, maka kemungkinan besar ikan gabus bisa terhindar dari serangan hama dan penyakit.

Memanen Ikan

Pemanenan ikan dilakukan setelah ikan mencapai ukuran yang dikehendaki. Penangkapan ikan bisa dilakukan dengan serok maupun jala.

Bagikan Artikel Ini Ke Teman Anda.

Facebook Twitter Google+

Tentang Penulis

Penulis banyudadi
Diposkan oleh :

Banyudadi adalah penyedia dan penyalur benih ikan air tawar, seperti: Gurame, Lele, Nila, Bawal, Patin, Ikan mas, Graskap, Tawes, Nilem, Gabus dan juga beberapa jenis ikan hias seperti: Koi, cupang, Komet, dll yang dihasilkan dari produksi para kelompok-kelompok petani perikanan yang terdaftar di Dinas Perikanan Prop. DI. Yogyakarta maupun Dinas Perikanan se-Kab. di DI. Yogyakarta.

Baca Juga Artikel Ini

Leave a Reply

Your email address will not be published.