Budidaya Ikan Bawal Pada Kolam Terpal

Budidaya pada kolam terpal sejatinya adalah karena keterbatasan lahan. Namun, karena semakin berkembangnya tehnologi kini budidaya pada kolam terpal bisa maksimal dan menjadi pilihan alternatif terbaik untuk budidaya ikan bawal.

Budidaya Ikan Bawal Kolam terpal

Beberapa tahapan dalam menyiapkan kolam unruk budidaya ikan bawal pada kolam terpal

Setelah kolam selesai dibuat, ganti air terlebih dahulu untuk menghilangkan segala kotoran atau virus yang melekat pada terpal, dan isi air kembali sesuai kebutuhan budidaya minimal 50cm.

Kemudian kolam ditutup dan dibiarkan selama 2-3 hari. Untuk menjaga sterilitas, kolam terpal dapat diberi per¬lakuan tradisional berupa memberi tumpukan daun pepaya atau daun ketepeng (Cassia alata) yang dibiarkan selama 5-7 hari. Daun pepaya berfungsi sebagai antiseptik. Selanjutnya benih bawal siap ditebar.

Pemilihan Bibit harus dilakukan secara teliti, ukuran bibit juga perlu di perhatikan, antara mencapai ukuran panjang 5-8 cm atau berat 20-30 g/ekor, padat penebaran di kolam terpal antara 50-70 ekor/m2.

Selama pemeliharaan, bawal diberikan pakan berupa pelet sebanyak 3-4% bobot ikan per hari. Pakan yang diberikan me¬ngandung protein antara 25-27%. Pakan diberikan 3 kali sehari, yaitu pagi, siang, dan sore hari. Sisa nasi, roti kering sisa, dan lain-lain juga dapat anda berikan untuk pakan tambahan.

Untuk menjaga kesehatan ikan anda bisa juga menggunakan vitamin C dosis 250-500 mg/kg berat tubuh selama be¬berapa hari. Atau menggunakan probiotik sebagai imunostimulan, misalnya lipopolisakarida 10 mg/1 untuk mempertahankan stami¬na ikan. Penggunaan vitamin dan probiotik telah umum digunakan untuk budi daya ikan dan udang untuk meningkatkan kekebalan.

Pemeliharaan kolam perlu di lakukan dengan teliti dan selalu jaga ke bersihan kolam guna menghindari serangan penyakit. Sisa pakan dan kotoran ikan di dasar kolam terpal secara rutin dibersihkan dengan melakukan penyiponan tiap 15-20 hari sekali. Dengan melakukan penyiponan secara rutin, dasar kolam tidak mengan¬dung bahan-bahan berbahaya bagi ikan budidaya.

Untuk menghasilkan bawal ukuran 300-400 g/ekor, dibut kan waktu pemeliharaan 4-5 bulan, dengan menebar benih an 4-6 atau 5-8 cm, sedangkan untuk menghasilkan ikan ukuran 900- g/ekor dibutuhkan waktu pemeliharaan 4-5 bulan.

Bagikan Artikel Ini Ke Teman Anda.

Facebook Twitter Google+

Tentang Penulis

Penulis banyudadi
Diposkan oleh :

Banyudadi adalah penyedia dan penyalur benih ikan air tawar, seperti: Gurame, Lele, Nila, Bawal, Patin, Ikan mas, Graskap, Tawes, Nilem, Gabus dan juga beberapa jenis ikan hias seperti: Koi, cupang, Komet, dll yang dihasilkan dari produksi para kelompok-kelompok petani perikanan yang terdaftar di Dinas Perikanan Prop. DI. Yogyakarta maupun Dinas Perikanan se-Kab. di DI. Yogyakarta.

Baca Juga Artikel Ini

3 thoughts on “Budidaya Ikan Bawal Pada Kolam Terpal

    1. Mas Anto

      Anonymous

      Harga bibit bisa di infokan dari sms/telpon mas.

      Almat kita di nmburan kidul, belakang kraton yogyakarta. Tepatnya selatan alun alun kidul.

      Reply
    2. Mas Anto

      Mas Anto

      Harga bibit bisa di infokan dari sms/telpon mas.

      Almat kita di nmburan kidul, belakang kraton yogyakarta. Tepatnya selatan alun alun kidul.

      Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published.