Banyumas Ribuan Ikan Gurami Mati Mendadak

Diposkan oleh : / On Budidaya

Purwokerto KR, Ribuan ikan guami yang sedang di budidayakan petani di desa beji kedungbanteng, banyumas sekitara seminggu terahir mati mendadak tanpa sebab yang jelas. Akibatnya, petani mengalami kerugian ratusan juta rupiah. Petani desa beji Supeno mengemukakan hal tersebut jum’at (12/11). Pengakuan senada juga di ungkapkan oleh sigit petani lainnya. Di desa beji hampir seluruh warganya membudidayakan ikan gurami, karena desa beji merupakan sentra terbesar perikanan banyumas.

Sejumlah petani mengemukakan kematian ikan gurami secara mendadak itu sudah di laporkan ke Dinas Perikanan Setempat, Menurut Supeno ikan gurami yag mati dari umur tiga bulan hingga setahun, bahkan ada juga ikan gurami yang beratnya mencapai 1 kg juga ikut mati. Kematian mendadak ini cukup membuat petani kaget dan melaksanakan do’a bersama di masjid setempat. Ikan gurami yang mati tidak menunjukan adanya organ tubuh yang luka, tapi tubuhnya dalam kondisi utuh.

Dokter Hewan

Terpisah kabag humas pemkab banyumas menjelaskan untuk meneliti kematian ikan gurami secara mendadak, pemerintah sudah menurunkan dokter hewan untuk melakukan pemeriksaan.

Bagikan Artikel Ini Ke Teman Anda.

Facebook Twitter Google+

Tentang Penulis

Penulis banyudadi
Diposkan oleh :

Banyudadi adalah penyedia dan penyalur benih ikan air tawar, seperti: Gurame, Lele, Nila, Bawal, Patin, Ikan mas, Graskap, Tawes, Nilem, Gabus dan juga beberapa jenis ikan hias seperti: Koi, cupang, Komet, dll yang dihasilkan dari produksi para kelompok-kelompok petani perikanan yang terdaftar di Dinas Perikanan Prop. DI. Yogyakarta maupun Dinas Perikanan se-Kab. di DI. Yogyakarta.

Baca Juga Artikel Ini

Leave a Reply

Your email address will not be published.