Bahan Untuk Membuat Kolam Terpal Ikan Bawal

Bahan-bahan untuk membangun/membuat kolam terpal didapatkan di toko bahan bangunan. Demikian pula alat yang digunakan karena merupakan alat -alat yang umum digunakan dalam rumah tangga. Berikut beberapa bahan dan alat yang dibutuhkan untuk membuat kolam terpal.

  1. Plastik Terpal
    Bahan utama dalam membangun/membuat kolam terpal adalah plastik terpal. Jenis terpal yang digunakan adalah terpal untuk atap tenda, terpal untuk penutup barang di atas mobil atau plastik yang sering digunakan petani untuk menjemur padi dan jagung. prinsipnya, terpal atau plastik yang dipilih adalah yang memiliki ketebalan yang memadai dan mampu menahan tekanan air. Ketebalan terpal yang biasa digunakan adalah berukuran A5 dan A6 dengan masa pemakaian hingga lima tahun.

Ukuran plastik terpal bermacam-macam. Sebaiknya memilih ukuran terpal yang sesuai dengan ukuran kolam yang hendak dibuat. Ada terpal gulung yang berukuran sangat panjang dengan lebar 2 meter, ada pula jenis terpal lipat dengan ukuran panjang dan yang telah dipotong-potong lebar yang bervariasi. Jika dekat dengan pabrik terpal, Anda bisa memesan langsung di pabrik sesuai dengan ukuran yang dibutuhkan.

Jika ukuran terpal yang diperoleh lebih kecil daripada dipres. Namun, jika ukuran dan bentuk terpal yang tersedia di pasaran terbatas, sebaiknya kolam yang dibuat disesuaikan dengan ukuran terpal.

Ukuran kolam terpal yang dibuat juga disesuaikan dengan modal usaha. Terpal yang umum digunakan adalah terpal berukuran 6 x 10 m. Terpal ukuran mi tersedia di pasaran. Kolam yang dibangun berukuran 4 x S x 1 m (luas kolam 32m2, kedalaman kolam lm). Sisa terpal—2 meter— digunakan untuk menutup dinding penyangga yang terbuat dan kayu/bambu atau batako/batu bata. Sementara untuk ukuran kolam yang lebih kecil dapat menggunakan terpal ukuran3x5m

2. Kayu Bambu/Pipa

Untuk membuat kerangka kolam, terutama kolam terpal yang dibangun di atas permukaan tanah, dibutuhkan kayu, bambu, atau pipa. Bambu sudah umum digunakan sebagai kerangka kolam terpal. Tiang sebaiknya menggunakan bambu bulat, sedangkan penyangga horizontal bisa berupa bambu yang dibelah.

Demikian juga kayu. Kayu apa saja, baik berupa kayu bulat ataupun kayu balok, dapat digunakan untuk membuat kerangka kolam terpal. Namun, sebaiknya pilih kayu yang lurus untuk memudahkan pembuatan kolam.

Kerangka kolam terpal juga dapat dibuat dan pipa ledeng. Tiang dan kerangka kolam dibuat dan pipa ledeng dan kemudian dilapisi dengan kawat yang telah dibentuk krei. Tentu kolam terpal yang dibangun dengan menggunakan pipa ledeng membutuhkan biaya yang lebih besar, namun jelas lebih kuat dan tanah lama.

3. Papan/Seng/Asbes

Pembuatan kolam terpal memanfaatkan berbagai bahan yang tersedia, sehingga melahirkan berbagai bentuk/model kolam sesuai dengan bahan tersebut. Ada kolam yang  seluruh kerangkanya, baik tiang tegak maupun horizontal, berupa bambu atau kayu. Ada juga kolam yang tiang kerangkanya dan kayu dan menggunakan papan untuk dinding kolam. Dinding kolam juga dapat menggunakan bambu, seng bekas, atau asbes.

Papan yang digunakan dapat berupa papan bekas ataupun baru. Papan digunakan sebagai dinding kolam untuk menahan terpal. Alternatif lain untuk bahan dinding kolam adalah seng bekas atau asbes. Asbes dan seng sebagai dinding kolam dipasang vertikal. Caranya, asbes atau seng dipotong
sesuai ketinggian kolam terpal. Pemasangan asbes atau seng harus diperhatikan agar tidak ada tonjolan atau bagian tajam yang dapat mengakibatkan terpal bocor. Kelemahannya, seng mudah menyerap panas sehingga dapat meningkatkan suhu air di dalam kolam terpal.

4. Pipa Paralon

Untuk mengatur ketinggian air dan memudahkan pengeringan kolam diperlukan pipa atau slang sebagai saluran pembuangan. Pipa paralon atau pipa PVC umum digunakan sebagai saluran. Kolam terpal berukuran 4 x 6 m dapat menggunakan pipa paralon berdimater 4 inci. Bila kolam yang dibangun lebih kecil, cukup menggunakan pipa paralon 2 atau 3 inci. Paralon sebaiknya dilengkapi dengan bengkokan pipa (knee).

5. Tali/ Kawat/ Paku

Paku, kawat, dan tali berfungsi sebagai bahan untuk menyambung atau memperkuat kerangka ketika dibangun. Kolam terpal yang menggunakan kerangka pipa ledeng menggunakan bengkokan pipa untuk menyambung pipa.

6. Alat Kerja

Untuk membuat kolam terpal dibutuhkan berbagai peralatan sesuaikebutuhan, seperti gergaji, parang, pahat dan palu. Sedangkan untuk menggali tanah jika membangun kolam terpal dibawah permukaan tanah dibutuhkan cangkul, sekop dan linggis. Bila kolam terpal dibangun dengan menggunakan besi, misalnya besi siku, penyambungannya dengan cara dilas agar lebih kuat.

Bagikan Artikel Ini Ke Teman Anda.

Facebook Twitter Google+

Tentang Penulis

Penulis banyudadi
Diposkan oleh :

Banyudadi adalah penyedia dan penyalur benih ikan air tawar, seperti: Gurame, Lele, Nila, Bawal, Patin, Ikan mas, Graskap, Tawes, Nilem, Gabus dan juga beberapa jenis ikan hias seperti: Koi, cupang, Komet, dll yang dihasilkan dari produksi para kelompok-kelompok petani perikanan yang terdaftar di Dinas Perikanan Prop. DI. Yogyakarta maupun Dinas Perikanan se-Kab. di DI. Yogyakarta.

Baca Juga Artikel Ini

Leave a Reply

Your email address will not be published.