Analisa Budidaya Ikan Bawal

Orang yang membuka usaha baru pasti mempunyai tujuan. Walaupun bermacam-macam tujuan, hanya ada satu tujuan yang diutamakan dan ingin dicapai, yaitu keuntungan. Semakin banyak keuntungan yang diperoleh akan semakin berkembang usaha tersebut.

Analisa Usaha Budidaya Ikan Bawal

Petani ikan/pengusaha ikan dapat mengetahui seberapa besar keuntungan yang akan atau telah dicapai dengan membuat suatu analisis usaha. Dan hasil analisis itu dapat juga diketahui kelayakan usaha yang dijaankan. Analisis yang umum dipakai adalah titik impas, arus kas, rentabilitas ekonomi, rasio perbandingan antara penerimaan dan biaya (R/C) dan jangka waktu pengembalian. Berikut dikemukakan analisis pembesaran ikan bawal air tawar/BAT di kolam terpal. Analisis pembesaran BAT di kolam terpal diasumsikan sebagai berikut:

  • Kegiatan pembesaran BAT dilakukan di kolam terpal ukuran4 x 5 m sebanyak 4 kolam.
  • Bobot awal individu BAT yang ditebar 20—25 g/ekor atau panjang 5—8 cm dengan padat penebaran 1.200 ekor/kolam (total 4 kolam = 4.800 ekor).
  • Jumlah pakan yang diberikan setiap hari mencapai 3 % dan bobot biomassa. Konversi pakan (feed conversion ratio, FCR) diasumsikan 1,5. Jumlah pakan yang dibutuhkan = jumlah benih yang ditebar (ekor) x sintasan (%) x rata-rata bobot ikan panen (g) x konversi pakan

4.800 X 0,95 X 0,300 x 1,5
= 2.052 kg

  • Lama pemeliharaan 3 bulan, dengan tingkat kematian 5 % dan dipanen dengan bobot antara 300—400 g/ekor dengan berat rata-rata 350 g/ekor. Berarti hasil panen sebanyak 4.560 ekor ikan atau 1.596 kg.
  • Ikan BAT dijual di lokasi panen dengan harga Rp.10.000/kg.
  • Usaha ini mendapat pinjaman dan Bank dengan bunga sebesar 5 %.

Perhitungan arialisis usaha secara lengkap dapat digambarkan sebagai berikut:

1. Investasi (Pembuatan kolam terpal)

KomponenJumlahHarga (Rp)Total Biaya (Rp)Penyusutan/Periode Pemeliharaan (Rp)
Terpal4 lembar120.000480.00048.000
Penutup Plastik2 lembar25.00050.0005.000
Bambu80 potong2.000160.00016.000
Pipa paralon2 meter20.00040.0004.000
Baskom2 buah17.00034.0003.400
Kabel listrik40 meter3.000120.00012.000
Bohlam4 buah4.00016.0001.600
Lain-lain100.000
Jumlah1.000.00090.000

2.  Biaya Operasional

KomponenJumlahHarga (Rp)Total Biaya (Rp)
Benih4.800 ekor200960.000
Pakan pelet1.252 kg6.0007.512.000
Pakan tambahan800 kg1.000800.000
Probiotik dan vitamin300.000
Tenaga kerja1400.000400.000
Lain-lain300.000
jumlah10.272.000

3. Biaya tetap

a. Penyusutan per periode pemeliharaan           Rp 90.000

b. Bunga modal 5% (selama 3 bulan)                  Rp 1.704.300

total =                                                                         Rp 1.794.300

Total biaya (2+3) = Rp 12.006.300

4. Penerimaan

Hasil panen 1.596 kg X @ Rp 10.000= Rp 15.960.000

5. Laba Operasional (4-2)

Rp 15.690.000 – Rp 10.272.000= Rp 5.688.000

6. Laba bersih sebelum pajak

Rp 15.690.000 – Rp 12.066.300 = Rp 3.893.700

7. Laba bersih dalam 1 tahun

Rp 3.893.700 x 4 = Rp 15.574.800

8. Arus kas

= Laba bersih + penyusutan

= Rp 15.574.800 + Rp 90.000 = Rp 15.664.800

[jawanet-review-rating name=”{{name}}” rating=”5″ bestrating=””]

Bagikan Artikel Ini Ke Teman Anda.

Facebook Twitter Google+

Tentang Penulis

Penulis banyudadi
Diposkan oleh :

Banyudadi adalah penyedia dan penyalur benih ikan air tawar, seperti: Gurame, Lele, Nila, Bawal, Patin, Ikan mas, Graskap, Tawes, Nilem, Gabus dan juga beberapa jenis ikan hias seperti: Koi, cupang, Komet, dll yang dihasilkan dari produksi para kelompok-kelompok petani perikanan yang terdaftar di Dinas Perikanan Prop. DI. Yogyakarta maupun Dinas Perikanan se-Kab. di DI. Yogyakarta.

Baca Juga Artikel Ini

Leave a Reply

Your email address will not be published.