Alternatif pemijahan lele dengan Hipofisa Lele

Alternatif pemijahan lele dengan Hipofisa Lele dimaksudkan untuk mengatasi ikan lele yang sulit memijah dan ikan lele yang hanya berkembangbiak bersifat musiman. Lele termasuk jenis ikan yang berkembangbiak musiman. Ikan ini berkembangbiak pada waktu musim hujan. Sementara itu, harga lele cenderung melonjak pada waktu musim kemarau. Kondisi seperti ini dikarenakan jumlah pasokan lele pada saat itu terbatas. Dengan cara alami tingkat keberhasilan Cuma 35%, cara suntik tingkat keberhasilan di lebih dari 65%. Ikan hasil kawin suntuk memiliki daya tahan yang kuat.

Proses Persiapan Indukan

Memilih indukan lele jantan

Induk yang akan dipilih harus sudah cukup usia. Lele siap dikawinkan jika sudah berusia minimal 1 tahun. Pejantan berkualitas ditandai dengan alat kelaminnya yang panjang dan berbentuk meruncing. Tubuh pejantan berwarna kemerah-merahan. Memiliki tubuh yang ramping dan gerakannya lincah. Ukuranh seimbang dengan ukuran induk betina, memiliki kelamin yang panjang ukurannya.

Lele jantan

Lele jantan

 

Memilih indukan lele betina

Induk betina pun dipilih yang sudah berusia 1 tahun. Induk betina berkualitas memiliki perut besar. Bila diraba terasa lembek. Alat kelamin berwarna kemerahan dan lubangnya agak membesar. Namun tidak memanjang keluar. Jika diurut kearah anus keluar telur berwarna kekuningan. Sementara itu bila cairan yang dikeluarkan berwarna hijau hal itu menandakan bahwa telur belum siap dibuahi. Induk yang produktif bisa digunakan sebagai biang sebanyak 10 kali masa bertelur. Induk seperti itu setiap 3 bulan sekali bertelur.

Lele betina

Menyiapkan donor

Hypofisa stimulan alias cair pernikahan dapat diperoleh dari kelenjar yang terletak di bagian bawah otak . Dibutuhkan korban atau donor ikan untuk mendapatkan cairan . Menurut pengalama Oji , ikan mas sangat baik bila digunakan sebagai donor . Hanya saja harganya cukup mahal . Jadi , Anda disarankan untuk menggunakan jenis lele atau BS sebagai bahan donor . Lele sebagai harga relatif lebih murah . Biasanya ukurannya terlalu besar . Sepasang donor peternak ikan membutuhkan sebanyak 5 kg . Donor Ukuran ikan : 1 kg 3 ekor ( panjang 30-35 cm ).

Mengambil kelenjar pituitary

Potong batas kepala . Dari arah membuka mulut , kepala lele dipotong , bagian atas kepala diambil . Ambil kelenjar menggunakan pinset , kemudian ditumbuk / dihancurkan dengan menggunakan alat dengan 1-2 cc air suling grinding ditambah pelarut . Ambil kelenjar dengan menggunakan jarum suntik dan disuntikka siap.

Penyuntikan induk

Penyuntikan waktu yang baik : saat senja . Lokasi kawin kolam renang , tidak berisik . Perkawainan kolam ukuran : 1m x 1m , ke dalam air 25 – 30cm . Induk disuntikkan pada sore atau malam hari . Kelenjar pituitary telah disiapkan , disuntikkan setengah induk jantan dan setengah lainnya dalam induk betina . Suntikan dilakukan di belakang dengan memasukkan jarum pada sudut 45 ° sedalam 2 cm . Teknik injeksi yang tidak benar juga dapat menyebabkan kulit menjadi membusuk lele . Akibatnya , peternak bisa mati . Suntikan dilakukan di kulit punggung kanan ikan . Seharusnya tidak menjadi bagian dari daging ikan .

Peternakan telur

Induk yang telah disuntikkan , dilepaskan ke dalam bak pemijahan . Kemudian pemijahan bak disegel . Pemijahan akan terjadi pada malam hari , 8-12 jam setelah injeksi . Menghasilkan telur sebagai 35,000-40,000 butir .

Telur menetas di dinding atau di bak mandi yang terbuat dari terpal plastik . Telur menetas antara 20-24 jam pemijahan . Larva ( biji) diberi makanan tambahan pada hari ke-3 setelah menetas dalam bentuk kutu air ( Daphnia sp . ) Atau cacing sutra . Selama pemeliharaan mencoba untuk menjaga air bersih dan jernih . Selanjutnya benih didederkan tempat lain .

Penyebab kegagalan

Faktor penyebab kegagalan , tidak steril , kondisi air tidak mendukung.Faktor penyebab lain dari telur betina masih terlalu muda , donor yang berkualitas kurang bagus , injeksi tidak tepat . Semacam itu tidak tepat dosis cair yang digunakan , tidak steril , dan jantan yang tidak memenuhi syarat .

Bagikan Artikel Ini Ke Teman Anda.

Facebook Twitter Google+

Tentang Penulis

Penulis banyudadi
Diposkan oleh :

Banyudadi adalah penyedia dan penyalur benih ikan air tawar, seperti: Gurame, Lele, Nila, Bawal, Patin, Ikan mas, Graskap, Tawes, Nilem, Gabus dan juga beberapa jenis ikan hias seperti: Koi, cupang, Komet, dll yang dihasilkan dari produksi para kelompok-kelompok petani perikanan yang terdaftar di Dinas Perikanan Prop. DI. Yogyakarta maupun Dinas Perikanan se-Kab. di DI. Yogyakarta.

Baca Juga Artikel Ini

Leave a Reply

Your email address will not be published.